Hasil Spanyol vs Georgia: La Roja Menunjukkan Kelasnya
Gia Yuda Pradana | 12 Oktober 2025 04:21
Bola.net - Timnas Spanyol kembali menunjukkan kelasnya sebagai kampiun Eropa. Dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup E, La Roja menang 2-0 atas Timnas Georgia melalui gol Yeremy Pino dan Mikel Oyarzabal. Bermain di bawah kendali Luis de la Fuente, Spanyol tampil efisien sekaligus menawan.
Gol pertama datang pada menit ke-24 saat Yeremy Pino menyambar umpan Robin Le Normand di depan gawang lawan. Sepakan jarak dekat itu menjadi pembuka dominasi penuh Spanyol atas tim tamu. Momen itu seolah menggambarkan betapa rapinya sistem permainan mereka—tersusun, cepat, dan terukur.
Georgia sempat mendapat peluang untuk memperkecil ketertinggalan melalui titik putih, tetapi penalti Ferran Torres berhasil ditepis oleh Giorgi Mamardashvili, mantan kiper Valencia. Ketangguhan Mamardashvili di bawah mistar membuat Georgia tetap bertahan dari gempuran bertubi-tubi. Akan tetapi, itu hanya menunda yang tak terelakkan.
Ketika Spanyol Bermain Tanpa Bintang, tapi Tetap Luar Biasa
Babak kedua berjalan dengan pola yang sama: Spanyol menyerang, Georgia bertahan. Pedro Porro dan Oyarzabal sempat mengenai tiang gawang secara beruntun sebelum akhirnya Oyarzabal mencetak gol indah melalui tendangan bebas keras pada menit ke-64. Bola meluncur deras ke sudut atas gawang tanpa bisa dijangkau Mamardashvili.
Kemenangan ini menegaskan kedalaman skuad Spanyol. Meski tampil tanpa sederet nama besar seperti Rodri, Fabian Ruiz, Dani Olmo, Lamine Yamal, Nico Williams, Dean Huijsen, dan Dani Carvajal, permainan mereka tetap solid dan memukau.
“Kami tampil luar biasa hari ini. Kami tahu persis apa yang harus dilakukan untuk menghentikan Georgia, yang merupakan tim hebat terutama dalam transisi. Ya, kami melewatkan beberapa peluang, tapi kami mencetak gol dan menang!” ujar Yeremy Pino seusai laga, dikutip dari UEFA.com.
Spanyol kini mencatat tiga kemenangan dari tiga laga di Grup E, menegaskan status mereka sebagai favorit kuat untuk lolos ke putaran final. Georgia sendiri tak tampil buruk—mereka cepat, berani, dan memiliki sejumlah pemain berkualitas—tetapi kali ini mereka benar-benar kewalahan menghadapi permainan kolektif La Roja. De la Fuente dan anak asuhnya akan berusaha melanjutkan tren positif tersebut saat menjamu Bulgaria di Valladolid pada Selasa mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Kandidat Terdepan Pengganti Arne Slot di Liverpool
Liga Inggris 30 Mei 2026, 19:34
-
3 Cara PSG Bisa Menaklukkan Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 30 Mei 2026, 19:07
-
BREAKING NEWS: Arne Slot Dikabarkan Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 30 Mei 2026, 18:27
LATEST UPDATE
-
Rafael Leao Pamit dari AC Milan, Bakal Gabung MU?
Liga Italia 31 Mei 2026, 09:40
-
Bekuk Arsenal di Budapest, PSG Dekati Rekor Real Madrid
Liga Champions 31 Mei 2026, 09:16
-
Gak Sekedar Hoki, PSG Memang Layak Jadi Juara UCL 2025/2026
Liga Champions 31 Mei 2026, 08:28
-
Harga Mahal Strategi Ultradefensif Arteta di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:21
-
Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:02
-
Memuji Sikap Marquinhos
Liga Champions 31 Mei 2026, 05:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04












