Howedes: Jerman Harus Juara
Editor Bolanet | 11 Juli 2014 00:24
- Bek timnas Jerman Benedikt Howedes mengingatkan rekan-rekannya bahwa mereka belum menjadi juara. Meski baru saja menghancurkan di semifinal, masih harus menghadapi Argentina di partai puncak.
Howedes mengakui bahwa timnya menerima banyak pujian karena bisa meraih hasil luar biasa saat menghadapi Brasil. Namun ia tak mau Jerman menjadi lengah dengan segala pujian tersebut karena adalah tim yang kuat.
banyak orang yang memuji kami, dan tentu kami menyukainya. Tapi kami tak boleh membuat kesalahan dengan menganggap semua sudah selesai. Kami masih jauh dari selesai. Orang mengatakan bahwa gelar juara Piala Dunia sudah berada di tangan kami, tapi Argentina akan memberikan perlawanan hebat untuk menjadi juara, terang Howedes seperti dikutip AFP.
Howedes menilai jika Jerman tidak menang di final, maka kehebatan mereka di semifinal akan sia-sia.
Kami semua harus melakukan yang terbaik untuk memastikan diri menjadi juara. Kami tahu bahwa sekarang adalah momen yang paling tepat. Jika kami tidak juara, maka kemenangan di semifinal hanya akan jadi sekadar sejarah. [initial]
(afp/hsw)
Howedes mengakui bahwa timnya menerima banyak pujian karena bisa meraih hasil luar biasa saat menghadapi Brasil. Namun ia tak mau Jerman menjadi lengah dengan segala pujian tersebut karena adalah tim yang kuat.
banyak orang yang memuji kami, dan tentu kami menyukainya. Tapi kami tak boleh membuat kesalahan dengan menganggap semua sudah selesai. Kami masih jauh dari selesai. Orang mengatakan bahwa gelar juara Piala Dunia sudah berada di tangan kami, tapi Argentina akan memberikan perlawanan hebat untuk menjadi juara, terang Howedes seperti dikutip AFP.
Howedes menilai jika Jerman tidak menang di final, maka kehebatan mereka di semifinal akan sia-sia.
Kami semua harus melakukan yang terbaik untuk memastikan diri menjadi juara. Kami tahu bahwa sekarang adalah momen yang paling tepat. Jika kami tidak juara, maka kemenangan di semifinal hanya akan jadi sekadar sejarah. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Bukan Mesin, Raphinha Adalah Korban dari Padatnya Kalender Sepak Bola
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 12:20
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
Prediksi Jerman vs Serbia 2 Oktober 2026
Piala Eropa 30 September 2026, 17:11
-
Raphinha Dipulangkan Brasil ke Barcelona, Absen Lawan India karena Masalah Paha
Amerika Latin 30 September 2026, 13:45
LATEST UPDATE
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





