Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Asad Arifin | 3 Juli 2026 19:19
Bola.net - Granit Xhaka kembali membuktikan bahwa pengaruh besar seorang gelandang tidak selalu diukur dari gol atau assist. Pada laga babak 32 Besar Piala Dunia 2026 melawan Aljazair, Jumat (3/7), kapten Swiss tampil sebagai otak permainan yang mengendalikan ritme pertandingan.
Swiss memastikan tiket ke babak 16 Besar setelah menang meyakinkan 2-0 atas Aljazair. Gol Breel Embolo dan Dan Ndoye memang menjadi pembeda di papan skor, tetapi Xhaka menjadi sosok yang membuat permainan Swiss berjalan nyaris tanpa cela.
Laga tersebut memiliki arti khusus bagi Xhaka. Pertandingan kontra Aljazair merupakan penampilan ke-150 gelandang berusia 33 tahun itu bersama Timnas Swiss, sebuah pencapaian yang menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda sepak bola negaranya.
Performa Xhaka pun membuktikan bahwa pengalaman tetap menjadi aset berharga di panggung sebesar Piala Dunia. Sang kapten mengendalikan pertandingan dari lini tengah dan membuat Aljazair kesulitan mengembangkan permainan sepanjang 90 menit.
Xhaka Mengatur Irama, Swiss Bermain dengan Nyaman

Meski tidak mencatatkan gol maupun assist, kontribusi Xhaka sangat dominan. Ia menjadi pemain dengan jumlah sentuhan bola terbanyak di lapangan, yakni 85 kali sepanjang pertandingan.
Xhaka juga menjadi pemain yang paling sering mendistribusikan bola. Ia melepaskan 70 umpan dengan tingkat akurasi mencapai 87 persen, memastikan aliran permainan Swiss tetap terjaga sejak menit pertama.
Tak hanya piawai mengatur tempo, Xhaka juga tampil agresif saat kehilangan bola. Kapten Swiss menjadi pemain yang paling banyak memenangkan duel, memperlihatkan kualitasnya sebagai pemimpin di lini tengah.
Performa komplet tersebut membuat Swiss tampil lebih tenang saat menghadapi tekanan Aljazair. Kehadiran Xhaka menjadi fondasi utama yang membuat keseimbangan permainan tetap terjaga hingga peluit panjang berbunyi.
Granit Xhaka Sang Pengatur Ritme

Pandit BBC Sport, Sue Smith, menilai peran Xhaka jauh melampaui statistik biasa. Menurutnya, gelandang Sunderland itu adalah sosok yang menentukan ritme permainan Swiss.
"Saya menyebut Granit Xhaka berulang kali dan itu karena dia yang menentukan tempo, dialah yang memutuskan kapan harus mempercepat dan kapan harus memperlambatnya," buka pandit BBC Sport, Sue Smith.
"Memiliki pemain berpengalaman seperti dia di dalam tim serta talenta muda yang menjanjikan di sekitarnya, ini adalah tim yang akan berpikir mereka bisa terus melaju," tegas Sue Smith.
Perpaduan Pengalaman Xhaka dan Ledakan Talenta Muda

Di balik kepemimpinan Xhaka, Swiss juga menikmati penampilan gemilang para pemain mudanya. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Johan Manzambi yang kembali menunjukkan kualitas luar biasa.
Pemain berusia 20 tahun tersebut menjadi kreator gol pembuka Swiss. Ia melewati Aissa Mandi dengan gerakan cerdas sebelum memberikan umpan matang yang diselesaikan Breel Embolo menjadi gol.
Assist itu melanjutkan performa impresif Manzambi sepanjang turnamen. Setelah mencetak tiga gol pada fase grup, ia kini telah terlibat langsung dalam lima gol Swiss di Piala Dunia 2026.
Menurut data Opta, Manzambi menjadi pemain Swiss pertama yang terlibat langsung dalam lima gol pada satu edisi Piala Dunia sejak pencatatan statistik terperinci dimulai pada 1966.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
Prediksi Susunan Pemain Kolombia vs Ghana: James Rodriguez dan Luis Diaz Siap Pimpin Los Cafeteros
Disebut Sang Kakak Bakal Pensiun dari Timnas Portugal, Ini Kata Cristiano Ronaldo
Prediksi Susunan Pemain Argentina vs Cape Verde, Lionel Messi Siap Starter
Pisah dengan Nagelsmann, DFB Siapkan Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Timnas Jerman?
Prediksi Susunan Pemain Australia vs Mesir: Mohamed Salah Diragukan, Socceroos Andalkan Irankunda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden FIFA Gianni Infantino Dipanggil soal Relasi dengan Donald Trump
Piala Dunia 28 Juli 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






