Jadi Korban Rasis, Toure Ajak Pemain Boikot Piala Dunia
Editor Bolanet | 25 Oktober 2013 10:45
- Yaya Toure rupanya masih belum mau berhenti bicara soal kasus rasisme yang menimpanya kala Manchester City bermain melawan CSKA Moscow di ajang Liga Champions kemarin.
Gelandang Pantai Gading itu memperingatkan FIFA soal bahaya yang akan dialami pemain Afrika saat Piala Dunia 2018 Rusia nanti.
Ia bahkan tak ragu untuk mengajak rekan-rekannya sesama pemain sepakbola profesional untuk memboikot gelaran Piala Dunia di Rusia andai masalah rasisme masih belum bisa dihilangkan dari stadion.
Mereka harus melakukannya, itu adalah hal yang sangat penting, jawab Toure ketika ia ditanya soal apakah FIFA dan pemerintah Rusia harus mengatasi masalah ini sebelum 2018, sebagaimana dilaporkan oleh The Telegraph.
Jika tidak kami (para pesepakbola berkulit hitam) tak akan merasa percaya diri untuk bermain di Piala Dunia di Rusia. Kami bahkan tidak akan datang, pungkasnya.
Rusia memang sudah tak asing lagi dengan isu rasisme. Beberapa laporan di masa lalu menyebutkan bahwa pemain profesional seperti Peter Odemwingie, Roberto Carlos, dan Christopher Samba, juga sempat mendapat hinaan bernada rasis saat berkarir di sana. [initial]
(tele/rer)
Gelandang Pantai Gading itu memperingatkan FIFA soal bahaya yang akan dialami pemain Afrika saat Piala Dunia 2018 Rusia nanti.
Ia bahkan tak ragu untuk mengajak rekan-rekannya sesama pemain sepakbola profesional untuk memboikot gelaran Piala Dunia di Rusia andai masalah rasisme masih belum bisa dihilangkan dari stadion.
Mereka harus melakukannya, itu adalah hal yang sangat penting, jawab Toure ketika ia ditanya soal apakah FIFA dan pemerintah Rusia harus mengatasi masalah ini sebelum 2018, sebagaimana dilaporkan oleh The Telegraph.
Jika tidak kami (para pesepakbola berkulit hitam) tak akan merasa percaya diri untuk bermain di Piala Dunia di Rusia. Kami bahkan tidak akan datang, pungkasnya.
Rusia memang sudah tak asing lagi dengan isu rasisme. Beberapa laporan di masa lalu menyebutkan bahwa pemain profesional seperti Peter Odemwingie, Roberto Carlos, dan Christopher Samba, juga sempat mendapat hinaan bernada rasis saat berkarir di sana. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Sang Penguasa Lini Tengah
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
Piala Dunia 6 Juli 2026, 12:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











