Daichi Kamada Ungkap Realita Pahit Saat Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2: Kami Bisa Saja Kalah 0-3!

Asad Arifin | 15 Juni 2026 08:03
Daichi Kamada Ungkap Realita Pahit Saat Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2: Kami Bisa Saja Kalah 0-3!
Pemain Jepang berpose jelang kickoff melawan Belanda di laga pertama Grup F Piala Dunia 2026 di Arlington, Texas, 15 Juni 2026. (c) AP Photo/Tony Guttierez

Bola.net - Timnas Jepang mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang patut diapresiasi. Berhadapan dengan Timnas Belanda pada matchday pertama Grup F di Dallas Stadium, Senin (15/6) pagi WIB, Samurai Biru bermain imbang 2-2.

Hasil tersebut terasa spesial karena Jepang harus berjuang dari posisi tertinggal sebanyak dua kali. Ketangguhan mental yang ditunjukkan anak asuh Hajime Moriyasu menjadi faktor utama di balik raihan satu poin penting itu.

Advertisement

Belanda lebih dulu membuka keunggulan melalui Virgil van Dijk pada menit ke-50. Jepang kemudian membalas lewat Keito Nakamura sebelum kembali tertinggal setelah gol Crysencio Summerville pada menit ke-64.

Ketika peluang meraih poin mulai terlihat menipis, Jepang kembali menunjukkan karakter kuatnya. Daichi Kamada muncul sebagai penyelamat lewat gol pada menit ke-89 yang memastikan skor berakhir imbang 2-2.

1 dari 2 halaman

Kamada: Jepang Menunjukkan Karakter Saat Tertekan

Kamada: Jepang Menunjukkan Karakter Saat Tertekan

Pemain Timnas Jepang merayakan gol ke gawang Timnas Belanda di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Jessica Tobias

Daichi Kamada menjadi salah satu figur penting di balik kebangkitan Jepang. Gelandang Crystal Palace itu tidak hanya mencetak gol penyama kedudukan, tetapi juga menjadi simbol semangat juang Samurai Biru sepanjang laga.

Menurut Kamada, target minimal Jepang sebelum pertandingan adalah meraih satu poin. Karena itu, hasil imbang melawan salah satu kekuatan besar Eropa tetap dianggap sebagai modal berharga untuk perjalanan mereka di Grup F.

"Sebelum laga, kami bilang bahwa kami perlu mendapatkan setidaknya satu poin. Laga berubah menjadi sulit, tetapi kami mampu menunjukkan apa yang telah kami persiapkan, dan bagus bahwa kami berhasil mendapatkan setidaknya satu poin," buka Kamada di situs resmi FIFA.

Kamada menilai situasi pertandingan sebenarnya sangat berbahaya bagi Jepang. Saat tertinggal dari tim sekelas Belanda, sebuah kesalahan kecil bisa membuat pertandingan lepas dari kendali dan berakhir dengan kekalahan telak.

2 dari 2 halaman

Jepang Bisa Kalah 0-3 dari Belanda

Jepang Bisa Kalah 0-3 dari Belanda

Pergerakan pemain Jepang, Keito Nakamura dihadang pemain Belanda, Jan Paul van Hecke pada laga Piala Dunia 2026 Grup F, 15 Juni 2026. (c) AP Photo/Julio Cortez

Kamada secara terbuka mengakui bahwa Jepang berisiko mengalami kekalahan besar ketika tertinggal lebih dulu. Namun, daya juang para pemain membuat skenario buruk tersebut tidak terjadi.

"Melawan tim kuat seperti Belanda, jika Anda tertinggal 1-0, dengan mudah bisa menjadi 2-0 atau 3-0. Fakta bahwa kami berjuang keras dan meraih hasil imbang menunjukkan karakter tim ini," ucap Kamada.

Meski puas dengan semangat yang ditunjukkan timnya, Kamada tidak ingin Jepang terlena oleh hasil imbang tersebut. Fokus berikutnya kini tertuju pada pertandingan kedua fase grup yang dinilai sangat menentukan.

Pada Piala Dunia 2022, Jepang sempat membuat kejutan dengan mengalahkan Jerman. Namun, mereka kemudian kehilangan poin penting saat menghadapi Kosta Rika dan membuat perjalanan di fase grup menjadi lebih rumit.

"Kami mengalami laga kedua yang mengecewakan di Piala Dunia terakhir , jadi kali ini kami ingin mendapatkan tiga poin dan mengamankan kualifikasi," tegas eks pemain Lazio itu.

Sumber: FIFA

LATEST UPDATE