Kisah Conor Tracey: Pekerja Gudang yang Ambil Cuti demi Hadapi Messi dan Kane di Piala Dunia Antarklub
Aga Deta | 15 Juni 2025 16:02
Bola.net - Conor Tracey adalah karyawan yang bekerja lebih dari 40 jam setiap pekan di gudang farmasi hewan terbesar di Auckland, Selandia Baru. Di tengah rutinitas tersebut, ia menjalani kehidupan ganda yang tak lazim bagi pekerja biasa.
Ia mengawali karier dari posisi pengemas paruh waktu hingga kini menjadi tangan kanan mandor di tempat kerjanya. Namun di luar jam kerja, Tracey merupakan penjaga gawang klub amatir Auckland City FC.
Bersama rekan-rekannya, Tracey bertolak ke Amerika Serikat bulan ini untuk mengikuti Piala Dunia Antarklub 2025. Turnamen ini disebut sebagai ajang klub paling bergengsi dan paling kaya dalam sejarah sepak bola.
Auckland City FC mewakili zona Oseania yang sering luput dari sorotan dunia. Klub ini menjadi satu-satunya tim amatir yang lolos ke ajang besar ini dan akan menghadapi klub-klub raksasa seperti Bayern Munchen, Boca Juniors, dan Benfica di Grup C.
Tak Asing dengan Panggung Dunia
Auckland City dikenal sebagai tim paling sukses di Oseania. Mereka mencatatkan penampilan terbanyak di format lama Piala Dunia Antarklub versi tujuh tim.
Namun, dari semua penampilan itu, hanya satu yang benar-benar membekas, yaitu saat mereka finis di posisi ketiga pada edisi 2014. Selain itu, biasanya mereka langsung tersingkir pada pertandingan pertama melawan tim tuan rumah.
Tantangan makin berat setelah sepak bola amatir Selandia Baru mengalami restrukturisasi pada 2020. Auckland City menjadi satu-satunya tim dari liga lama yang bertahan dan kini harus menjalani lebih dari 50 pertandingan dalam satu musim.
Beban fisik dan mental semakin terasa karena mereka tetap harus menjalani empat sesi latihan per minggu dan mengikuti pola makan serta terapi layaknya pemain profesional. Gaji sepak bola mereka pun dibatasi hanya sekitar $150 per minggu, atau sekitar Rp2,4 juta.
"Dan saya menghabiskan semua uang itu untuk beli bensin," kata Tracey kepada ABC Sport.
Cuti Kerja demi Mewujudkan Mimpi

Di tengah sorotan dunia yang membicarakan keikutsertaan Lionel Messi yang kontroversial dalam turnamen ini, para pemain Auckland City justru menghadapi persoalan yang lebih membumi. Mereka harus memastikan ketersediaan cuti kerja selama empat pekan.
Tracey sendiri akan absen dari pekerjaannya selama delapan pekan sepanjang 2025 akibat komitmen sepak bolanya. Meski berat hati, sang atasan akhirnya memberi izin.
Kebanyakan rekan kerja Tracey tidak menyadari besarnya arti turnamen yang diikutinya. Mereka hanya menganggapnya sedang mengambil liburan panjang, bukan bermain melawan klub-klub ternama dunia.
"Saya rasa mereka berusaha memahami, itu menyenangkan. Tapi 80 persen dari komentar mereka hanyalah candaan seperti, 'Oh, liburan lagi ya!'," ucap Tracey.
Menjaga Keseimbangan Kerja dan Sepak Bola

Tracey masih ingat dengan jelas turnamen Piala Dunia Antarklub 2017. Saat itu ia masih berusia 19 tahun dan pertama kali tampil bersama tim utama Auckland City.
Ia tampil di depan 20 ribu penonton sebelum timnya kalah 0-1 dari Al-Jazira. Pengalaman tersebut membuatnya makin termotivasi untuk terus bermain.
"Sebagai anak 19 tahun yang terbiasa bermain di depan 50 orang dan 20 anjing, saya langsung berpikir, 'Astaga, lihat semua orang ini,'" ungkapnya. "Pengalaman itu membekas di ingatan saya."
Kini, ia tetap menjalani latihan intensif sambil mengatur waktu dengan pekerjaan fisik penuh waktu dan kehidupan pribadinya. Menurutnya, hal itu terkadang menjadi beban mental yang cukup berat.
"Kadang sulit mengingat kenapa saya melakukan semua ini, karena memang sangat melelahkan," kata Tracey.
Mewujudkan Mimpi Setelah Jam Kerja

Realita bahwa mereka harus melawan klub besar seperti Bayern Munchen memang membayangi skuad Auckland City. Namun, bukan rasa takut yang dirasakan, melainkan rasa tanggung jawab.
Pemain senior Angus Kilkolly menyatakan bahwa yang terpenting adalah tampil tanpa penyesalan. Tim ingin memberikan segalanya agar bisa bangga terhadap apa yang mereka capai.
"Hal yang paling membebani saya, dan mungkin juga klub, adalah keinginan untuk tampil membanggakan," ucap Kilkolly.
"Kami ingin menyelesaikan pertandingan ini tanpa penyesalan — bahwa kami benar-benar telah memberikan yang terbaik."
Penampilan Auckland City ini adalah contoh nyata keindahan dan keunikan dalam sepak bola. Sebuah tim amatir bisa menembus turnamen elite dunia.
"Untuk orang biasa, mimpi biasanya terjadi setelah pukul lima sore. Dan Piala Dunia Antarklub ini benar-benar menjadi mimpi setelah jam kerja," ujar manajer umum Gordon Watson.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Anthony Gordon Beri Nilai 7,5 untuk Awal Kariernya di Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 18:05
-
Barcelona Pede Jamu Aston Villa, Punya Catatan Apik Kontra Klub Inggris di Kandang
Liga Champions 3 November 2026, 17:25
-
Marcus Thuram Minta Inter Milan Ubah Mentalitas Usai Kalah dari AC Milan
Liga Champions 3 November 2026, 16:45
-
Harry Kane Rela Tukar Ballon d'Or demi Trofi Liga Champions bersama Bayern Munchen
Liga Champions 3 November 2026, 16:05
-
Kabar Baik untuk MU, Leny Yoro Tersedia saat Hadapi Roma di Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 15:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
-
Rekap Liga Champions Dini Hari Tadi: PSG Pesta Gol, Man Utd Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 06:29
-
Man of the Match Man Utd vs Roma: Bruno Fernandes
Liga Champions 4 November 2026, 06:08
-
Hasil Feyenoord vs Inter Milan: Nerazzurri Menang Telak 3-0 di De Kuip
Liga Champions 4 November 2026, 05:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
