Berlabel Superstar Tapi Nggak Pernah Main di Piala Dunia, Siapa Saja ya?
Anindhya Danartikanya | 17 Juli 2022 10:43
Bola.net - Bagi seorang pesepakbola profesional, Piala Dunia merupakan ajang terbesar dan tampil di sana merupakan impian semua pemain. Karena itu semua pemain pun berlomba-lomba untuk bisa masuk ke tim nasional negaranya dan tampil di Piala Dunia.
Tidak hanya sebagai ajang kebanggaan, Piala Dunia juga mampu menaikan nilai tawar sang pemain jika berhasil bermain baik. Alasannya, Piala Dunia menjadi sorotan publik termasuk para pemandu bakat klub-klub besar Eropa.
Apesnya, ada sejumlah pemain yang punya nama besar namun gagal bermain di Piala Dunia. Mereka mampu mengukir prestasi dan bermain apik bagi klubnya, tetapi tidak pernah merasakan panggung Piala Dunia.
Para pemain besar ini gagal tampil ke Piala Dunia karena berbagai kesialan. Mulai dari apes di babak kualifikasi hingga cedera saat Piala Dunia berlangsung. Berikut 5 pemain yang apes gagal berlaga di Piala Dunia.
1. George Weah - Liberia (75 caps, 18 gol)
Goerge Weah merupakan salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Afrika bahkan dunia. Dia berhasil memenangkan FIFA World Player Of The Year dan Ballon d'or pada 1995.
Dia juga pernah menjadi runner-up pemain terbaik Dunia pada 1996 di bawah superstar Brasil Ronaldo. Weah mencapai final Piala Winners Eropa bersama AS Monaco serta memenangkan dua kali gelar Liga Italia bersama AC Milan.
Sayangnya di kancah internasional, Weah hanya mampu membawa Liberia paling mentok berlaga dua kali di Piala Afrika. Selama berkarier, Weah belum mampu mencicipi perhelatan Piala Dunia.
2. David Ginola - Prancis (17 caps, tiga gol)
Winger Prancis, David Ginola, telah malang melintang di sejumlah klub besar Eropa. Setelah mencetak 33 gol dalam 115 penampilannya di Ligue 1 bersama Paris Saint-Germain, Ginola pindah ke Liga Inggris.
Bersama Newcastle United pada 1995, Ginola mampu mengguncang Liga Inggris dengan kecepatan berlarinya. Dia juga pernah bermain di Tottenham Hotspurs dan meraih gelar PFA Players Of The Year dan FWA Footballer of the Year.
Sayangnya pada 1994 dia gagal ke Piala Dunia Amerika Serikat. Blundernya saat babak kualifikasi melawan Bulgaria mengubur impiannya. Ginola terakhir kali memperkuat timnas Prancis pada 1995.
3. Ryan Giggs - Wales (64 caps, 12 gol)
Ryan Giggs masuk ke deretan legenda Manchester United. Dia mengoleksi rekor 963 penampilan serta mencetak 168 gol bagi Setan Merah.
Bersama MU, dia juga merasakan 13 gelar Liga Inggris, 2 trofi Liga Champions, 4 Piala FA, 3 Piala Liga, dan masing-masing sekali Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub.
Ryan Giggs juga meraih sejumlah gelar individu. Misalnya pemain muda terbaik PFA tahun 1992 dan 1993, serta pemain terbaik PFA 2009.
Sayangnya, Ryan Giggs selalu apes ketika berada di kancah internasional bahkan belum pernah merasakan ajang Piala Dunia. Padahal saat itu, Wales memiliki generasi emas bersama Ian Rush, Mark Hughes, dan Neville Southall.
4. Eric Cantona - Prancis (45 caps, 20 gol)
Eric Cantona merupakan seorang pesepak bola jenius dan karismatik. Namun, dia memiliki karier internasional yang mengecewakan.
Setelah pindah dari Prancis ke Inggris pada 1992, ia berperan penting bagi Leeds United meraih gelar Liga Inggris pertamanya sejak 1974. Dia juga meraih empat trofi Liga Inggris dan sekali trofi Piala FA bersama Manchester United.
Dia juga meraih gelar individu untuk pemain terbaik PFA tahun 1994 dan pemain terbaik FWA tahun 1996. Sayangnya, dia sama sekali belum pernah merasakan megahnya panggung Piala Dunia.
5. Alfredo Di Stefano - Argentina (6 caps, 6 gol); Kolumbia (6 caps, 0 gol); Spanyol (31 caps, 23 gol)
Banyak orang menganggap Alfredo Di Stefano memiliki kemampuan seperti Pele dan Diego Maradona. Dia menjadi legenda Real Madrid karena mampu mencetak 216 gol dari 282 penampilan, serta memenangkan 5 Liga Champions dan 8 gelar La Liga.
Pemain yang memiliki tiga kewarganegaraan (Argentina, Kolombia dan Spanyol) ini mampu memenangkan dua kali Ballon d'or pada 1957 dan 1958. Sayangnya pemain yang pernah memperkuat klub River Plate (Argentina) dan Huracan serta Millonarios (Kolombia) tak memiliki karier cemerlang di kancah internasional.
Meski pernah memperkuat tiga negara berbeda, namun Alfredo Di Stefano belum pernah merasakan bermain di Piala Dunia. Pada 1958, Alfredo Di Stefano bersama Spanyol harus takluk dari Skotlandia di kualifikasi.
Lalu pada 1962, dia sukses mengantar Spanyol ke putaran final. Sayangnya jelang Piala Dunia berlangsung di Chile, dia mengalami cedera dan terpaksa absen.
Sumber: The National
Disadur dari: Bola.com (Suharno/Yus Mei; 6/7/22)
Jangan Lewatkan Ini Bolaneters!
- Fabio Cannavaro di Piala Dunia 2006, Bek Juga Bisa Bersinar
- 'Dihasut' Jorginho! Raphinha Nyaris Bermain untuk Timnas Italia
- Nestapa Lionel Messi di Piala Dunia 2014, Nyaris Juara
- Gabriel Batistuta sang Pencetak 2 Hat-trick di Panggung Akbar Piala Dunia
- Momen Cristiano Ronaldo Mengukir Sebuah Rekor Hat-trick di Piala Dunia
- Piala Dunia 2022: Pertama Kali Ada Enam Wakil AFC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Villarreal vs Ajax 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 19:30
-
Real Sociedad vs Barcelona: Barca Keok, Fermin Lopez Tertawakan Keputusan Wasit
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 19:11
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





