Bukan Luca Toni, Francesco Pio Esposito Lebih Mirip Marco van Basten

Editor Bolanet | 25 Maret 2026 06:22
Bukan Luca Toni, Francesco Pio Esposito Lebih Mirip Marco van Basten
Penyerang Italia, Pio Esposito saat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Norwegia, 16 November 2025 silam. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Mantan penyerang Italia, Antonio Di Natale, melontarkan pujian setinggi langit bagi talenta muda Inter Milan, Francesco Pio Esposito. Penyerang tajam tersebut disebut memiliki karakteristik permainan yang sangat mirip dengan legenda Belanda, Marco van Basten.

Pujian ini muncul di tengah persiapan krusial Timnas Italia menghadapi babak playoff Piala Dunia 2026. Kehadiran Pio Esposito dianggap sebagai angin segar bagi masa depan lini serang tim Azzurri.

Advertisement

Di Natale merasa sangat yakin dengan potensi besar yang dimiliki oleh pemuda asal Naples tersebut. Sang mentor memprediksi Pio akan menjadi pilar utama tim nasional hingga lima belas tahun mendatang.

Keberhasilan menembus skuad utama Inter Milan pada musim perdana di Serie A merupakan pencapaian luar biasa. Hal ini membuktikan kualitas teknis dan mentalitas sang pemain sudah berada di level tertinggi.

Dukungan penuh pun mengalir bagi sang pemain menjelang laga hidup-mati melawan Irlandia Utara di Bergamo. Di Natale melihat sosok yang rendah hati di balik ketajaman insting gol yang sangat mematikan.

1 dari 3 halaman

Perpaduan Bakat Besar dan Mentalitas Juara

Perpaduan Bakat Besar dan Mentalitas Juara

Francesco Pio Esposito merayakan golnya ke gawang Fiorentina bersama skuad Inter Milan, Senin (23/3/2026) (c) Marco Bucco/LaPresse via AP

Antonio Di Natale mengenang momen pertemuan pertamanya dengan Pio Esposito saat masih membela klub Spezia. Ia sudah bisa melihat aura kebintangan yang terpancar dari striker muda yang kini berseragam Inter.

Baginya, Pio bukan sekadar penyerang yang jago mencari posisi untuk mencetak gol di lapangan. Kedewasaan sikap dan kerendahan hati menjadi modal utama sang pemain untuk mencapai puncak karier.

"Pio sangat bagus, dan saya senang dengan musim yang ia jalani saat ini. Tidak mudah untuk segera menunjukkan kualitasnya di musim pertama di Serie A, menjadi starter di Inter, dan mendapatkan panggilan timnas Italia," kenang Di Natale kepada Gazzetta.

Pio Esposito saat ini tercatat telah mengoleksi tiga gol dalam lima penampilan bersama tim nasional. Catatan impresif ini membuatnya menjadi bagian penting dari rencana besar pelatih Gennaro Gattuso menuju Amerika Utara.

"Saya yakin ia akan mencetak lebih banyak gol dan akan menjadi masa depan Azzurri untuk 15 tahun ke depan," tegas Di Natale memberikan prediksinya.

2 dari 3 halaman

Lebih Dari Sekadar Luca Toni Baru

Banyak pihak awalnya menyamakan gaya main Pio dengan striker legendaris pemenang Piala Dunia 2006, Luca Toni. Namun, Di Natale memiliki pandangan berbeda setelah melihat pergerakan tanpa bola yang dilakukan oleh sang pemain.

Ia menilai mobilitas Pio jauh lebih dinamis dan elegan saat berada di area pertahanan lawan. Kemiripan dengan Marco van Basten dianggap lebih tepat untuk menggambarkan gaya bermain modern yang ia tunjukkan.

"Ia sedikit berbeda dari Luca dalam pergerakan yang ia lakukan, dan saya mengatakannya dengan rasa hormat yang besar. Dia sedikit mengingatkan saya pada Van Basten," ungkap pencetak 11 gol bagi Italia itu.

Di Natale berharap Pio bisa melampaui pencapaian para pemain asal Naples yang pernah membela tim nasional. Hubungan emosional yang kuat dengan tim nasional membuatnya sangat bersemangat melihat kemunculan talenta berbakat ini.

"Saya bertemu dengannya di Spezia musim lalu, dan dia bukan hanya striker yang sangat bagus, tapi juga pria yang serius dan rendah hati. Bahkan saat itu, Anda sudah bisa memprediksi dia ditakdirkan bermain untuk klub top," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Keyakinan Menuju Panggung Piala Dunia

Italia dijadwalkan akan menjamu Irlandia Utara dalam laga semifinal play-off Piala Dunia pada 26 Maret. Di Natale sangat optimis bahwa Skuad Azzurri akan mampu melewati hadangan tersebut dengan hasil memuaskan.

Meskipun lawan tampil tanpa beban, identitas besar Italia sebagai raksasa sepak bola dunia harus tetap ditunjukkan. Kehadiran Gattuso di kursi pelatih dianggap sebagai keputusan yang paling tepat saat ini.

"Gattuso dan saya bermain bersama di tim nasional, dan saya menghormatinya sebagai pria dan sebagai pelatih. Dia adalah orang yang tepat untuk membawa kita ke Piala Dunia. Ini adalah kompetisi yang tidak boleh dilewatkan Italia," pungkas Di Natale.

LATEST UPDATE