Kalah di Konfederasi, Torres 'Pamerkan' Prestasi Spanyol
Editor Bolanet | 3 Juli 2013 10:40
- Striker timnas , Fernando Torres berhasrat untuk melanjutkan sejarah prestasi bersama La Furia Roja, kendati usai kalah dari di Piala Konfederasi 2013.
Pada final yang digelar di Maracana Stadium, sang juara dunia dipaksa mengakui keunggulan tim Samba dengan skor 0-3. Sepasang gol dan satu gol seakan membuat tiki-taka yang menjadi andalan Spanyol tak berguna.
Hasil tersebut rupanya begitu disayangkan skuad Vicente Del Bosque, mengingat Piala Konfederasi menjadi satu-satunya trofi yang belum mereka raih sejauh ini. Namun Torres tetap optimis menyambut Piala Dunia tahun depan, dengan bekal segudang gelar yang dimiliki timnya.
Kami adalah juara dunia dan dua kali juara Eropa, serta telah mencapai sesuatu yang belum pernah dilakukan tim lain: memenangi tiga turnamen besar secara berturut-turut, tegas striker asal klub tersebut.
Tahun depan kami akan datang kemari untuk membuatnya menjadi empat.
El Nino sendiri berhasil meraih penghargaan individu di turnamen ini, yakni gelar sepatu emas, usai menorehkan lima gol dengan catatan waktu yang lebih sedikit dari Fred di sepanjang turnamen.[initial] (fifa/atg)
Pada final yang digelar di Maracana Stadium, sang juara dunia dipaksa mengakui keunggulan tim Samba dengan skor 0-3. Sepasang gol dan satu gol seakan membuat tiki-taka yang menjadi andalan Spanyol tak berguna.
Hasil tersebut rupanya begitu disayangkan skuad Vicente Del Bosque, mengingat Piala Konfederasi menjadi satu-satunya trofi yang belum mereka raih sejauh ini. Namun Torres tetap optimis menyambut Piala Dunia tahun depan, dengan bekal segudang gelar yang dimiliki timnya.
Kami adalah juara dunia dan dua kali juara Eropa, serta telah mencapai sesuatu yang belum pernah dilakukan tim lain: memenangi tiga turnamen besar secara berturut-turut, tegas striker asal klub tersebut.
Tahun depan kami akan datang kemari untuk membuatnya menjadi empat.
El Nino sendiri berhasil meraih penghargaan individu di turnamen ini, yakni gelar sepatu emas, usai menorehkan lima gol dengan catatan waktu yang lebih sedikit dari Fred di sepanjang turnamen.[initial] (fifa/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












