Baru Selesai Uji Coba Lawan Rusia, FIFA Ancam Negara Afrika Ini Tampil di Piala Dunia 2026!
Asad Arifin | 27 Maret 2025 08:14
Bola.net - FIFA memberikan peringatan keras kepada salah satu negara Afrika, Zambia. Di tengah berjuang di babak kualifikasi, FIFA baru saja mengirim surat bahwa Zambia bisa sepenuhnya dilarang bermain pada laga internasional.
Zambia berada di Grup F babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika. Pada babak ini, dari enam peserta, hanya empat negara yang masih berlanjut. Eritera tidak bisa ambil bagian karena sanksi FIFA.
Kasus yang sama juga terjadi pada Kongo yang sudah memainkan tiga pertandingan di Grup F. Empat tim yang masih bersaing di Grup F adalah Maroko, Niger, Tanzania, dan Zambia.
Namun, Zambia kini terancam bakal gugur dan tidak bisa melanjutkan penampilan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Apa yang terjadi di Zambia? Apakah ada kaitan dengan uji coba lawan Rusia?
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Alasan FIFA Bakal Larang Zambia Tampil di Piala Dunia 2026
Pada FIFA Matchday edisi Maret 2025 ini, Zambia harusnya memainkan dua laga. Laga pertama ialah melawan Kongo di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga ini batal digelar karena Kongo sudah mundur.
Zambia lantas mengisi FIFA Matchday dengan laga uji coba lawan Rusia (26/3). Pada duel di Stadion VTB itu, Zambia kalah dengan skor 0-5. Zambia beruji coba lawan negara yang terkena sanksi FIFA.
Namun, berdasarkan Soccer24.zw, bukan laga uji coba lawan Rusia yang membuat Zambia diancam sanksi. FIFA menilai ada potensi intervensi dari pemerintah pada proses pemilihan Ketua Federasi Sepak Bola Zambia (FAZ).
Pemilihan ketua FAZ akan digelar pada 29 Maret 2025 nanti. Pemerintah Zambia, lewat Dewan Olahraga Nasional, baru saja menulis surat pada FIFA tentang ide pembentukan badan pemilihan independen dan permintaan audit pada proses pemilihan.
Masalah Pelik di Seputar FAZ

Pada Februari 2025 lalu, FAZ sejatinya telah menggelar pemilihan ketua baru. Andrew Kamanga, terpilih sebagai ketua FAZ yang baru. Ini adalah kali ketiga secara beruntun Andrew Kamanga terpilih sebagai ketua FAZ.
Pada proses pemilihan, Kamanga jadi calon tunggal karena kandidat lain dinyatakan tak memenuhi persyaratan. Namun, calon itu mengajukan banding. Total, ada empat kandidat yang dibatalkan diskualifikasinya dan bisa bersaing.
Pemilihan ulang akan berlangsung pada 29 Maret 2025 nanti. Pemilihan akan dilakukan lewat proses rapat umum atau kongres. Nah, pemerintah Zambia mencoba untuk ambil bagian pada proses itu dengan mengirim surat ke FIFA.
FIFA Ancam Berikan Sanksi pada Zambia
Pada kasus Zambia dan FAZ, FIFA sejatinya punya aturan yang melarang intervensi pihak ketiga termasuk pemerintah. FIFA telah mengirim surat ke Zambia bahwa mereka bisa terkena sanksi larangan ambil bagian di laga internasional.
"Setiap pelanggaran terhadap kewajiban ini dapat mengakibatkan sanksi yang diatur dalam undang-undang FIFA. Akibatnya, jika komite transisi benar-benar dibentuk, FAZ akan berisiko melanggar ketentuan undang-undang yang disebutkan di atas," tulis surat FIFA.
"Jika ini terjadi, FIFA tidak akan memiliki pilihan selain menyerahkan masalah tersebut kepada badan pembuat keputusan yang relevan untuk dipertimbangkan dan diputuskan, yang mungkin juga termasuk penangguhan FAZ," sambung surat FIFA tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














