Ketika Korea Selatan Buyarkan Mimpi Jerman di Piala Dunia 2018
Asad Arifin | 4 Agustus 2022 15:50
Bola.net - Turnamen antar negara terbesar Piala Dunia selalu menyuguhkan kejutan disetiap edisi. Pada Piala Dunia 2018, Korea Selatan membuat kejutan dengan membuat Jerman angkat koper lebih cepat.
Berstatus sebagai juara bertahan, Jerman berangkat ke Rusia dengan percaya diri tinggi. Namun, semua sirna setelah mereka bertemu wakil Asia, Korea Selatan.
Dalam pertandingan terakhir Grup F itu, Jerman membawa misi wajib menang untuk lolos ke babak 16 besar. Jerman yang baru mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan awal di penyisihan grup.
Jerman yang diprediksi akan menang mudah melawan juru kunci Grup F, justru harus menelan pahitnya kekalahan. Mereka secara mengejutkan kalah oleh Korea Selatan dengan skor 2-0. Dua gol yang dicetak di injury time memastikan Jerman Pulang lebih dulu dari Rusia.
Juru Kunci Klasemen

Pada Piala Dunia 2018, Jerman tergabung dalam Grup F bersama Swedia, Meksiko, dan Korea Selatan. Pertandingan perdana Jerman akan melawan Meksiko di Luzhniki Stadium pada Minggu (17/6/2018).
Unggul jauh di atas kertas, Jerman justru kecolongan lewat gol Hirving Lozano pada menit 35. Skor 1-0 untuk kemenangan Meksiko bertahan hingga pertandingan berakhir.
Menang melawan Swedia membangkitkan asa Jerman untuk lolos ke 16 besar. Namun, itu dihancurkan oleh Korea Selatan melalui gol Young-gwon Kim pada menit 92 dan Heung-min Son pada menit 96.
Kekalahan itu tentu saja menghancurkan mental timnas Jerman. Bagaimana tidak, mereka dikalahkan oleh tim non-unggulan yang tak memiliki poin. Kekalahan ini semakin menjadi ketika mereka harus menerima predikat juru kunci Grup F di bawah Korea Selatan.
Kutukan Juara Bertahan Piala Dunia

Banyak pihak mengaitkan kegagalan Jerman dengan satu kutukan yang berlaku di Piala Dunia. Kutukan tersebut hanya berlaku bagi juara bertahan Piala Dunia.
Kutukan ini percaya bahwa juara Piala Dunia akan kandas di babak penyisihan grup Piala Dunia edisi selanjutnya. Kutukan ini sudah berjalan dari 2002 ketika Piala Dunia digelar di Korea Selatan danJepang.
Namun, satu hal unik dari kutukan ini, ia hanya akan berlaku bagi juara bertahan yang berasal dari Eropa. Sejauh ini Prancis (2002), Italia (2010), dan Spanyol (2014) sudah menjadi korban kutukan ini. Hanya Brasil yang merupakan wakil Amerika Selatan yang terlepas dari kutukan ini.
Kalahnya Jerman dari babak penyisihan grup menjadikan Jerman sebagai korban keempat. Keluarnya Prancis sebagai juara Piala Dunia 2018 menjadi hal yang menarik mengingat mereka juga berasal dari Eropa. Apakah kutukan juara bertahan akan menimpa Prancis di Piala Dunia 2022? Menarik untuk disaksikan.
Sumber: Transfermarkt dan Goal.com
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Piala Dunia 2014: Timnas Spanyol, From Hero to Zero
Ronaldo dan Messi Lewat, Thomas Muller Jadi Pemain Aktif dengan Gol Terbanyak di Piala Dunia
Sebelum Absen 2 Periode, Begini Kiprah Timnas Italia di Piala Dunia 2014
Mengenang Kemenangan 5-1 Belanda Atas Spanyol di Piala Dunia 2014
Marcello Lippi, Penghisap Cerutu yang Bawa Italia Juara Piala Dunia 2006
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
-
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:55
-
Jose Mourinho Temukan Formula Keseimbangan Lini Tengah Real Madrid
Liga Spanyol 22 Oktober 2026, 18:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


