
Bola.net - Franco Baresi angkat bicara setelah Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Ia membela Gennaro Gattuso dan menilai pelatih tersebut bukan pihak utama yang harus disalahkan.
Italia tersingkir usai kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina di babak play-off. Kekalahan ini membuat Azzurri kembali absen untuk ketiga kalinya secara beruntun di Piala Dunia.
Baresi menilai ada banyak faktor yang memengaruhi hasil pertandingan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa persoalan yang dihadapi Italia tidak hanya berasal dari satu laga.
Legenda AC Milan itu menyerukan perlunya evaluasi menyeluruh dalam sepak bola Italia. Ia menilai kegagalan ini harus menjadi bahan introspeksi bagi semua pihak.
Italia Harus Introspeksi

Baresi menilai kekalahan dari Bosnia tidak lepas dari sejumlah momen penting dalam pertandingan. Salah satunya adalah kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni.
Namun, ia menegaskan bahwa Italia tidak boleh terus bergantung pada laga penentuan untuk sekadar lolos. Menurutnya, ada masalah lebih besar yang harus dibenahi.
"Kemarin ada beberapa kejadian yang memengaruhi pertandingan secara negatif bagi tim kami," ujar Baresi dilansir TuttoMercatoWeb.
"Namun Italia tidak bisa terus datang ke fase akhir hanya untuk bermain demi lolos. Seluruh sepak bola Italia harus melakukan introspeksi karena hasil dalam 20 tahun terakhir sudah jelas terlihat," lanjut Baresi.
Gattuso Bukan Pihak Utama yang Disalahkan

Di tengah kritik yang mengarah kepada pelatih, Baresi justru memberikan pembelaan kepada Gattuso. Ia menilai sang pelatih telah bekerja maksimal dalam kondisi yang tidak mudah.
Menurutnya, waktu yang terbatas menjadi salah satu kendala utama. Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, Baresi menilai kinerja Gattuso tetap layak diapresiasi.
"Dalam beberapa bulan ini dia memberikan segalanya, jiwanya, dan menurut saya dia juga melakukan pekerjaan yang baik dengan waktu yang sangat terbatas," kata Baresi.
"Sayangnya itu tidak cukup. Bukan saya yang menentukan apakah dia harus lanjut atau tidak, tetapi dia jelas termasuk yang paling sedikit bertanggung jawab atas kekalahan ini," tegas Baresi.
Masalah Lebih Dalam dari Sekadar Hasil

Baresi melihat kegagalan Italia sebagai bagian dari persoalan yang lebih luas. Ia menilai ada masalah struktural dalam sistem sepak bola Italia.
Pandangan ini berbeda dengan kritik yang hanya berfokus pada pelatih atau pemain. Baresi menegaskan bahwa perubahan besar diperlukan untuk memperbaiki situasi.
"Masalah ini tidak hanya soal satu pertandingan atau satu pelatih," ucap Baresi.
"Sepak bola Italia harus melihat lebih dalam dan membangun kembali dari dasar untuk memperbaiki keadaan," tutup Baresi.
Sumber: Football Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 8 Juli 2026 16:58Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
-
Piala Dunia 8 Juli 2026 16:22Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
-
Piala Dunia 8 Juli 2026 15:57Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 8 Juli 2026 19:46RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
-
Piala Dunia 8 Juli 2026 16:58Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 8 Juli 2026 16:58Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
-
piala dunia 8 Juli 2026 16:22Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
-
piala dunia 8 Juli 2026 15:57Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
SOROT
-
Liputan6 8 Juli 2026 19:55Geledah 8 Lokasi, Polisi Ingatkan Jangan Halangi Penyelidikan
-
Liputan6 8 Juli 2026 19:42Momen PM Narendra Modi Ibadah di Prambanan
-
Liputan6 8 Juli 2026 19:05Said Abdullah Ungkap Cara Cegah PPPK Tidore Dirumahkan
-
Liputan6 8 Juli 2026 19:00Tri Tito Ungkap Peran Baru Posyandu, Tak Lagi Sekadar Urus Kesehatan
-
Liputan6 8 Juli 2026 19:00Prediksi Prancis vs Maroko: Rematch Semifinal 2022
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291261/original/048254500_1783511235-fd19e1b6-23b2-416d-ba92-1da3d14a56c5.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291290/original/004813600_1783514569-IMG-20260708-WA0146.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6372905/original/015736900_1779248057-Ketua_Banggar_DPR_Said_Abdullah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291265/original/032282900_1783512050-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_18.51.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)

