FIFA Hadapi Ancaman Cuaca Buruk di Piala Dunia 2026, Pertandingan Bisa Tertunda Tanpa Batas Jelas

Richard Andreas | 4 Juni 2026 22:36
FIFA Hadapi Ancaman Cuaca Buruk di Piala Dunia 2026, Pertandingan Bisa Tertunda Tanpa Batas Jelas
Trofi Piala Dunia dipajang saat drawing Piala Dunia 2026 di Kennedy Center di Washington, 5 Desember 2025 (c) Dan Mullan/Pool Photo via AP

Bola.net - Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan melibatkan 16 kota tuan rumah. Selain tantangan logistik yang besar, turnamen tersebut juga menghadapi potensi gangguan dari kondisi cuaca ekstrem.

Salah satu perhatian utama adalah kemungkinan pertandingan harus dihentikan sementara akibat badai petir. Situasi seperti ini dapat menyebabkan laga tertunda dalam waktu yang sangat lama.

Advertisement

FIFA telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi kondisi tersebut. Namun, regulasi yang berlaku di Amerika Serikat dapat membuat sejumlah pertandingan mengalami penundaan yang sulit diprediksi.

1 dari 3 halaman

Aturan Badai Petir Bisa Picu Penundaan Berjam-jam

Aturan Badai Petir Bisa Picu Penundaan Berjam-jam

Tampilan umum Stadion Arrowhead yang berganti nama menjadi Kansas City Stadium, Senin, 11 Mei 2026, menjelang pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 di Kansas City, Missouri. (c) AP Photo/Charlie Riedel

Berdasarkan protokol badai petir yang berlaku di Amerika Serikat, pertandingan yang berlangsung di stadion harus segera dihentikan apabila petir atau pelepasan listrik terdeteksi dalam radius delapan mil dari lokasi pertandingan.

Dalam situasi tersebut, para pemain harus meninggalkan lapangan dan berlindung di ruang ganti. Sementara itu, para penonton akan diarahkan menuju area aman di dalam stadion.

Setelah sambaran petir terdeteksi dalam radius tersebut, hitungan mundur selama 30 menit akan dimulai. Pertandingan hanya dapat dilanjutkan jika tidak ada sambaran petir lain selama periode itu.

Apabila petir kembali terdeteksi sebelum 30 menit berakhir, maka hitungan waktu akan diulang dari awal. Proses ini akan terus berlangsung hingga terdapat jeda 30 menit penuh tanpa adanya sambaran petir yang terdeteksi.

2 dari 3 halaman

FIFA Siapkan Mitigasi, tetapi Belum Punya Batas Waktu Penghentian Laga

Meski FIFA tidak mengatur protokol badai petir Amerika Serikat dan tidak memiliki kewenangan untuk mengabaikannya, aturan tersebut berpotensi menyebabkan pertandingan Piala Dunia tertunda selama berjam-jam.

FIFA juga tidak memiliki regulasi khusus yang menetapkan berapa lama sebuah pertandingan boleh tertunda sebelum akhirnya dibatalkan atau dijadwalkan ulang. Setiap kasus akan dievaluasi secara terpisah, sementara penundaan pertandingan juga dapat memunculkan persoalan jadwal.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis bulan lalu, FIFA menjelaskan bahwa tim kesiapsiagaan darurat mereka terus berkoordinasi dengan otoritas meteorologi dan manajemen darurat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, serta dengan seluruh kota tuan rumah.

“Tim kesiapsiagaan darurat FIFA secara rutin bertemu dengan otoritas meteorologi nasional dan manajemen darurat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, serta dengan para mitra di seluruh 16 kota tuan rumah.”

“Stadion diwajibkan memiliki prosedur manajemen risiko dan evakuasi yang kuat, termasuk protokol petir dan cuaca buruk yang selaras dengan peraturan setempat serta praktik terbaik internasional.”

FIFA juga menyatakan akan memantau kondisi cuaca secara real-time melalui pengawasan Wet Bulb Globe Temperature dan Heat Index. Organisasi tersebut menegaskan kesiapan untuk menerapkan protokol darurat yang telah ditetapkan apabila terjadi cuaca ekstrem.

3 dari 3 halaman

Pengalaman di Piala Dunia Antarklub Jadi Peringatan

Kekhawatiran mengenai dampak cuaca ekstrem bukan tanpa alasan. Pada Piala Dunia Antarklub yang berlangsung di Amerika Serikat musim panas lalu, sejumlah pertandingan sempat mengalami penundaan akibat kondisi cuaca yang buruk.

Salah satu contoh paling menonjol terjadi saat pertandingan Chelsea melawan Benfica di Charlotte. Laga tersebut berlangsung selama empat jam 38 menit setelah dihentikan karena cuaca buruk yang oleh FIFA disebut sebagai “cuaca ekstrem di area sekitar”.

Penundaan pertandingan itu berlangsung sekitar dua jam. Saat itu, pelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca, menyebut situasi tersebut sebagai sebuah “lelucon”.

LATEST UPDATE