FIFA Pantau Situasi Iran Usai Serangan Militer Amerika Serikat, Fokus Pastikan Piala Dunia 2026 Aman

Ari Prayoga | 1 Maret 2026 11:45
FIFA Pantau Situasi Iran Usai Serangan Militer Amerika Serikat, Fokus Pastikan Piala Dunia 2026 Aman
Trofi Piala Dunia 2026 dipajang di kantor FIFA di Zurich, Swiss pada 13 Desember 2024 lalu. (c) Til Buergy/Keystone via AP, File

Bola.net - FIFA menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di Iran menyusul aksi militer yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap negara tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah persiapan menuju Piala Dunia 2026, yang salah satu tuan rumahnya adalah Amerika Serikat.

Iran sendiri telah memastikan tiket ke putaran final setelah lolos dari kualifikasi zona Asia. Tim berjuluk Team Melli itu dijadwalkan memainkan laga-laga fase grup mereka di wilayah Amerika Serikat.

Advertisement

Ketegangan meningkat setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan dimulainya serangan rudal terhadap Iran pada Sabtu waktu setempat. Trump menyebut operasi tersebut sebagai “operasi tempur besar”. Sebelumnya, pada Desember lalu, ia menerima FIFA Peace Prize dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.

1 dari 3 halaman

FIFA: Terlalu Dini untuk Berkomentar Detail

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, menegaskan bahwa badan sepak bola dunia itu belum akan memberikan komentar rinci terkait dampak situasi geopolitik tersebut terhadap turnamen.

“Saya membaca berita tentang Iran pagi ini seperti Anda semua,” ujar Grafström dalam pertemuan tahunan International Football Association Board (IFAB) di Cardiff, Wales.

Menurutnya, pembahasan internal sudah dilakukan, namun FIFA memilih untuk berhati-hati. “Masih terlalu dini untuk berkomentar secara detail. Kami akan terus memantau perkembangan semua isu di seluruh dunia,” katanya.

Grafström menambahkan bahwa fokus utama FIFA saat ini adalah memastikan penyelenggaraan Piala Dunia berlangsung aman dan semua tim dapat berpartisipasi tanpa hambatan.

2 dari 3 halaman

Komunikasi Intensif dengan Tuan Rumah

Sebagai turnamen yang digelar lintas negara, FIFA akan terus berkoordinasi dengan tiga pemerintah tuan rumah guna menjamin aspek keamanan. “Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah tuan rumah. Semua orang akan aman,” tegas Grafström.

Iran tergabung di Grup G bersama Belgium, New Zealand, dan Egypt. Berdasarkan jadwal, dua pertandingan Iran akan digelar di Los Angeles, sementara laga melawan Mesir akan berlangsung di Seattle pada 26 Juni.

Situasi ini menempatkan FIFA dalam posisi sensitif. Di satu sisi, badan tersebut harus menjaga netralitas dan komitmen terhadap prinsip olahraga sebagai pemersatu. Di sisi lain, dinamika politik global berpotensi memengaruhi logistik, keamanan, hingga aspek diplomatik turnamen.

3 dari 3 halaman

Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan

Sejauh ini belum ada indikasi perubahan jadwal maupun lokasi pertandingan. Namun dengan meningkatnya tensi geopolitik, perhatian publik kini tak hanya tertuju pada persaingan di lapangan, melainkan juga pada stabilitas di luar stadion.

Piala Dunia selalu menjadi panggung global yang melampaui sepak bola. Kali ini, tantangan terbesarnya mungkin bukan hanya soal taktik dan strategi, tetapi juga bagaimana olahraga terbesar di dunia itu bertahan di tengah pusaran konflik internasional.

Sumber: ESPN

LATEST UPDATE