Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
Richard Andreas | 15 Juni 2026 06:16
Bola.net - Jepang dan Belanda menyajikan salah satu pertandingan paling menarik di fase grup Piala Dunia 2026. Duel Grup F itu berakhir imbang 2-2 setelah kedua tim saling bergantian memimpin sepanjang pertandingan.
Belanda sempat dua kali unggul dan terlihat berada di jalur kemenangan. Namun Jepang menunjukkan karakter kuat dengan selalu menemukan cara untuk kembali menyamakan kedudukan.
Hasil tersebut tidak hanya menjaga peluang kedua tim di Grup F, tetapi juga memperkuat kesan bahwa Jepang layak diperhitungkan sebagai salah satu kuda hitam dalam turnamen kali ini.
Pertandingan Dramatis Berakhir Tanpa Pemenang

Belanda membuka keunggulan pada awal babak kedua melalui sundulan Virgil van Dijk. Bek berpengalaman itu mengarahkan bola ke sudut jauh gawang Jepang.
Keunggulan tersebut hanya bertahan enam menit. Jepang merespons lewat tendangan Keito Nakamura dari tepi kotak penalti yang membuat skor kembali imbang.
Belanda kemudian kembali memimpin ketika Crysencio Summerville melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut jauh gawang. Gol itu membuat tim asuhan Ronald Koeman tampak semakin dekat dengan kemenangan.
Biar begitu, Jepang menolak menyerah. Dua menit sebelum waktu normal berakhir, sundulan Koki Ogawa dari situasi sepak pojok mengenai Daichi Kamada sebelum mengecoh kiper Belanda, Bert Verbruggen, dan mengubah skor menjadi 2-2.
Jepang Tunjukkan Alasan Layak Disebut Kuda Hitam

Pertemuan Jepang dan Belanda memang telah lama dipandang sebagai salah satu laga paling menarik di fase grup. Kedua tim sama-sama mampu bermain dominan dengan maupun tanpa bola sehingga pertandingan berlangsung terbuka dan penuh intensitas.
Jepang datang ke turnamen dengan sejumlah masalah cedera yang mengurangi kekuatan serangan balik mereka. Absennya Wataru Endo, Kaoru Mitoma, dan Takumi Minamino membuat kedalaman skuad sedikit berkurang.
Meski demikian, tim asuhan Hajime Moriyasu tetap menunjukkan organisasi permainan yang solid. Mereka bermain dengan formasi 3-4-2-1 yang dapat berubah menjadi 4-3-3 atau 4-4-2 saat bertahan sebelum melancarkan serangan cepat setelah merebut bola.
Gol penyama kedudukan pertama menjadi contoh pendekatan tersebut. Takefusa Kubo menemukan Keito Nakamura di tepi kotak penalti sebelum sang pemain melepaskan tembakan melengkung ke sudut bawah gawang Belanda.
Hasil yang Bisa Menjadi Peringatan bagi Rival
Sebelum turnamen dimulai, banyak prediksi menyebut Jepang sebagai salah satu kuda hitam yang berpotensi membuat kejutan. Hasil-hasil positif melawan Skotlandia, Inggris, dan Islandia sebelum Piala Dunia turut memperkuat keyakinan tersebut.
Laga melawan Belanda memperlihatkan bahwa Jepang tidak hanya mengandalkan serangan balik. Mereka juga mampu bersaing dengan salah satu tim unggulan dan tetap tenang ketika tertinggal.
Gol penyeimbang lewat situasi sepak pojok mungkin bukan cara yang paling diperkirakan untuk datangnya gol tersebut. Namun kemampuan Jepang untuk terus menekan hingga menit-menit akhir menunjukkan kepercayaan diri yang kuat di dalam tim.
Jepang kini semakin mempertegas reputasinya sebagai tim yang tidak boleh diremehkan. Struktur permainan yang jelas dan keyakinan kolektif yang mereka miliki berpotensi menghadirkan kejutan lebih besar di fase-fase berikutnya.
Jangan Lewatkan!
Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Tanjung Verde
Jerman vs Curacao 7-1: Pelajaran dari Juara 4 Kali Piala Dunia untuk Sang Debutan
Hasil Belanda vs Jepang: Cetak Gol Menit 89, Samurai Biru Menolak Kalah!
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Belanda vs Serbia 5 Oktober 2026
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 22:02
-
Belanda Sempat Tertinggal Dua Gol Lawan Yunani, Xavi Akui Salah Taktik
Piala Eropa 2 Oktober 2026, 05:46
-
Hasil Yunani vs Belanda: Oranje Selamat dari Kekalahan
Piala Eropa 2 Oktober 2026, 04:32
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
Prediksi Yunani vs Belanda 2 Oktober 2026
Piala Eropa 30 September 2026, 15:09
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
