Busquets Khawatirkan Fleksibilitas Italia
Editor Bolanet | 27 Juni 2013 12:30
- Gelandang Timnas , Sergi Busquets mewaspadai fleksibilitas yang dimiliki oleh . Menurut pemain berusia 24 tahun tersebut, penggawa Gli Azzurri memiliki kemampuan adaptasi yang sangat baik dalam menerapkan berbagai formasi yang berbeda.
Menurut pemberitaan media lokal, Cesare Prandelli kabarnya akan mencoba formasi 3-5-2 atau 3-4-2-1 dalam pertandingan lawan Spanyol nanti. Dengan demikian, Italia tidak pernah menggunakan formasi yang sama dalam empat pertandingan di Piala Konfederasi 2013 kali ini.
Italia memiliki banyak pemain serba bisa yang mampu bermain dalam beberapa sistem berbeda, bahkan meskipun perubahan dilakukan di satu pertandingan, ungkap Busquets di konferensi pers.
Kami sadar akan hal ini dan merencanakan antisipasi yang bisa kami lakukan untuk menghadapi perubahan taktik tersebut.
Meskipun berada dalam posisi unggulan dan secara kondisi tim lebih baik, namun Busquets tidak setuju bahwa Italia akan tampil sebagai underdog.
Ketika turnamen telah memasuki tahap ini, tidak ada lagi yang namanya favorit dan bukan. Bahkan insiden sekecil apapun bisa membuat anda tersingkir. Memang benar bahwa kami adalah juara bertahan Eropa dan juga Dunia, jadi beban akan lebih terasa di pihak kami.
Pertandingan semifinal yang akan berlangsung dini hari nanti (28/6) akan dihelat di Fortaleza. Partai tersebut merupakan pertemuan pertama antara Spanyol dan Italia setelah final Piala Eropa tahun lalu. [initial]
Menurut pemberitaan media lokal, Cesare Prandelli kabarnya akan mencoba formasi 3-5-2 atau 3-4-2-1 dalam pertandingan lawan Spanyol nanti. Dengan demikian, Italia tidak pernah menggunakan formasi yang sama dalam empat pertandingan di Piala Konfederasi 2013 kali ini.
Italia memiliki banyak pemain serba bisa yang mampu bermain dalam beberapa sistem berbeda, bahkan meskipun perubahan dilakukan di satu pertandingan, ungkap Busquets di konferensi pers.
Kami sadar akan hal ini dan merencanakan antisipasi yang bisa kami lakukan untuk menghadapi perubahan taktik tersebut.
Meskipun berada dalam posisi unggulan dan secara kondisi tim lebih baik, namun Busquets tidak setuju bahwa Italia akan tampil sebagai underdog.
Ketika turnamen telah memasuki tahap ini, tidak ada lagi yang namanya favorit dan bukan. Bahkan insiden sekecil apapun bisa membuat anda tersingkir. Memang benar bahwa kami adalah juara bertahan Eropa dan juga Dunia, jadi beban akan lebih terasa di pihak kami.
Pertandingan semifinal yang akan berlangsung dini hari nanti (28/6) akan dihelat di Fortaleza. Partai tersebut merupakan pertemuan pertama antara Spanyol dan Italia setelah final Piala Eropa tahun lalu. [initial]
(foti/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










