Deretan Fakta dan Statistik Menarik dari Kesuksesan Prancis Menjuarai Piala Dunia 2018
Gia Yuda Pradana | 23 Juli 2022 11:17
Bola.net - Sebagai pemanasan menuju Piala Dunia 2022 Qatar, mari tengok sejenak ke belakang, tepatnya ke Piala Dunia 2018 di Rusia yang menjadi ajang Prancis unjuk kekuatan. Di turnamen akbar itu, Les Bleus meraih gelar juara mereka yang kedua.
Prancis tak terkalahkan di penyisihan grup. Tim besutan Didier Deschamps itu menekuk Australia 2-1 dan Peru 1-0, serta imbang 0-0 dengan Denmark.
Prancis kemudian menumbangkan Argentina 4-3 di babak 16 besar, Uruguay 2-0 di perempat final, dan Belgia 1-0 di semifinal. Prancis menutup perjalanannya dengan manis, mengalahkan Kroasia 4-2 di final.
Sekilas Pertandingannya
Prancis unggul melalui bunuh diri Mario Mandzukic di menit 18. Namun, Kroasia, yang tampil di final Piala Dunia pertamanya, tak menyerah begitu saja. Hanya sepuluh menit berselang, Ivan Perisic membawa Kroasia menyamakan kedudukan. Prancis lalu kembali memimpin setelah Antoine Griezmann menaklukkan Danijel Subasic lewat eksekusi penalti di menit 38.
Tiga gol tercipta di babak pertama, begitu pula di babak kedua. Prancis lagi-lagi mencetak dua gol, sedangkan Kroasia pun cuma mampu menyarangkan satu gol hiburan.
Di menit 59 dan 65, keunggulan Prancis melebar berkat gol-gol Paul Pogba dan Kylian Mbappe. Empat menit berselang, terbantu blunder Hugo Lloris, Mandzukic menebus dosa dan menipiskan selisih skor jadi 2-4.
Kroasia, yang dalam tiga pertandingan sebelumnya selalu bermain hingga extra time, terus berjuang di sisa waktu yang ada. Namun skor itu tak berubah hingga peluit panjang.
Les Blues pun finis sebagai kampiun.
Gelar ke-2

Prancis meraih gelar juara Piala Dunia mereka yang kedua.
Yang pertama diraih Prancis ketika menjadi tuan rumah pada edisi 1998. Di final waktu itu, Prancis mengalahkan Brasil 3-0 lewat dua gol Zinedine Zidane dan satu gol Emmanuel Petit.
Prancis pun selevel dengan Argentina dan Uruguay, masing-masing memiliki dua gelar. Hanya Brasil (5), serta Jerman dan Italia (masing-masing 4) yang punya titel lebih banyak.
Perolehan gelar juara Piala Dunia:
5 - Brasil (1958, 1962, 1970, 1994, 2002)
4- Jerman (1954, 1974*, 1990, 2014)
4 - Italia (1934*, 1938, 1982, 2006)
2 - Argentina (1978*, 1986)
2 - Uruguay (1930*, 1950)
2 - Prancis 2 (1998*, 2018)
1 - Inggris 1 (1966*)
1 - Spanyol (2010)
*: Sebagai tuan rumah.
Terpisah 20 Tahun

Antara gelar pertama (1998) dan gelar kedua (2018) Prancis, terpisah waktu 20 tahun.
Ada dua negara lain yang juga melalui penantian selama 20 tahun untuk meraih titel pertama dan keduanya. Dua negara itu adalah Jerman (1954 dan 1974) serta Uruguay (1930 dan 1950).
Deschamps Samai Zagallo dan Beckenbauer

Didier Deschamps menjadi orang ketiga yang pernah menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih. Dua orang yang pertama adalah Mario Zagallo (Brasil) dan Franz Beckenbauer (Jerman).
Deschamps menjuarai Piala Dunia sebagai pemain di tahun 1998, kemudian menjadi pelatih yang mengantarkan Prancis berjaya di Rusia 2018.
Semuanya Dituntaskan di Waktu Normal

Prancis memenangi semua pertandingannya di fase gugur Piala Dunia 2018 tanpa harus melalui extra time. Semuanya mereka tuntaskan di waktu normal.
Prancis mengalahkan Argentina 4-3 di babak 16 besar, Uruguay 2-0 di perempat final, Belgia 1-0 di semifinal, dan Kroasia 4-2 di final.
Prancis pun menjadi tim pertama sejak Brasil pada edisi 2002 yang menjuarai Piala Dunia tanpa sekali pun melalui extra time di fase gugur.
2 Gol per Laga

Prancis mencetak total 11 gol dalam empat pertandingan di fase gugur Piala Dunia 2018, dari 16 besar hingga final. Itu termasuk empat gol masing-masing saat melawan Argentina dan Kroasia.
Prancis mencetak total 14 gol dalam tujuh laga di Rusia 2018. Rata-rata produktivitasnya tercatat di angka 2 gol per laga.
Kylian Mbappe yang Sensasional

Kylian Mbappe (lahir 20 Desember 1998) tercatat sebagai pemain termuda kedua sepanjang sejarah yang pernah mencetak gol di partai final Piala Dunia. Di usia 19 tahun, dia mengikuti jejak sang legenda Pele, yang mencetak dua gol untuk Brasil ketika mengalahkan Swedia 5-2 di final 1958.
Waktu itu, Pele mengukir rekor tersebut di usianya yang baru 17 tahun dan 249 hari.
Sama seperti Pele waktu itu, Mbappe juga akhirnya terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia.
Duet Maut

Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe berkontribusi sangat besar di balik kesuksesan Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.
Griezmann hanya kalah dari Harry Kane, yang mencetak enam gol untuk Inggris, dalam perebutan Sepatu Emas. Griezmann mengukir empat gol dan dua assist dalam tujuh penampilan.
Sementara itu, Mbappe juga mencetak empat gol untuk Prancis, tetapi tanpa assist.
Skor 4-2 di Final Piala Dunia

Tak banyak tim yang mampu mencetak empat gol dalam pertandingan final Piala Dunia. Sebelum Prancis di Rusia 2018, yang terakhir melakukannya adalah tim legendaris Brasl di Meksiko 1970 silam.
Waktu itu, Brasil mengalahkan Italia 4-1 dalam partai final di Estadio Azteca lewat gol-gol Pele, Gerson, Jairzinho dan Carlos Alberto.
Skor yang paling sering tercipta di final Piala Dunia adalah skor 4-2. Termasuk Prancis vs Kroasia, skor itu sudah muncul empat kali.
Final 1930: Uruguay 4-2 Argentina
Final 1938: Italia 4-2 Hungaria
Final 1966: Inggris 4-2 Jerman Barat (extra time)
Final 2018: Prancis 4-2 Kroasia.
Sumber: FIFA
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Guillermo Ochoa, Mimpi Buruk Brasil Selain Semifinal Horor vs Jerman di Piala Dunia 2014
Piala Dunia dan Tragedi sang Juara Bertahan
Debut Lionel Messi di Piala Dunia: 1 Gol, 1 Assist, Kemenangan 6-0 untuk Argentina
Brasil dan Kemenangan-kemenangan Paling Telak di Final Piala Dunia
Momen Cristiano Ronaldo Mengukir Sebuah Rekor Hat-trick di Piala Dunia
Gabriel Batistuta sang Pencetak 2 Hat-trick di Panggung Akbar Piala Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

