Italia Kalah Telak, Ini Alasan Pelatihnya
Asad Arifin | 3 September 2017 09:03
Bola.net - - Pelatih timnas , Giampiero Ventura punya alasan setelah tim asuhannya di bekuk . Menurut Ventura, Italia kalah karena berada dalam tingkat kebugaran yang lebih buruk dari Spanyol.
Diperkirakan mampu memberikan perlawanan sengit, Italia justru kalah dengan skor telak saat jumpa Spanyol di babak Kualifikasi Piala Dunia 2018, Minggu (3/9) dini hari WIB. Bermain di markas Spanyol, Italia kalah tiga gol tanpa balas.
Usai pertandingan yang digelar di Santiago Bernebeu tersebut, Ventura pun menyebut beberapa alasan mengapa timnya bisa kalah telak. Selain faktor kebugaran fisik, Ventura juga menyebut Spanyol punya kualitas lebih baik.
Secara umum, ada perbedaan pada kondisi kebugaran dan juga kualitas pemain, kilah Ventura dikutip dari Rai Sport.
Kami memberikan banyak celah yang bisa membantu mereka. Kami tertinggal 2-0 dari dua tendangan tepat sasaran mereka, meski kami punya peluang bagus dan David De Gea membuat penyelamatan bagus, sambungnya.
Kekalahan ini membuat Italia kini harus berada di posisi kedua Grup G zona Eropa. Gli Azzurri tertinggal jarak tiga poin dari Spanyol di klasemen sementara. Kondisi ini tentu saja cukup merugikan karena hanya pemuncak klasemen yang otomatis lolos ke Piala Dunia 2018.
Masalah utamanya adalah siapa kita dan apa yang kita inginkan. Ini adalah pengalaman yang bisa kita pelajari. Kami akan analisis apa yang yang bisa dipelajari dan bagaimana kita harus berkembang, tandas Ventura.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pau Cubarsi Pemain Istimewa, Dewasa Melampaui Usianya
Liga Spanyol 29 September 2026, 14:25
-
Timnas Italia Batalkan Latihan Terakhir Jelang Lawan Turki, Ada Masalah Apa?
Piala Eropa 28 September 2026, 18:10
-
Prediksi Spanyol vs Kroasia 29 September 2026
Piala Eropa 28 September 2026, 15:14
-
Prediksi Turki vs Italia 29 September 2026
Piala Eropa 28 September 2026, 12:41
LATEST UPDATE
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
-
Hasil Leipzig vs Man City: Haaland Jadi Penentu Kemenangan 3-2
Liga Champions 5 November 2026, 06:17
-
Hasil Lens vs Como: Douvikas Hat-trick, I Lariani Menang Telak 9-1
Liga Champions 5 November 2026, 06:05
-
Hasil AEK Athena vs Madrid: Gol Valverde Pastikan Comeback Dramatis Los Blancos
Liga Champions 5 November 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





