Jangan Salahkan Hierro, Spanyol Gugur Karena Sepak Bola Negatif Lawan
Richard Andreas | 5 Juli 2018 13:30
Bola.net - - Mantan pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque turun tangan membela Fernando Hierro dari kritik terkait kegagalan Spanyol di Piala Dunia 2018 Rusia. Langkah Spanyol terhenti di 16 besar, kalah dari Rusia di babak adu penalti. Sebelumnya, di fase grup penampilan Spanyol memang tak menjanjikan.
Betapa tidak, federasi sepak bola Spanyol (RFEF) memecat Julen Lopetegui hanya dua hari sebelum Piala Dunia dimulai. Kursi pelatih kepala Spanyol pun diserahkan pada Fernando Hierro, yang jelas tak punya banyak waktu.
Hierro cukup sukses menuntaskan tugas pertamanya dengan lolos ke fase gugur. Tetapi skuat yang tidak stabil setelah ditinggal Lopetegui memang tak bisa diobati dengan mudah.
Jangan Salahkan Hierro

Del Bosque merasa Hierro telah diperlakukan tak adil oleh banyak pihak. Kegagalan Spanyol bukanlah salah Hierro, sebab memang tak mungkin mengubah banyak hal hanya dalam hitungan hari.
Terlebih, Del Bosque merasa Hierro telah menunaikan pekerjaan baik meski hanya sampai 16 besar.
Fernando Hierro telah diadili dengan kasar, sebab dia hanya melatih di empat pertandingan dan sudah melakukan pekerjaan hebat untuk federasi, kata Del Bosque dikutip dari marca.
Tentu saja dia membuat kesalahan di beberapa kesempatan, tetapi di laga pertama kontra Portugal kami bermain hebat dan di laga terakhir kontra Rusia kami mendominasi pertandingan.
Sepak Bola Negatif

Lebih lanjut, Del Bosque merasa kegagalan Spanyol bukan hanya kesalahan para pemain. Sebab dia menilai setiap tim yang bermain melawan Spanyol selalu menerapkan sepak bola negatif, yang menurutnya merusak keindahan sepak bola.
Kami gagal mencetak gol karena kami tidak memiliki kemampuan untuk membongkar pertahanan padat, tetapi sampai akhir para pemain Spanyol berpikir mereka bisa menang kapanpun.
Sepak bola negatif (anti-football) lebih sukses daripada sepak bola yang dimainkan Spanyol, tutup dia.
Spanyol saat ini tengah berbenah untuk menemukan gaya bermain yang lebih tepat, tak lagi tiki-taka yang sudah kurang manjur.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Tampil Dominan, Lini Serang Prancis Kehabisan Ruang
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:52
-
Kylian Mbappe 0 Shot on Target
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:47
-
Kreativitas Dani Olmo, Kekuatan Fabian Ruiz, dan Kecerdasan Rodri
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:37
-
Rodri Sang Penguasa Lini Tengah
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:29
-
Mikel Oyarzabal Membalas Kepercayaan dengan Gol-gol Pentingnya
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:18
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 19:15
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
-
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Piala Dunia 16 Juli 2026, 13:40
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Satu Lagi Alasan untuk Menyebut Lionel Messi sebagai The GOAT
Piala Dunia 16 Juli 2026, 12:53
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









