Kisah Pilu Cody Gakpo: Tangis Kehilangan Calon Anak dan Kegagalan Belanda di Piala Dunia 2026

Kisah Pilu Cody Gakpo: Tangis Kehilangan Calon Anak dan Kegagalan Belanda di Piala Dunia 2026
Pemain Belanda Cody Gakpo (11) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda vs Maroko di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Senin, 29 Juni 2026 (c) AP Photo/Moises Castillo

Bola.net - Cody Gakpo menghadirkan salah satu momen paling emosional di Piala Dunia 2026. Penyerang Belanda itu terlihat menahan air mata setelah mencetak gol ke gawang Maroko, hanya beberapa hari setelah kehilangan calon anaknya.

Gakpo menjadi pencetak gol pembuka dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Maroko. Namun, gol tersebut tidak mampu membawa Oranje melaju karena mereka akhirnya kalah melalui adu penalti.

Pertandingan yang berlangsung sengit itu berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit. Maroko kemudian memastikan kemenangan 3-2 dalam drama adu penalti yang membuat langkah Belanda terhenti lebih cepat.

Di balik hasil mengecewakan tersebut, perjuangan Gakpo mendapat perhatian besar. Pemain Liverpool itu tetap memilih membela negaranya meski sedang menghadapi situasi pribadi yang sangat berat.

Momen Emosional Gakpo Setelah Cetak Gol

Momen Emosional Gakpo Setelah Cetak Gol

Pemain Belanda Cody Gakpo merayakan gol dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda vs Maroko di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Senin, 29 Juni 2026 (c) AP Photo/Dolores Ochoa

Gakpo membuka keunggulan Belanda melalui gol pada pertandingan melawan Maroko. Setelah bola masuk ke gawang, pemain berusia 27 tahun itu langsung menunjukkan ekspresi penuh emosi.

Rekan-rekan setimnya langsung mengerumuni Gakpo yang berlutut di lapangan. Para pemain Belanda memberikan dukungan kepada sang penyerang yang sedang mengalami masa sulit.

Sebelumnya, pasangan Gakpo, Noa van der Bij, mengumumkan kabar duka bahwa mereka kehilangan bayi kedua yang masih berada dalam kandungan. Pasangan tersebut sebenarnya sedang menantikan kelahiran anak mereka yang diperkirakan hadir pada Oktober.

Pada hari Sabtu, Van der Bij mengunggah foto bersama Gakpo di media sosial. Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan kabar kehilangan yang dialami keluarga mereka.

"Dengan hati yang hancur, kami menyampaikan kabar menyedihkan bahwa bayi laki-laki kami meninggal dunia saat dalam kandungan. Terima kasih atas cinta dan dukungan kalian. Elijah Raphael Gakpo. Selamanya dicintai. Selamanya putra kami," tulisnya.

Gakpo Tetap Berjuang, tetapi Belanda Harus Pulang

Gakpo Tetap Berjuang, tetapi Belanda Harus Pulang

Pemain Belanda Cody Gakpo (11) dan pemain Maroko Noussair Mazraoui (3) berpelukan dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda vs Maroko di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Senin, 29 Juni 2026 (c) AP Photo/Dolores Ochoa

Meski menghadapi situasi pribadi yang berat, Gakpo tetap memilih bergabung bersama skuad Belanda di Piala Dunia 2026. Ia menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Oranje di turnamen tersebut.

Gakpo selalu menjadi starter dalam seluruh pertandingan Belanda di Piala Dunia. Penyerang Liverpool itu juga mencatatkan tiga gol sepanjang turnamen.

Namun, kontribusi Gakpo belum cukup untuk membawa Belanda melangkah lebih jauh. Setelah unggul lebih dulu melalui golnya, Belanda harus menerima kenyataan ketika Maroko menyamakan kedudukan pada waktu tambahan.

Iissa Diop mencetak gol penyama kedudukan yang membuat pertandingan berlanjut hingga perpanjangan waktu. Tidak ada gol tambahan tercipta sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak tos-tosan, Maroko tampil lebih tenang dan memenangkan adu penalti dengan skor 3-2. Gakpo sendiri sudah ditarik keluar pada menit ke-113 sehingga tidak mengambil eksekusi penalti.

Sumber: BBC Sport