Cruyff Sebut Belanda Kotor dan Anti-Football

Editor Bolanet | 13 Juli 2010 12:05
Cruyff Sebut Belanda Kotor dan Anti-Football
Johan Cruyff (c) AFP
- Legenda hidup sepak bola Belanda, Johan Cruyff ,menghujat habis-habisan performa negaranya dalam laga Final Piala Dunia 2010 kemarin lawan Spanyol, ia menganggapnya sebagai permainan yang kotor vulgar.

Mantan pemain tersebut berucap: "Ini gaya yang terlalu vulgar, sungguh sangat menyedihkan, memalukan, dan mereka layak bermain dengan 9 pemain sejak awal laga,"

"Mereka sering melepaskan tekel kotor dan liar, ini sungguh melukai saya, sungguh menyakitkan sebab Belanda mencoba meraih gelar dengan gaya yang kotor, hal yang rendah bagi sepak bola,"

Johan Cruyff adalah sosok besar bagi sejarah Belanda, ia adalah simbol bagi gaya Total Football yang sudah menjadi tradisi mereka sebelumnya, dianggap pemain terbaik ketiga di dunia, di bawah Pele dan Maradona.

"Belanda sama sekali tidak ingin bermain, pada hari Kamis mereka bertanya kepada saya, 'Apa bisa kami memakai gaya ?"

"Bisakah kami menghentikan Spanyol dengan strategi Jose Mourinho kala mematikan ?' Saya bilang tidak, karena itu akan menjijikkan, saya pikir mereka bakal berani melayani ini dengan gaya tradisi kami, namun saya salah,"

"Mereka memilih cara praktis anti-football, mereka pikir itu lah satu-satunya cara, agar mereka bisa berhasil bertahan hidup dalam situasi ini, namun mereka salah,"

"Tidak perlu diragukan lagi, Spanyol adalah tim terbaik yang pantas menang, dua pelanggaran pemain kami di babak pertama layak mendapatkan kartu merah,"

Tutup Cruyff merujuk aksi Mark Van Bommel dan Nigel de Jong, yang beraksi kasar di babak pertama, sungguh beruntung wasit tidak mengusir keduanya saat itu.  (sun/lex)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE