Gara-gara Pemain Ini, Roy Keane Sebut Thomas Tuchel Bakal Pusing Tujuh Keliling!
Editor Bolanet | 10 September 2025 11:45
Bola.net - Legenda Manchester United, Roy Keane, melontarkan pujian untuk Morgan Rogers secara khusus. Komentar ini datang setelah sang pemain tampil impresif bersama Timnas Inggris dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Inggris baru saja meraih kemenangan telak 5-0 atas Serbia di Belgrade. Rogers menjadi salah satu bintang lapangan meski tidak mencatatkan namanya di papan skor.
Menurut Keane, penampilan apik gelandang Aston Villa itu akan menciptakan 'masalah' bagi pelatih, Thomas Tuchel. Tuchel kini dihadapkan pada pilihan sulit untuk laga-laga berikutnya.
Tak hanya Keane, pujian juga datang dari pundit lain hingga sang pelatih sendiri. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini Bolaneters!.
Ciptakan 'Masalah' untuk Tuchel
Roy Keane menyoroti bagaimana Morgan Rogers berhasil memanfaatkan kesempatan emas di timnas. Absennya beberapa pemain kunci seperti Cole Palmer dan Jude Bellingham membuka jalan baginya untuk unjuk gigi.
Penampilannya sebagai pemain nomor 10, termasuk sebuah assist cerdik untuk gol Noni Madueke, dianggap sangat memukau. Keane yakin Tuchel akan sangat kesulitan untuk mencadangkannya setelah performa seperti ini.
"Apa yang dia lakukan adalah memberikan manajer sebuah masalah dan opsi yang brilian," ujar Keane kepada ITV.
"Ketika Anda mendapat kesempatan dan tampil seperti itu, Anda mengirim pesan kepada manajer bahwa 'Anda akan kesulitan untuk menepikan saya', dan hanya itu yang bisa dilakukan para pemain ini," lanjutnya.
Disamakan dengan Legenda Inggris
Pujian Keane untuk Rogers tidak berhenti sampai di situ saja. Ia bahkan melangkah lebih jauh dengan menyamakan gaya main sang gelandang dengan seorang legenda besar Inggris.
Gerakan lincah Rogers saat berada di area sempit mengingatkan Keane pada sosok Paul Gascoigne. Kemampuannya untuk melepaskan diri dari kawalan ketat lawan dinilai sangat spesial dan langka.
"Ketika dia berada di area sempit dan berhasil lolos, dia mengingatkan saya pada Gazza (Paul Gascoigne)," ungkap Keane.
"Dia punya sesuatu di mana Anda pikir sudah berhasil menghentikannya, tapi kemudian dia lolos dari Anda. Hanya momen-momen kecil di sana, dia mengingatkan saya pada Gazza," tambahnya.
Kualitas yang Diakui Ian Wright
Ternyata bukan hanya Keane yang terkesan dengan penampilan Rogers. Legenda Arsenal, Ian Wright, juga memberikan sanjungan serupa untuk pemain berusia 23 tahun tersebut.
Wright secara spesifik menyoroti ketenangan dan kualitas Rogers saat bermain dengan punggung menghadap gawang. Kemampuannya untuk berbalik cepat dan menciptakan peluang dinilai sebagai atribut kunci seorang nomor 10 modern.
"Dia punya keyakinan dan kualitas untuk bermain dengan punggung menghadap gawang saat bola datang kepadanya, atau jika dia mendapat bola dan berlari ke arah Anda, dia akan melewati Anda," kata Wright.
"Saat Anda bermain di posisi nomor 10, Anda harus bisa menerima bola dengan punggung menghadap gawang, berbalik cepat, menerimanya saat setengah berbalik dan membuat sesuatu terjadi, dan itulah yang dia lakukan," tambahnya.
Respons Berkelas Thomas Tuchel
Di tengah pujian untuk individu, Thomas Tuchel sebagai manajer memberikan respons yang lebih berfokus pada kolektivitas tim. Ia mengaku sangat puas dengan performa seluruh skuadnya dari awal hingga akhir pekan internasional.
Tuchel menegaskan bahwa level permainan saat melawan Serbia harus menjadi standar baru bagi Inggris ke depannya. Ia menyoroti kerja keras dan intensitas tim, terutama "pekerjaan tak terlihat" saat bertahan.
"Saya lebih dari sekadar senang untuk tim dan staf. Kami menjalani pekan yang luar biasa dari awal hingga akhir. Kami baru saja membuktikan apa yang saya lihat setiap hari di pemusatan latihan ini dan itu membuat saya sangat bahagia," ucap Tuchel kepada ITV.
"Para pemain melakukannya dengan luar biasa. Penghargaan diberikan kepada mereka, mereka melakukan hal yang luar biasa - itulah standarnya," pungkas Tuchel.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kala Bek Muda MU ini Sukses Buat Roy Keane Angkat Topi
Liga Inggris 28 Desember 2025, 14:39
-
Matheus Cunha Dapat Pujian dari Legenda MU: Dia Luar Biasa!
Liga Inggris 23 Desember 2025, 16:53
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Napoli vs Chelsea: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 28 Januari 2026, 23:24
-
Harry Maguire, Kontrak Baru, dan Dilema Manchester United
Liga Inggris 28 Januari 2026, 22:53
-
Misteri Tak Berujung Paul Pogba di Monaco
Liga Eropa Lain 28 Januari 2026, 22:41
-
Giuliana Vigile Mendadak Viral: Asisten Wasit Spek Bidadari dari Serie D Italia
Bolatainment 28 Januari 2026, 21:39
-
Manchester United Berpotensi Raup Lebih dari Rp4 Triliun dari Hak Nama Stadion Baru
Liga Inggris 28 Januari 2026, 21:09
-
Proliga 2026: Tampil di Rumah Sendiri, Gresik Phonska Plus Bidik Kemenangan Penuh
Voli 28 Januari 2026, 20:33
-
Live Streaming Athletic Club vs Sporting - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:18
-
Live Streaming Pafos vs Slavia Praha - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:17
-
Live Streaming Ajax vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:16
-
Live Streaming Club Brugge vs Marseille - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Villarreal - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04






