Dampak Kekalahan Italia dari Norwegia, Spalletti Beri Kode Akan Resign?
Editor Bolanet | 8 Juni 2025 08:54
Bola.net - Timnas Italia melanjutkan kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan cara yang mengecewakan, tumbang 0-3 dari Norwegia. Kekalahan ini diikuti oleh pernyataan mengejutkan dari pelatih Luciano Spalletti yang mengisyaratkan masalah serius di dalam tim.
Spalletti secara tidak langsung menyebut ada sesuatu yang "rusak" dalam hubungannya dengan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Pernyataan singkatnya usai pertandingan, "Saya harus bicara dengan Gravina (Presiden FIGC), sesuatu telah terjadi," memicu spekulasi tentang masa depannya.
Situasi ini menjadi semakin rumit karena Timnas Italia masih harus menghadapi Moldova dalam 48 jam ke depan. Pertanyaan besar muncul: apakah Spalletti masih akan bertahan memimpin tim di laga krusial tersebut?
Jika memang pelatih asal Italia itu sudah memutuskan untuk mundur, apakah FIGC sebaiknya segera mengambil tindakan sebelum pertandingan melawan Moldova? Kondisi ini jelas mengganggu konsentrasi tim di tengah misi kualifikasi Piala Dunia yang baru saja dimulai.
Kode Keras Spalletti Usai Kekalahan dari Norwegia
Kekalahan 0-3 dari Norwegia bukan hanya sekadar hasil buruk di lapangan, tapi juga memicu krisis di belakang layar. Spalletti secara halus menyampaikan ketidakpuasannya dengan situasi internal tim nasional.
Ucapannya yang samar, "sesuatu telah terjadi," lebih terdengar seperti "sesuatu telah rusak." Pernyataan ini banyak diklaim sebagai sinyal kuat bahwa hubungan antara pelatih dan FIGC mungkin sudah tidak bisa diperbaiki.
Beberapa sumber menyebutkan masalah ini sebenarnya sudah muncul sebelum pertandingan melawan Norwegia. Kekalahan besar itu hanya menjadi pemicu bagi Spalletti untuk akhirnya angkat bicara.
48 Jam Penentuan Nasib Spalletti dan Italia
Dengan laga melawan Moldova yang tinggal 48 jam lagi, FIGC berada dalam situasi yang sangat sulit. Jika Spalletti benar-benar ingin pergi, apakah lebih baik dia mundur sekarang daripada menunggu setelah pertandingan?
Di sisi lain, mencari pengganti dalam waktu singkat bukanlah hal mudah. Beberapa nama sudah beredar, tapi situasi ini tetap sangat pelik mengingat jadwal yang padat.
48 jam ke depan akan menjadi momen penentuan baik untuk masa depan Spalletti maupun Italia. Apapun keputusannya, yang jelas tim ini butuh stabilitas segera jika ingin lolos ke Piala Dunia 2026.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Perancis dan Norwegia Lolos ke 32 Besar
Piala Dunia 23 Juni 2026, 09:28
-
Man of the Match Norwegia vs Senegal: Erling Haaland
Piala Dunia 23 Juni 2026, 09:15
-
AI Tempatkan Norwegia sebagai Kuda Hitam Utama di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:42
LATEST UPDATE
-
Inggris yang Masih Penuh Misteri
Piala Dunia 30 Juni 2026, 17:00
-
Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
Piala Dunia 30 Juni 2026, 16:00
-
Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
Piala Dunia 30 Juni 2026, 15:00
-
Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
Lain Lain 30 Juni 2026, 13:49
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41








