FIFA Pantau Situasi Iran Usai Serangan Militer Amerika Serikat, Fokus Pastikan Piala Dunia 2026 Aman
Ari Prayoga | 1 Maret 2026 11:45
Bola.net - FIFA menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di Iran menyusul aksi militer yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap negara tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah persiapan menuju Piala Dunia 2026, yang salah satu tuan rumahnya adalah Amerika Serikat.
Iran sendiri telah memastikan tiket ke putaran final setelah lolos dari kualifikasi zona Asia. Tim berjuluk Team Melli itu dijadwalkan memainkan laga-laga fase grup mereka di wilayah Amerika Serikat.
Ketegangan meningkat setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan dimulainya serangan rudal terhadap Iran pada Sabtu waktu setempat. Trump menyebut operasi tersebut sebagai “operasi tempur besar”. Sebelumnya, pada Desember lalu, ia menerima FIFA Peace Prize dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.
FIFA: Terlalu Dini untuk Berkomentar Detail
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, menegaskan bahwa badan sepak bola dunia itu belum akan memberikan komentar rinci terkait dampak situasi geopolitik tersebut terhadap turnamen.
“Saya membaca berita tentang Iran pagi ini seperti Anda semua,” ujar Grafström dalam pertemuan tahunan International Football Association Board (IFAB) di Cardiff, Wales.
Menurutnya, pembahasan internal sudah dilakukan, namun FIFA memilih untuk berhati-hati. “Masih terlalu dini untuk berkomentar secara detail. Kami akan terus memantau perkembangan semua isu di seluruh dunia,” katanya.
Grafström menambahkan bahwa fokus utama FIFA saat ini adalah memastikan penyelenggaraan Piala Dunia berlangsung aman dan semua tim dapat berpartisipasi tanpa hambatan.
Komunikasi Intensif dengan Tuan Rumah
Sebagai turnamen yang digelar lintas negara, FIFA akan terus berkoordinasi dengan tiga pemerintah tuan rumah guna menjamin aspek keamanan. “Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah tuan rumah. Semua orang akan aman,” tegas Grafström.
Iran tergabung di Grup G bersama Belgium, New Zealand, dan Egypt. Berdasarkan jadwal, dua pertandingan Iran akan digelar di Los Angeles, sementara laga melawan Mesir akan berlangsung di Seattle pada 26 Juni.
Situasi ini menempatkan FIFA dalam posisi sensitif. Di satu sisi, badan tersebut harus menjaga netralitas dan komitmen terhadap prinsip olahraga sebagai pemersatu. Di sisi lain, dinamika politik global berpotensi memengaruhi logistik, keamanan, hingga aspek diplomatik turnamen.
Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan
Sejauh ini belum ada indikasi perubahan jadwal maupun lokasi pertandingan. Namun dengan meningkatnya tensi geopolitik, perhatian publik kini tak hanya tertuju pada persaingan di lapangan, melainkan juga pada stabilitas di luar stadion.
Piala Dunia selalu menjadi panggung global yang melampaui sepak bola. Kali ini, tantangan terbesarnya mungkin bukan hanya soal taktik dan strategi, tetapi juga bagaimana olahraga terbesar di dunia itu bertahan di tengah pusaran konflik internasional.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












