Kegagalan di Piala Dunia 2018 Adalah Fondasi Kokoh Kroasia
Editor Bolanet | 16 Juli 2018 10:00
- Kroasia memang gagal menjadi juara Piala Dunia 2018 Rusia. Minggu (15/7) malam WIB kemarin, tim asuhan Zlatko Dalic itu harus mengakui kekuatan Prancis di partai final, Kroasia menyerah 2-4.
Walaupun demikian, perjalanan Kroasia sepanjang Piala Dunia 2018 ini layaknya mimpi bagi banyak pemain negara mungil itu. Mereka tak pernah ragu di setiap pertandingan, dan akhirnya melaju sampai ke final.
Sebelumnya, Kroasia bahkan nyaris tak lolos ke Rusia. Berbagai konflik mengiringi Luka Modric dkk. selama kualifikasi, pergantian pelatih pun terpaksa dilakukan. (espn/dre)
1 dari 3 halaman
Tim Terbaik yang Menang

Kroasia sudah memberikan segalanya, mengerahkan kemampuan fisik dan pikiran mereka saat menghadapi Prancis. Kroasia pun sempat mendominasi pertandingan, meski bagaimanapun gol tetaplah yang terpenting.
Presiden federasi sepak bola Rusia, Davor Suker pun merasakan luapan emosi yang bercampur satu sama lain. Di antara segala emosi itu, rasa bangga yang paling menonjol.
Saya merasakan luapan emosi. Melihat skor, saya kira ini ketidakadilan. Anda harus memberi selamat pada para pemain dan pelatih timnas Prancis, kata Suker di espn.
Saya pikir tim terbaik yang menang hari ini. Kami harus menghargai VAR dan kami hanya tidak beruntung, itulah yang bisa saya katakan
2 dari 3 halaman
Waktunya Berbenah

Lebih lanjut, keberhasilan Kroasia membuktikan bahwa negara itu memiliki potensi tersendiri. Suker meminta pihak pemerintah untuk mau bekerja sama membangun sepak bola Kroasia berdasarkan torehan di Piala Dunia ini.
Sekarang para politisi punya waktu untuk memikirkan kapan kami akan memiliki stadion nasional pertama.
Saya akan jadi presiden (federasi) paling bahagia di dunia jika kami mendapat sedikit bantuan dalam hal infrastruktur, dengan membangun lapangan ofisial, sambung suker.
Itu bukan tugas mudah. Kami juga ingin membangun fasilitas pemusatan latihan nasional. Namun anda tak bisa membangun jika tak mendapat ijin. [initial]
3 dari 3 halaman
Tonton Video Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
-
Instruksi Zinedine Zidane kepada Para Pemainnya saat Prancis Hadapi Turki
Piala Eropa 26 September 2026, 06:30
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Turki vs Prancis: Cedera Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Piala Eropa 26 September 2026, 05:28
-
Prediksi Ceko vs Kroasia 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 14:09
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







