Hasil Pertandingan Prancis vs Argentina: Skor 4-3
Richard Andreas | 30 Juni 2018 23:00
Bola.net - - Pembuktian Mental Prancis
Babak 16 besar Piala Dunia 2018 dimulai dengan sajian pertandingan dua tim kuat, Prancis bersua Argentina. Laga ini dinilai sangat pantas sebagai pembuka babak 16 besar, dan kedua tim sungguh membuktikan itu.
Tujuh gol tercipta di pertandingan dramatis ini. Mbappe bersinar sebagai pemain kunci kemenangan Prancis. Sementara Argentina lagi-lagi kesulitan mengembalikan mental dalam kondisi tertinggal. Banyak pelanggaran. Banyak kartu kuning. Drama, lengkap.
1 dari 3 halaman
Babak Pertama

Sesuai prediksi, laga dimulai dengan tempo tinggi sejak menit pertama. Kedua tim sama-sama memainkan sepak bola menyerang, Prancis sedikit lebih unggul.
Serangan-serangan Argentina masih belum mampu menembus pertahanan Prancis. Jorge Sampaoli lagi-lagi menerapkan taktik yang mengejutkan. Tanpa penyerang murni, Argentina berharap pada Lionel Messi yang menerapkan peran false nine, tetapi permainan Argentina tak kunjung berkembang.
Sebaliknya, Prancis terlihat percaya diri dengan menerapkan permainan cepat, khususnya saat serangan balik. Kylian Mbappe lagi-lagi membuktikan dirinya sebagai pemain muda terbaik dewasa ini.
Serangan cepat Prancis akhirnya berbuah gol di menit ke-13. Bermula dari serangan balik, Mbappe berlari cepat mengungguli barisan pertahanan Argentina. Marcos Rojo yang kalah cepat akhirnya terpaksa menjatuhkan Mbappe di kotak terlarang.
Wasit Alireza Faghani tak perlu bantuan VAR untuk menunjuk titik putih. Rojo kartu kuning, Griezmann sukses menendang keras bola ke kanan gawang Franco Armani. Prancis 1-0 Argentina.
Tertinggal, Argentina langsung tancap gas. Messi dkk. berhasil mendominasi penguasaan bola hingga di atas 60 persen. Sementara Prancis bermain lebih tenang dan tidak buru-buru menyerang. Tampaknya Didier Deschamps memang memerintahkan timnya untuk mengendurkan tekanan. Serangan balik Prancis tak lagi secepat sebelumnya.
Meski masih kesulitan menembus bek-bek tinggi Prancis, Argentina akhirnya berhasil menyeimbangkan kedudukan di menit ke-41. Bermula dari lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Prancis, Argentina berhasil memecah perhatian para gelandang bertahan Les Bleus.
Bola akhirnya diterima Angel Di Maria dengan nyaman tepat di luar kotak penalti. Tak ada N'golo Kante dan Blaise Matuidi yang terlambat menyadari posisi Di Maria. Ruang tembak bebas berhasil dimanfaatkan Di Maria dengan tendangan keras ke sudut kiri atas gawang Hugo Lloris.
Prancis 1-1 Argentina. Pertandingan dimulai.
Adapun di sisa lima menit babak pertama kedua tim masih berusaha saling menyerang, khususnya Prancis yang mulai berubah kembali ke mode menyerang. Tetapi skor 1-1 tak berubah hingga paruh waktu. Babak kedua akan jadi penentu.
2 dari 3 halaman
Babak Kedua

Kedua tim kembali memainkan sepak bola cepat sejak babak kedua dimulai. Sampaoli memutuskan untuk menarik keluar Rojo yang sudah mengantongi satu kartu kuning dan memainkan Federico Fazio. Kedua tim langsung mengincar gol berikutnya.
Argentina akhirnya berhasil membalikkan kedudukan memanfaatkan barisan pertahanan Prancis yang tengah tertidur. Lagi-lagi kelemahan Prancis terlihat saat menghadapi situasi bola mati.
Di Maria mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri penyerangan Argentina. Bola bergulir kacau di kotak penalti Prancis dan tiba di kaki Messi, yang mencoba menendang ke gawang. Gabriel Mercado yang lolos jebakan offside sedikit menyentuh bola, cukup untuk mengubah arah bola tanpa diduga Hugo Lloris.
Prancis 1-2 Argentina di menit ke-48. Prancis mulai panik.
Seakan tak terima dengan gol indah Di Maria, kali ini Benjamin Pavard yang unjuk kemampuan. Prancis yang langsung tancap gas kembali menampilkan serangan-serangan cepat melalui kedua sayap.
Adalah Lucas Hernandez yang memulai serangan dari sisi kanan pertahanan Argentina. Dia kemudian mengirimkan umpan crossing keras yang langsung disambut dengan tendangan keras Pavard. Bola meluncur indah ke sudut kanan gawang Armani.
Menit 56. Prancis 2-2 Argentina. Permainan dimulai kembali.
Setelah menyeimbangkan kedudukan, Prancis terus berapi-api menggempur pertahanan Argentina. Serangan cepat Prancis lagi-lagi membuat pertahanan Argentina kelimpungan.
Mbappe sekali lagi membuktikan diri sebagai pemain muda terbaik di Piala Dunia kali ini. Mbappe mencetak dua gol berturut-turut menit 63 dan 67. Pemain berusia 19 tahun ini benar-benar mengacaukan pertahanan Argentina seorang diri.
Gol pertama Mbappe memanfaatkan bola muntah di kotak penalti Argentina. Bek-bek Argentina kalah langkah, terlalu terkejut untuk bereaksi. Mbappe mencetak gol dengan tendangan keras kaki kiri tanpa mampu dibendung Armani.
Berselang empat menit, Mbappe sekali lagi mempermalukan Armani, kali ini gol dimulai dari serangan balik rapi yang dibangun dari pertahanan Prancis. Giroud di ujung umpan menyodorkan bola daerah ke Mbappe yang tanpa ampun menendang bola rendah, keras ke sudut kanan gawang Armani.
Prancis 4-2 Argentina. Mental Argentina mulai runtuh.
Semangat pantang menyerah terus ditampilkan Argentina. Memasuki menit ke-90, Argentina sempat mengejutkan dengan mencetak satu gol harapan. Kali ini Messi yang menginisiasi serangan dan diakhiri dengan sundulan keras Sergio Aguero tanpa mampu dijangkau Lloris.
Prancis 4-3 Argentina. Pertandingan memanas di menit akhir.
Di sisa waktu, terjadi ketegangan antara pemain kedua tim. Wasit bahkan sampai mengeluarkan kartu kuning untuk Nicolas Otamendi dan Olivier Giroud yang terlibat perselisihan.
Dua menit waktu sisa tak cukup bagi Argentina. Wasit meniup peluit panjang mengakhiri laga. Prancis meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Argentina dan melaju ke perempat final.
3 dari 3 halaman
Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1): Lloris; Pavard, Varane, Umtiti, Hernández; Kanté, Pogba; Mbappé (89' Florian Thauvin), Griezmann (83' Nabil Fekir), Matuidi (75' Corentin Tolisso); Giroud.
Argentina (4-3-3): Armani; Mercado, Otamendi, Rojo (45' Federico Fazio), Tagliafico; Mascherano, Enzo Pérez (66' Sergio Aguero), Banega; Pavón (75' Maximiliano Meza), Di María, Messi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
LATEST UPDATE
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 17:18
-
Melihat Barcelona Sebagai Tim Terbaik di Dunia
Liga Champions 10 September 2026, 17:13
-
Barcelona Menggila: 22 Gol dalam 5 Laga, Rekor 76 Tahun Akhirnya Pecah
Liga Champions 10 September 2026, 17:03
-
Sabian Fathul Ilmi Raih Poin Penting di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Motegi
Otomotif 10 September 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



