Gagal Masuk AS dan Absen di Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Tetap Dibayar Penuh FIFA

Richard Andreas | 15 Juni 2026 10:46
Gagal Masuk AS dan Absen di Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Tetap Dibayar Penuh FIFA
Wasit Omar Artan saat pulang ke Mogadishu usai ditolak bertugas di Piala Dunia 2026, Rabu (10/6/2026). (c) AP Photo/Farah Abdi Warsameh

Bola.net - Omar Artan seharusnya menjadi bagian dari Piala Dunia 2026 sebagai salah satu wasit yang bertugas di turnamen terbesar sepak bola tersebut. Namun, mimpinya harus tertunda setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Meski tidak akan memimpin satu pun pertandingan di Piala Dunia, kabar baik datang untuk wasit asal Somalia itu. Menurut laporan BBC Sport, FIFA tetap akan membayarkan seluruh gaji turnamennya.

Advertisement

Keputusan tersebut menjadi bentuk dukungan bagi Artan setelah insiden yang membuatnya gagal menjalankan tugas pada ajang yang selama ini menjadi impiannya.

1 dari 2 halaman

Ditahan dan Ditolak Masuk Amerika Serikat

Ditahan dan Ditolak Masuk Amerika Serikat

Omar Artan saat menjadi wasit final Liga Champions CAF antara AS FAR Rabat vs Mamelodi Sundowns di Maroko, (24/5/2026). (c) AP Photo/Farah Abdi Warsameh

Artan, yang terpilih sebagai Wasit Pria Terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) 2025, dihentikan oleh petugas imigrasi Amerika Serikat setibanya di Bandara Internasional Miami.

Ia kemudian diberitahu bahwa dirinya tidak diizinkan memasuki negara tersebut. Wasit berusia 34 tahun itu mengaku menjalani pemeriksaan selama 11 jam terkait dugaan hubungan dengan kelompok militan Somalia, Al Shabab.

Artan membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh dokumen perjalanannya telah lengkap.

"Saya memiliki dokumen yang sah dan semuanya lengkap. Saya memiliki visa yang sah," kata Artan.

"Saya hanya seorang wasit yang sedang mencoba mewujudkan impiannya, impian terbesar dalam hidup saya, yaitu datang ke Piala Dunia."

Setelah dipulangkan ke Turki, Artan mendapat bantuan dari perwakilan FIFA di Istanbul sebelum akhirnya kembali ke Somalia.

2 dari 2 halaman

Tetap Dapat Dukungan dan Menatap Masa Depan

Tetap Dapat Dukungan dan Menatap Masa Depan

Wasit Omar Artan disambut meriah di bandara di Mogadishu, Rabu (10/6/2026). (c) AP Photo/Farah Abdi Warsameh

Seorang pejabat pemerintah Amerika Serikat menyatakan bahwa Artan ditolak masuk karena dugaan "keterkaitan dengan orang-orang yang dicurigai sebagai anggota organisasi teroris."

Terlepas dari situasi tersebut, karier internasional Artan tidak terhenti. Ia telah menerima penugasan bergengsi berikutnya setelah dipilih untuk memimpin pertandingan Piala Super UEFA antara Paris Saint-Germain dan Aston Villa di Salzburg pada 12 Agustus mendatang.

Setibanya di Mogadishu, Artan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Somalia. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diterimanya dan menegaskan tekad untuk tetap mengejar impiannya tampil di Piala Dunia 2030.

Perjalanan Artan dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan perkembangan yang pesat. Pada 2025, ia menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin final kompetisi antarklub Afrika saat bertugas pada leg kedua final Liga Champions CAF antara Pyramids FC dan Mamelodi Sundowns.

Selain itu, ia juga dipercaya memimpin pertandingan di Piala Dunia U-20 FIFA di Chile serta bertugas dalam dua edisi beruntun Piala Afrika. Rekam jejak tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu wasit terbaik di benua Afrika.

LATEST UPDATE