Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia

Aga Deta | 30 Juli 2026 08:22
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti (c) AP Photo/Ashley Landis

Bola.net - Carlo Ancelotti mengonfirmasi dirinya sempat mendapat pendekatan untuk menangani Timnas Italia. Namun, pelatih asal Italia itu memilih bertahan bersama Brasil karena masih memiliki komitmen dengan federasi sepak bola negara tersebut.

Ancelotti menjadi salah satu kandidat utama untuk mengisi posisi pelatih Italia setelah kegagalan Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2026. Paolo Maldini bahkan mengaku sempat menghubungi mantan pelatih AC Milan tersebut mengenai kemungkinan mengambil pekerjaan itu.

Advertisement

Meski memiliki hubungan panjang dengan sepak bola Italia, Ancelotti menolak kesempatan tersebut. Ia menegaskan keputusannya bukan karena masalah kontrak, melainkan karena rasa tanggung jawab terhadap Brasil.

Ancelotti masih terikat kontrak bersama Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) hingga Piala Dunia 2030. Ia mengaku ingin membalas kepercayaan Brasil yang telah memberinya kesempatan memimpin tim nasional.

1 dari 3 halaman

Ancelotti Jelaskan Alasan Menolak Italia

Ancelotti Jelaskan Alasan Menolak Italia

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, dalam pertandingan Grup C Piala Dunia 2026, Minggu (14/6/2026). (c) AP Photo/Yuki Iwanmura

Ancelotti mengungkapkan bahwa Federasi Sepak Bola Italia memang sempat melakukan pendekatan kepadanya. Namun, ia merasa waktunya belum tepat untuk kembali menangani negara asalnya.

Pelatih berusia 67 tahun itu memilih menghormati komitmennya bersama Brasil. Ia menilai keputusan bertahan adalah bentuk penghargaan kepada negara dan institusi yang telah memberikan kepercayaan besar kepadanya.

"Ini bukan masalah kontrak, itu bukan alasannya. Alasannya adalah karena saya memiliki komitmen kepada CBF dan negara ini, karena negara ini telah menyambut saya dengan sangat hangat selama tahun pertama saya," ujar Ancelotti.

"Saya ingin tetap berada di sini. Saya tentu berterima kasih kepada Federasi Italia, tetapi saya ingin bertahan di sini karena saya percaya ini adalah keputusan yang benar dan adil untuk tetap berada di negara yang telah menerima saya dengan sangat baik, di sebuah institusi yang telah memberikan saya kesempatan untuk bekerja," lanjut Ancelotti.

2 dari 3 halaman

Ancelotti Masih Punya Misi Bersama Brasil

Ancelotti Masih Punya Misi Bersama Brasil

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti (kiri) dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Norwegia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Minggu, 5 Juli 2026 (c) AP Photo/Adam Hunger

Perjalanan Ancelotti bersama Brasil belum berjalan sempurna setelah tim Samba tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Hasil tersebut menjadi kegagalan terburuk Brasil di turnamen empat tahunan sejak 1990.

Meski kecewa, Ancelotti tidak ingin larut dalam hasil tersebut. Ia melihat Brasil masih memiliki banyak pemain berbakat yang bisa menjadi fondasi untuk membangun masa depan.

"Hasil Piala Dunia tidak bagus, itu mengecewakan semua orang dan kami semua merasa sedih. Namun, kami harus melihat kembali apa yang sudah terjadi dengan satu mata dan melihat masa depan dengan mata lainnya," kata Ancelotti.

"Generasi pemain berikutnya, negara ini memiliki pemain-pemain berbakat, dan kami bisa membangun masa depan yang positif," tambah Ancelotti.

3 dari 3 halaman

Brasil Bersiap Memulai Siklus Baru

Brasil Bersiap Memulai Siklus Baru

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti saat mengumumkan daftar pemain Selecao untuk Piala Dunia 2026, 19 Mei 2026. (c) AP Photo/Silvia Izquierdo

Ancelotti menyadari Brasil harus melakukan perubahan setelah beberapa pemain senior mulai memasuki akhir perjalanan bersama tim nasional. Ia menyebut pergantian generasi sebagai bagian alami dalam sepak bola.

Beberapa nama berpengalaman seperti Neymar, Alisson Becker, Casemiro, Danilo, dan Alex Sandro berpotensi tidak lagi menjadi pilihan utama. Ancelotti memastikan Brasil akan memberikan ruang kepada pemain muda untuk berkembang.

"Saya percaya bahwa secara sejarah, satu generasi akan berakhir dan generasi lain harus mengambil tempatnya. Generasi berikutnya harus lebih baik daripada generasi sebelumnya," ujar Ancelotti.

"Apa yang kami pikirkan adalah beberapa pemain mungkin masih bisa masuk skuad, tetapi kami harus melihat ke arah siklus baru dan kami akan melihat siklus baru tersebut dengan membawa pemain-pemain baru. Ini adalah sebuah bab yang sedang berakhir. Tentu saja, kami harus berterima kasih kepada mereka semua, dan saya memiliki banyak rasa sayang kepada mereka," tutup Ancelotti.

Sumber: ESPN

LATEST UPDATE