Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Gia Yuda Pradana | 7 Juli 2026 17:29
Bola.net - Azzedine Ounahi pernah membuat banyak orang bertanya-tanya ketika Maroko melangkah jauh di Piala Dunia 2022. Di tengah gemerlap nama-nama besar, gelandang kelahiran Casablanca itu hadir dengan permainan sederhana, tetapi efektif.
Ia berlari tanpa lelah, menguasai ritme pertandingan, lalu menghubungkan lini belakang dengan barisan penyerang. Dalam usia yang masih muda saat itu, Ounahi memperlihatkan ketenangan yang jarang dimiliki pemain yang baru merasakan atmosfer turnamen terbesar sepak bola.
Penampilannya membuat publik sepak bola dunia mulai mengenal sosok bernomor punggung delapan tersebut. Kekalahan dari Prancis di semifinal memang mengakhiri perjalanan Maroko, tetapi kisah Ounahi baru saja dimulai.
Empat tahun berselang, Maroko kembali bertemu Prancis dengan mimpi yang sama besarnya. Kali ini, Ounahi datang bukan lagi sebagai wajah baru, melainkan pemimpin permainan yang membawa pengalaman dan kematangan.
Dari Jalanan Casablanca Menuju Panggung Dunia
Perjalanan Ounahi bermula dari lingkungan sederhana di Casablanca. Menurut Nasser Larguet, bakatnya sudah terlihat ketika masih berusia sekitar 10 hingga 12 tahun dan kerap bermain melawan pemain yang lebih dewasa.
"Sejak usia sangat muda, ia bermain dalam pertandingan melawan orang dewasa di lingkungannya. Pengalaman itu membuatnya berkembang dan memiliki kepercayaan diri yang realistis terhadap kemampuannya," kata Larguet.
Bakat itu kemudian ditempa di Akademi Mohammed VI hingga membawanya menembus sepak bola profesional. Langkah demi langkah membentuk karakter pemain yang tidak mudah kehilangan ketenangan meski berada di bawah tekanan.
Belajar dari Jalan yang Tidak Selalu Mudah
Piala Dunia 2022 membuka pintu menuju Marseille pada Januari 2023. Namun, perjalanan di level klub tidak selalu berjalan sesuai harapan karena kesempatan bermain yang terbatas membuatnya harus mencari tempat baru.
Ounahi sempat memperkuat Panathinaikos sebagai pemain pinjaman sebelum melanjutkan karier bersama Girona. Situasi tersebut tidak mengubah posisinya sebagai salah satu pemain penting di tim nasional Maroko.
Larguet menilai Ounahi selalu memperlihatkan wajah berbeda ketika mengenakan seragam negaranya. "Saat bermain untuk negaranya, dia memiliki kecintaan yang besar terhadap seragam tim nasional dan persaingan di dalam skuad membuat permainannya semakin meningkat."
Wajah Baru Ounahi di Lini Tengah Maroko
Di bawah arahan Mohamed Ouahbi, peran Ounahi mengalami perubahan. Ia tidak lagi hanya menjadi penghubung antarlini, tetapi juga lebih sering masuk ke area berbahaya untuk menyelesaikan peluang.
Perubahan itu langsung menghadirkan hasil melalui kontribusi gol yang semakin meningkat. Larguet menilai kematangan membuat Ounahi mampu menjalankan tanggung jawab yang lebih besar tanpa kehilangan identitas permainannya.
Empat tahun lalu, dunia mengenalnya sebagai gelandang pekerja keras yang menghidupkan permainan Maroko. Kini, Ounahi kembali menghadapi Prancis dengan status berbeda, yaitu pemain yang diharapkan mampu menentukan arah perjalanan Atlas Lions menuju lembaran sejarah berikutnya.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
Liga Italia 30 September 2026, 13:38
-
Prediksi Belgia vs Prancis 29 September 2026
Piala Eropa 28 September 2026, 12:31
-
Lamine Yamal Ungkap Pesan untuk Lionel Messi Usai Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 September 2026, 23:01
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

