Kemarahan dan Kekecewaan Schweinsteiger
Editor Bolanet | 8 Juli 2010 08:05
mengakui mereka gagal mengimbangi kualitas yang ditunjukkan Spanyol, alhasil gol tunggal melalui tandukan Carles Puyol di menit 73 menjadi pembeda hasil akhir laga di kota Durban itu.
"Saya sangat marah karena kami sudah begitu dekat dengan Final, namun akhirnya kami tidak bisa bermain seperti yang seharusnya kami lakukan," ucapnya kepada Kicker, seperti yang kami kutip dari goal.
"Tentu saja, Spanyol lebih menguasai bola, mereka memiliki pemain yang fit, namun kami gagal tampil lebih baik, kami terlalu sering harus mengejar bola,"
"Melawan Spanyol kami tidak cukup sering mendapatkan peluang untuk mencetak gol, kami seharusnya bisa lebih bagus dalam beberapa kesempatan yang kami dapatkan,"
Meski begitu kecewa ia tetap berusaha menghibur diri dan mengakui keunggulan sang lawan.
"Spanyol pantas menang, mereka satu langkah lebih baik dari Argentina dan Inggris, namun kita semua bisa melihat kami memiliki skuad muda yang bagus dan amat menjanjikan bagi masa depan kami yang cerah," tutupnya. (goal/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ranking FIFA April 2026: Timnas Indonesia Tertahan di Posisi 122
Tim Nasional 2 April 2026, 17:24
-
Prediksi PSG vs Toulouse 4 April 2026
Liga Eropa Lain 2 April 2026, 17:12
-
Login! MU Bakal Tikung Arsenal untuk Transfer Bintang Bayern Munchen Ini
Liga Inggris 2 April 2026, 15:27
-
Barcelona Berhemat: Tidak Akan Belanja Besar, Pilih Percaya La Masia
Liga Spanyol 2 April 2026, 15:15
LATEST EDITORIAL
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45










