Dilanda Skandal, FIFA Dianjurkan Ganti Nama
Editor Bolanet | 6 Juni 2015 17:05
Pendapat ini dikemukakan oleh Tom Bruce, konsultan hukum dari badan sepakbola internasional di seluruh dunia. Menurut Bruce, ada 3 tahapan untuk menuju perbaikan FIFA dengan yang terakhir adalah mengganti nama organisasi mereka sendiri.
Yang pertama harus dilakukan dalam mereformasi FIFA adalah penggantian personel dalam jajaran elit. Untuk tahapan yang satu ini sudah mulai dilakukan dengan mundurnya Sepp Blatter dari kursi Presiden FIFA.
Yang kedua adalah pergantian kultur di FIFA. Hal ini memungkinkan seiring dengan pergantian personel di jajaran elit organisasi.
Yang ketiga adalah membentuk badan review independen. Tugas badan ini sebagai fungsi kontrol dari jalannya organisasi di dalam struktur FIFA.
Jika ketiga tahapan di atas sudah dipenuhi, maka akan lebih manis jika FIFA muncul dengan nama baru. Saya rasa juga untuk membantu membangun imej baru, sebagai bagian dari tiga proses sebelumnya adalah nama organisasi yang baru, ucap Bruce seperti dilansir Goal International.
FIFA memang tengah diguncang skandal setelah 14 orang, terdiri dari 9 pengurus lama dan sisanya pengurus baru terpilih ditangkap otoritas Amerika Serikat. Mereka ditangkap karena dicurigai terlibat konspirasi dan korupsi.
Skandal yang sama memaksa Blatter yang baru saja terpilih menjadi Presiden FIFA untuk mundur dari jabatannya. Pengganti Blatter baru akan diputuskan pada kongres luar biasa FIFA pada Maret 2016 mendatang, sebelum itu terjadi, Blatter akan tetap menjalankan tugasnya sebagai Presiden. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Malam Penentuan Tiba: Rizky Ridho Menanti Nasibnya di FIFA Puskas Award 2025
Tim Nasional 16 Desember 2025, 15:55
-
Meroket! Harga Tiket Piala Dunia 2026 Melonjak, Fans Murka, FIFA Dikecam Keras
Piala Dunia 12 Desember 2025, 05:18
-
Malaysia Melawan! FAM Resmi Gugat Sanksi FIFA ke CAS Soal Skandal Dokumen Palsu
Bola Indonesia 8 Desember 2025, 16:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







