Dalang Kericuhan? Luis Enrique Beri Pembelaan, Sebut Semua Orang Terlibat
Editor Bolanet | 14 Juli 2025 08:11
Bola.net - Kekalahan PSG di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7/2025) menyisakan cerita panjang. Laga tersebut ditutup dengan insiden panas yang melibatkan para pemain dari kedua tim.
Pelatih PSG, Luis Enrique, menjadi figur sentral dalam kericuhan tersebut. Ia terekam kamera tampak mendorong pemain Chelsea, Joao Pedro, hingga terjatuh ke tanah.
Namun, Enrique dengan tegas membantah tudingan bahwa ia sengaja melakukan aksi tersebut. Mantan pelatih Barcelona itu memberikan penjelasan versinya mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Menurutnya, ia hanya berniat untuk menenangkan situasi yang sudah memanas. Ia pun membeberkan kronologi dari sudut pandangnya pasca pertandingan.
Bantahan dan Niat Melerai Situasi

Luis Enrique memberikan klarifikasi mengenai keterlibatannya dalam keributan di akhir laga. Ia menyatakan bahwa niatnya semata-mata adalah untuk memisahkan para pemain yang bersitegang.
Menurutnya, insiden tersebut merupakan sesuatu yang harus dihindari oleh semua pihak. Ia menegaskan tujuannya saat itu adalah agar situasi tidak bertambah buruk di lapangan.
"Saya melihat Maresca. Saya melihat dia mendorong yang lain dan kami harus memisahkan semua pemain dan saya tidak tahu dari mana tekanan itu berasal," jelas pelatih asal Spanyol tersebut.
"Namun ini adalah situasi yang harus kita semua hindari. Itu sudah jelas. Niat saya adalah ingin memisahkan para pesepak bola, agar situasinya tidak menjadi lebih buruk," ujar Luis Enrique.
Akui Adanya Tekanan Tinggi

Sang pelatih tidak menampik bahwa tensi pertandingan final berjalan sangat tinggi. Ia menyebut level stres yang dirasakan semua orang membuat insiden seperti itu sulit untuk dihindari.
Enrique juga menekankan bahwa semua orang terlibat dalam kekacauan tersebut. Ia menyebutnya sebagai akibat dari tekanan besar yang ada selama pertandingan berlangsung.
"Saya tidak punya masalah untuk mengungkapkan perasaan saya di akhir pertandingan dalam tekanan tingkat tinggi. Itu sangat membuat stres bagi kami semua. Mustahil untuk menghindarinya."
"Semua orang terlibat. Itu bukanlah yang terbaik dan merupakan hasil akhir dari tingginya tekanan pertandingan," sambungnya.
Tolak Label Pecundang
Meskipun gagal membawa pulang trofi juara, Luis Enrique menolak keras anggapan bahwa timnya adalah pecundang. Baginya, ada perbedaan besar antara menjadi runner-up dan pecundang.
Ia mendefinisikan seorang pecundang sebagai sosok yang memilih untuk menyerah. Dalam kompetisi olahraga level atas seperti ini, menurutnya, tidak ada istilah pecundang sama sekali.
"Kami bukan pecundang, tidak ada pecundang. Kami adalah runner-up," terangnya.
"Seorang pecundang adalah seseorang yang menyerah. Di level olahraga setinggi ini tidak ada yang namanya pecundang sama sekali," tegas Luis Enrique.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Cole Palmer Puji Kecerdikan Maresca: Taktik Jitu untuk Kalahkan PSG!
Final CWC 2025: Trump Hadir, Palmer Menggila, Chelsea Raup Rp2,5 Triliun
Chelsea Raup Rp2,5 Triliun dari Juara Club World Cup: Trofi Plus Cuan!
Selesai dalam 22 Menit: Taktik Chelsea Manjur, PSG Hancur!
Juara Dunia yang Spesial Bagi Chelsea, Karena Semua Orang Sudah Meragukan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Manchester United Umumkan Transfer Andrey Santos dari Chelsea
Liga Inggris 13 Juli 2026, 20:20
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
LATEST UPDATE
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:46
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:00
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












