Gustavo Alfaro Buka Kartu, Ini Taktik Paraguay Saat Kejutkan Turki di Piala Dunia 2026
Dimas Ardi Prasetya | 20 Juni 2026 19:44
Bola.net - Paraguay sukses mencuri perhatian pada matchday kedua Grup D Piala Dunia 2026. Mereka secara mengejutkan menundukkan Turki dengan skor tipis 1-0 di San Francisco Bay Area Stadium, California, Sabtu (20/6/2026).
Hasil ini terasa spesial karena Paraguay harus menghadapi tekanan besar sepanjang pertandingan. Turki tampil dominan dalam penguasaan bola dan terus menggempur pertahanan lawan, terutama pada babak kedua.
Paraguay bahkan harus bermain dengan 10 orang sejak penghujung babak pertama. Miguel Almiron menerima kartu merah setelah terlibat insiden dengan bek Turki, Mert Muldur.
Meski berada dalam tekanan dan kehilangan satu pemain, Paraguay mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai. Seusai pertandingan, pelatih Gustavo Alfaro mengungkap strategi yang menjadi kunci keberhasilan timnya meraih tiga poin penting.
Serangan Balik Jadi Senjata Utama Paraguay

Paraguay memulai pertandingan dengan sempurna melalui gol cepat Matias Galarza pada menit kedua. Gelandang tersebut melepaskan tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Turki.
Setelah unggul, Paraguay memilih bermain lebih disiplin dan fokus menjaga organisasi pertahanan. Strategi itu membuat Turki kesulitan menemukan celah meski mendominasi jalannya pertandingan.
Menurut Alfaro, timnya memang sudah mempersiapkan pendekatan khusus untuk menghadapi gaya bermain Turki. Paraguay menyadari lawannya akan lebih banyak menguasai bola dan meninggalkan ruang di area tertentu.
"Kami tahu kami harus menggunakan serangan balik karena ada ruang kosong,” ungkapnya di laman resmi FIFA.
Misi Khusus Matikan Yildiz dan Guler

Selain mengandalkan serangan balik, Paraguay juga menyiapkan rencana khusus untuk meredam dua kreator serangan utama Turki. Kenan Yildiz dan Arda Guler menjadi fokus perhatian sepanjang pertandingan.
Alfaro menilai kedua pemain tersebut merupakan sumber kreativitas terbesar dalam permainan Turki. Karena itu, Paraguay menerapkan penjagaan ketat dan bantuan ganda di area yang mereka tempati.
Strategi tersebut terbukti efektif karena Turki gagal mengubah dominasi penguasaan bola menjadi gol. Paraguay mampu menjaga konsentrasi hingga peluit panjang berbunyi meski terus mendapat tekanan.
“Dan itulah mengapa apa yang diberikan Matías adalah keseimbangan: posisi bertahan yang baik, kemudian penjagaan ganda di area Yildiz, lalu menutup pergerakan Guler segera setelah ia mulai menciptakan peluang. Arda Guler harus diawasi, terkadang oleh , terkadang oleh Andres , terkadang oleh Diego , tetapi kami selalu harus mengawasinya," bebernya.
Paraguay kini menempati posisi ketiga klasemen Grup D dengan koleksi tiga poin. Mereka masih memiliki peluang lolos ke fase berikutnya sebagai runner-up apabila mampu mengalahkan Australia pada laga terakhir grup yang akan digelar Jumat, 26 Juni 2026 di San Francisco Bay Area Stadium.
Klasemen Grup D Piala Dunia 2026
(FIFA)
Baca Juga:
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Hasil Turki vs Paraguay: Kalah Lawan 10 Pemain, The Crescent-Stars Angkat Koper Dari Piala Dunia 2026
Klasemen Grup D Piala Dunia 2026 Usai Amerika Serikat Menang dan Turki Kalah
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Kenapa Miguel Almiron Dikartu Merah di Laga Turki vs Paraguay? Ini Penyebabnya
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tampil Gacor: Meksiko dan AS Sudah Lolos, Kanada Ikut Melaju
Kalah dari Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Montella Percaya Turki Sedang Bertumbuh
4 Pelajaran dari Kemenangan Brasil atas Haiti: Nomor 9 Sudah jadi Milik Matheus Cunha?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Pemain Real Madrid yang Wajib Jadi Starter Saat Hadapi Barcelona
Liga Spanyol 24 Oktober 2026, 05:23
-
Arda Guler Teken Kontrak Baru di Real Madrid
Liga Spanyol 23 Oktober 2026, 16:11
-
Jose Mourinho Temukan Formula Keseimbangan Lini Tengah Real Madrid
Liga Spanyol 22 Oktober 2026, 18:23
-
Pengakuan Arda Guler Sengaja 'Mencuri' Gol Kylian Mbappe
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:16
-
3 Pertanyaan Besar Usai Real Madrid Menang Telak atas Sevilla
Liga Spanyol 19 Oktober 2026, 15:33
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Villarreal vs PSG di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:50
-
Tempat Menonton Barcelona vs Aston Villa di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Man Utd vs Roma di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:10
-
Tempat Menonton Feyenoord vs Inter Milan di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 23:30
-
Inter Milan Aktifkan Klausul Perpanjangan Kontrak Federico Dimarco
Liga Italia 3 November 2026, 22:30
-
Carlos Baleba Yakin Manchester United Bisa Bangkit dari Periode Sulit
Liga Champions 3 November 2026, 21:56
-
Lamine Yamal Berpeluang Lewati Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:50
-
Live Streaming Man Utd vs Roma: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:27
-
Live Streaming Barcelona vs Aston Villa: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:24
-
Live Streaming Villarreal vs PSG: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:21
-
Live Streaming Atletico Madrid vs Bayern: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:18
-
Live Streaming Bodo/Glimt vs Lille: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


