Konstantin Heide: Dari Bangku Cadangan jadi Pahlawan Jerman U-17 Lolos ke Final Piala Dunia U-17 2023
Serafin Unus Pasi | 29 November 2023 21:47
Bola.net - Laga kontra Timnas Argentina U-17 pada Semifinal Piala Dunia U-17 menggarisbawahi arti penting sosok Konstantin Heide bagi skuad Timnas Jerman U-17. Jika bukan karena kepiawaian penjaga gawang SpVgg Unterhaching tersebut, bisa jadi langkah Jerman ke partai puncak harus terhenti.
Heide tampil cemerlang pada laga ini. Ia menahan dua eksekusi penalti penggawa Argentina, Franco Mastantuono dan Claudio Echeverri. Berkat dua penyelamatan ini, Jerman menang 4-2 dalam adu penalti tersebut.
Kepiawaian pemain kelahiran 27 Januari 2006 tersebut juga tak hanya dalam adu penalti. Sepanjang laga, ia juga melakukan empat penyelamatan dan dua sapuan untuk menghalau serbuan penggawa Argentina.
Heide sendiri sejatinya bukan pilihan utama Jerman U-17 di Piala Dunia U-17 ini. Sebelumnya, ia hanya duduk di bangku cadangan. Ia bermain setelah kiper utama Jerman, Max Schmitt, menderita sakit.
Kendati baru menjalani debutnya kontra Argentina, Heide tak gentar harus menjalani adu tos-tosan kontra Argentina. Bahkan, ia sangat percaya diri menjelang babak adu penalti.
"Ini adalah momen-momen di mana para penjaga gawang dapat menjadi pahlawan," ujar Heide, dalam laman resmi FIFA.
"Tentu saja, saya kecewa karena kami kebobolan ketika laga hampir berakhir. Namun, saya telah menyelamatkan banyak penalti dalam karier saya dan saya sangat percaya diri. Adu penalti selalu menyenangkan bagi para penjaga gawang!" sambungnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Berbagi Pujian dengan Brunner
Apiknya penampilan Heide pada laga tersebut mendapat pujian dari Christian Wuck. Pelatih Jerman U-17 ini menilai bahwa penampilan kipernya tersebut sangat luar biasa.
Namun, Heide bukan satu-satunya penggawa Jerman U-17 yang mendapat pujian khusus Wuck. Pelatih berusia 50 tahun ini juga melontarkan pujian bagi Paris Brunner.
Pada laga kontra Argentina, Brunner mencetak dua gol Jerman pada waktu normal. Selain itu, ia juga sukses mengeksekusi penalti kelima Jerman, yang memastikan kemenangan mereka pada laga tersebut.
"Paris mencetak dua gol untuk kami dan membantu tim ini berkembang. Kami senang melihat Paris kembali ke levelnya dan mencetak gol secara teratur. Ia juga menjadi kunci dalam adu penalti," tutur Wuck.
Tambah Kepercayaan Diri Tim
Pujian kepada Brunner juga diungkapkan oleh Heide. Menurutnya, keberadaan sosok Brunner di tim bisa membuat mental tim terangkat dan kian percaya diri dalam melakoni pertandingan.
"Ketika memiliki pemain seperti Paris, yang hanya membutuhkan satu kesempatan untuk mencetak gol, ini memberikan kepercayaan diri kepada seluruh tim," kata Heide.
"Ia tidak membutuhkan banyak percobaan untuk mencetak gol dan kami melihatnya saat melawan Argentina. Dari sebuah situasi di mana Anda tidak berpikir akan ada gol, ia mencetak gol, dan itu adalah hal yang luar biasa," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
Final Piala Dunia U-17 2023: Ajang Balas Dendam Prancis Terhadap Jerman
Jadwal Final Piala Dunia U-17 2023: Jerman vs Prancis
Duh Kasihan Banget, Kiper Argentina Kena Mental Karena Diserang Netizen Usai Kalah di Semifinal Pial
Angel Di Maria hingga Alexis Mac Allister Tetap Bangga pada Argentina U-17 Meski Gagal Juara di Pial
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
LATEST UPDATE
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
-
Futsal Super Cup 2026: Bintang Timur Surabaya ke Final Usai Tekuk Cosmo JNE 3-1
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:53
-
Unggul FC Malang ke Final Futsal Super Cup 2026, Singkirkan Pangsuma FC Lewat Adu Penalti
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:42
-
Kalah 3-0 di Kandang Brighton, Arsenal Memang Bermain di Bawah Standard!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:30
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
-
BRI Region 13 Malang Serahkan Ambulans untuk Dukung Akses Kesehatan Warga Lumbang
News 20 September 2026, 05:21
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





