Didier Deschamps, Otak di Balik Keberhasilan Prancis Jadi Juara Piala Dunia 2018
Serafin Unus Pasi | 22 September 2022 18:03
Bola.net - Penantian panjang Timnas Prancis untuk kembali menjuarai gelaran Piala Dunia akhirnya berakhir di tahun 2018. Les Bleus berhasil mengamankan trofi kedua mereka itu di Rusia.
Timnas Prancis sukses menjadi kampiun Piala Dunia 2018 setelah berhasil menekuk Kroasia 4-2 pada laga final yang berlangsung di Stadion Luzhniki, Moskow. Gelar tersebut tak lepas dari kejeniusan seorang Didier Deschamps, yang mampu meramu skuatnya dengan tampil gemilang selama gelaran Piala Dunia berlangsung.
Sebelumnya, empat gol kemenangan Les Blues pada laga ini diciptakan oleh bunuh diri Mario Mandzukic pada menit ke-18, kemudian penalti Antoine Griezmann di menit 38, Paul Pogba pada menit 59, serta Kylian Mbappe di menit 56. Sedangkan Kroasia hanya mampu membalas dua gol lewat Ivan Perisic pada menit ke-28 serta Mario Mandzukic di menit 69.
Deschamps dalam menyiapkan pasukannya untuk turnamen kali ini, ia begitu berani memanggil 14 pemain yang mayoritas merupakan debutan di ajang Piala Dunia. Melalui pendekatannya menggabungkan pengalaman pemain senior serta tenaga para pemain muda, pakem andalannya yakni 4-2-3-1 langsung terlihat mujarab.
Bahkan timnas Belgia maupun timnas Argentina tak mampu membendung skema yang ia usung. Sehingga, Deschamps berhasil membawa timnya tampil begitu mulus dan berhasil merengkuh trofi Piala Dunia yang kedua kalinya.
Masuk Buku Sejarah Piala Dunia
Berkat torehan tersebut, Didier Deschamps menjadi pemain dan pelatih ketiga yang berhasil mengantarkan negaranya meraih Piala Dunia. Bagi eks pelatih Juventus ini, merupakan kali kedua dia mengangkat trofi Piala Dunia. Dua dekade lalu, dia menjadi kapten Prancis saat menjadi juara untuk kali pertama.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya ada dua pendahulu Deschamps. Mereka adalah Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer.
Zagallo menjadi juara bersama timnas Brasil pada 1958 dan 1962. Ketika belum genap berusia 39 tahun, dia menjadi pelatih Tim Samba yang berjaya di Piala Dunia 1970. Empat tahun setelah itu, Franz Beckenbauer mengangkat trofi Piala Dunia pertamanya. Dia menjadi kapten tim juara dunia dalam usia 28 tahun.
Dalam usia 44 tahun, Beckenbauer mengantarkan timnya menjadi juara dunia. Itulah gelar terakhir ketika Jerman belum melakukan unifikasi.
Dikenal Sebagai Pelatih Adaptif
Menjelang babak 16 besar Piala Dunia 2018 melawan Argentina, Deschamps mendapat kritikan dari jurnalis Guardian Stuart James, bahwa timnas Prancis sejauh ini tampil begitu membosankan. Namun Deschamps dengan santainya merespon kritikan tersebut dengan santai.
Melawan Argentina, Prancis mengusung formasi 4-2-3-1 asimetris, penampilan Perancis benar-benar jauh berbeda dengan penampilan mereka di putaran grup, Olivier Giroud dan kolega mampu tampil menarik. Meskipun kebobolan tiga gol di laga itu, Deschamps mampu tampil adaptif atas skema 4-3-3 yang diusung oleh tim Tango.
Kejeniusannya adalah menempatkan Blaise Matuidi di posisi sayap yang bertujuan untuk meredam agresifitas pemain sayap Argentina. Padahal eks pemain PSG itu adalah pemain gelandang bertahan murni. Namun, Deschamps berhasil menyulap penampilan Matuidi dengan baik berkat peran defensive winger yang dia berikan kepada gelandang yang kini bermain di Inter Miami ini.
Berani beri Kesempatan Pemain Muda
Didier Deschamps dalam ajang Piala Dunia 2018 memanggil sebanyak 14 pemain debutan di skuat timnas Prancis. Salah satu pemain debutan itu adalah Kylian Mbappe.
Saat itu, Mbappe masih berusia 19 tahun dan langsung menjadi pilar penting Les Blues meraih trofi Piala Dunia. Eks pemain AS Monaco ini tak henti-hentinya memberi sentuhan magis selama di Rusia.
Selama gelaran tersebut, Mbappe total mencetak empat gol di Rusia dan sukses meraih gelar sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2018. Bahkan Deschamps tak segan memberi pujian kepada anak asuhnya tersebut.
"Saya tidak terkejut, Namun menjadi begitu penting dan efektif pada usia 19 tahun itu luar biasa." kata Deschamps dilansir dari L'Equipe.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Belum Kantongi Izin Polisi untuk Jamu Persib di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 8 September 2026, 13:53
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Udinese 15 September 2026
Liga Italia 13 September 2026, 01:18
-
Prediksi Brest vs PSG 14 September 2026
Liga Eropa Lain 13 September 2026, 00:08
-
Man of the Match Chelsea vs Hull City: Joao Pedro
Liga Inggris 12 September 2026, 23:39
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Jeremy Jacquet
Liga Inggris 12 September 2026, 23:33
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 14 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 23:17
-
Hasil Chelsea vs Hull City: Berbagi Poin di Stamford Bridge
Liga Inggris 12 September 2026, 23:16
-
Hasil Liverpool vs Fulham: The Reds Tertahan Tanpa Gol
Liga Inggris 12 September 2026, 23:10
-
Link Live Streaming Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 23:02
-
Link Live Streaming Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 23:00
-
Prediksi Elversberg vs Bayern 13 September 2026
Bundesliga 12 September 2026, 22:06
-
Hasil BRI Super League: Bali United dan Borneo FC Raih Kemenangan
Bola Indonesia 12 September 2026, 21:29
-
Prediksi Man Utd vs Man City 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 21:09
-
Prediksi Levante vs Barcelona 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 20:13
-
Link Live Streaming Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 20:00
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
