Blatter: Pengurangan Poin, Alternatif Kurangi Rasisme
Editor Bolanet | 15 Januari 2013 06:36
- Presiden FIFA, Sepp Blatter mendukung penuh gagasan untuk memberikan pengurangan poin terhadap tim yang mana suporter mereka kedapatan melakukan tindakan rasis terhadap pemain lawan.
Blatter menilai segala usaha yang dilakukan tidak akan mampu menghapus segala bentuk rasisme mungkin terjadi di dalam dunia sepak bola. Akan tetapi, kontrol, sistem stadium modern dan pendidikan akan mampu sedikit mengurangi hal tersebut.
Saya rasa kita tidak akan pernah bisa memberantas segala bentuk rasisme dalam sepakbola. Kita semua telah mencoba dan begitu juga dengan kalian, di Britania Raya, adalah contoh terbaik untuk menghilangkan bentuk-bentuk kekerasan di sepakbola dengan stadium yang modern, kontrol dan juga pendidikan, dan ini lah hal yang terpenting, terang sang presiden FIFA tersebut.
Battler juga menuturkan bahwa pengurangan poin bisa menjadi alternatif hukuman yang lebih radikal guna mengurangi permasalahan yang ada.
Saya rasa solusi yang lebih radikal adalah pengurangan poin. Pengurangan poin akan memberikan dampak yang lebih baik terhadap masalah tersebut daripada sanksi-sanksi lainnya, lanjutnya. (fifa/bgn)
Blatter menilai segala usaha yang dilakukan tidak akan mampu menghapus segala bentuk rasisme mungkin terjadi di dalam dunia sepak bola. Akan tetapi, kontrol, sistem stadium modern dan pendidikan akan mampu sedikit mengurangi hal tersebut.
Saya rasa kita tidak akan pernah bisa memberantas segala bentuk rasisme dalam sepakbola. Kita semua telah mencoba dan begitu juga dengan kalian, di Britania Raya, adalah contoh terbaik untuk menghilangkan bentuk-bentuk kekerasan di sepakbola dengan stadium yang modern, kontrol dan juga pendidikan, dan ini lah hal yang terpenting, terang sang presiden FIFA tersebut.
Battler juga menuturkan bahwa pengurangan poin bisa menjadi alternatif hukuman yang lebih radikal guna mengurangi permasalahan yang ada.
Saya rasa solusi yang lebih radikal adalah pengurangan poin. Pengurangan poin akan memberikan dampak yang lebih baik terhadap masalah tersebut daripada sanksi-sanksi lainnya, lanjutnya. (fifa/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













