DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015

Asad Arifin | 15 Juli 2026 20:12
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Para pemain Spanyol merayakan gol Mikel Oyarzabal dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol di Arlington, Texas, dekat Dallas, Selasa, 14 Juli 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Bola.net - Spanyol kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia. Keberhasilan La Roja melaju ke final Piala Dunia 2026 bukan lahir dari proses instan, melainkan hasil dari proyek pembinaan yang telah dirancang lebih dari satu dekade.

Di bawah arahan Luis de la Fuente, Spanyol tampil dengan identitas permainan yang matang dan kolektivitas yang sulit ditandingi. Keberhasilan menembus partai puncak memperlihatkan bahwa regenerasi pemain yang dilakukan federasi berjalan sesuai rencana.

Advertisement

Spanyol memastikan tiket ke final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada babak semifinal. Hasil itu sekaligus mengantarkan mereka selangkah lagi menuju gelar juara dunia setelah sebelumnya menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen.

Jika ditarik ke belakang, fondasi kesuksesan tersebut mulai dibangun sejak Kejuaraan Eropa U-19 tahun 2015. Turnamen itulah yang menjadi titik awal lahirnya generasi emas Spanyol yang kini mendominasi panggung sepak bola internasional.

1 dari 2 halaman

Luis de la Fuente Memanen Hasil Proyek Regenerasi Selama Satu Dekade

Luis de la Fuente Memanen Hasil Proyek Regenerasi Selama Satu Dekade

Pelatih Timnas Spanyol, Luis De La Fuente (c) AP Photo/Mark J Terill

Kesuksesan Spanyol di Piala Dunia 2026 tidak bisa dilepaskan dari peran Luis de la Fuente. Pelatih berusia 65 tahun itu merupakan sosok yang telah mengenal sebagian besar pemain inti La Roja sejak mereka masih membela tim kelompok umur.

Pada Euro U-19 2015, De la Fuente membawa Spanyol menjuarai turnamen setelah mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal dan menundukkan Rusia 2-0 pada partai final. Turnamen tersebut menjadi awal terbentuknya fondasi tim nasional Spanyol saat ini.

Tiga pemain yang menjadi bagian dari skuad juara tersebut masih menjadi tulang punggung La Roja di Piala Dunia 2026. Mereka adalah kiper Unai Simon, gelandang Mikel Merino, dan Rodri yang kini menjabat sebagai kapten tim.

Proses regenerasi itu berlanjut pada Euro U-21 2019 ketika De la Fuente kembali membawa Spanyol menjadi juara. Selain Simon, Merino, dan Rodri, skuad tersebut juga diperkuat Fabian Ruiz, Dani Olmo, serta Mikel Oyarzabal yang kini menjadi pemain penting dalam perjalanan Spanyol menuju final Piala Dunia 2026.

2 dari 2 halaman

Kebersamaan Jadi DNA yang Membawa La Roja ke Final

Kebersamaan Jadi DNA yang Membawa La Roja ke Final

Para pemain Spanyol mendapat arahan dari pelatih Luis de la Fuente pada laga Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Marcio J. Sanchez

Keberhasilan mempertahankan inti pemain selama bertahun-tahun membuat Spanyol memiliki chemistry yang sulit ditandingi negara lain. Para pemain memahami filosofi permainan De la Fuente karena telah bekerja bersama sejak level usia muda.

Kolektivitas itu terlihat jelas dalam perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026. Permainan mereka tidak hanya mengandalkan kualitas individu, tetapi juga koordinasi antarlini yang terbentuk dari pengalaman panjang bermain bersama.

"De La Fuente memulai perjalanan ini 10 tahun lalu bersama Oyarzabal, Dani Olmo, Rodri, dan Simon," kata pandit sepak bola Spanyol, Guillem Balague, pada BBC Sport.

"Mereka memenangkan Kejuaraan Eropa U-19 dan U-21, saling mengenal, membentuk sebuah keluarga, dan perasaan bahwa mereka lebih baik bersama daripada secara individu sudah tertanam dalam DNA mereka," kata Balague.

Sumber: BBC Sport

LATEST UPDATE