Ketika Raul Jimenez Menunjuk ke Langit Azteca
Gia Yuda Pradana | 12 Juni 2026 10:52
Bola.net - Raul Jimenez merasakan malam yang sulit dipercaya ketika mencetak gol untuk Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Momen di Stadion Azteca menjadi bukti perjalanan panjang seorang striker yang pernah berada dalam situasi kritis.
Penyerang berusia 35 tahun itu membawa Meksiko menang 2-0 atas Afrika Selatan setelah mencetak gol kedua melalui sundulan keras. Selebrasi penuh emosi menjadi gambaran perjuangan panjang yang ia lewati sejak cedera kepala pada 2020.
Beberapa tahun lalu, karier Raul Jimenez sempat berada di titik terendah setelah benturan kepala membuatnya mengalami retak tengkorak. Kini, ia kembali berdiri di panggung terbesar sepak bola dunia dengan peran penting untuk negaranya.
Gol tersebut bukan hanya menambah catatan pribadi, tetapi juga mengangkat posisinya dalam daftar pencetak gol terbanyak Meksiko. Ia kini menyamai pencapaian legenda negara tersebut dengan koleksi 46 gol internasional.
Di depan puluhan ribu pendukung tuan rumah, Jimenez menunjuk ke langit setelah mencetak gol sebagai bentuk penghormatan kepada ayahnya yang meninggal pada Maret. Air mata pun mengalir saat rekan setimnya merayakan pencapaian emosional itu.
Kebangkitan Setelah Cedera Mengancam Nyawa

Perjalanan Raul Jimenez berubah drastis pada 29 November 2020 ketika ia bertabrakan dengan bek Arsenal, David Luiz. Insiden tersebut membuatnya tidak sadarkan diri di lapangan dan memicu kekhawatiran besar dari keluarga serta timnya.
Proses pemulihan berjalan panjang karena ia harus menjalani masa rehabilitasi sebelum kembali berlatih bersama pemain lain. Ia baru kembali tampil bersama Wolverhampton Wanderers delapan bulan setelah kejadian itu.
Performa Besar Sebelum Momen Bersejarah

Sebelum cedera, Jimenez berada dalam fase terbaik kariernya bersama Wolves setelah mencetak banyak gol di Liga Inggris. Ia membantu klub meraih posisi ketujuh pada musim 2018-2019 dan mendapat tiket kompetisi Eropa.
Musim berikutnya, ia kembali tampil produktif dengan tambahan 17 gol liga sebelum tragedi tersebut terjadi. Ketekunan menjaga kondisi fisik membuatnya mampu kembali bersaing di level tertinggi.
Debut Sebagai Starter di Piala Dunia

Laga melawan Afrika Selatan menjadi penampilan pertama Raul Jimenez sebagai starter dalam pertandingan Piala Dunia. Sebelumnya, ia hanya tampil sebagai pemain pengganti pada edisi 2014, 2018, dan 2022.
Ia hampir membuka keunggulan lebih cepat melalui tendangan voli keras pada menit keempat. Penampilan agresifnya menjadi tanda bahwa ia masih memiliki kemampuan besar di depan gawang.
Dukungan dari Orang Terdekat

Mantan staf Wolves, Edu Rubio, menilai pencapaian ini sangat berarti bagi Jimenez setelah berbagai tantangan yang dilewati. Ia juga menganggap sang striker sebagai sosok rendah hati yang selalu mengutamakan keluarga.
Rubio mengatakan, “Dia pemain besar tetapi tidak pernah bertindak seperti itu dan dia sangat rendah hati.” Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan panjang sang penyerang.
Kesempatan Baru Bersama Meksiko

Kemenangan atas Afrika Selatan membuat Meksiko berada dalam posisi kuat untuk melaju ke fase gugur turnamen. Raul Jimenez masih memiliki peluang menambah gol dan memperpanjang kisah comeback luar biasa di Piala Dunia.
Meski harus memakai pelindung kepala khusus saat bermain, ia tetap menunjukkan mental kuat sebagai seorang profesional. Kisahnya menjadi pengingat bahwa karier sepak bola bisa kembali bersinar setelah melewati masa sulit.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
-
3 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 11:51
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



