Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Gia Yuda Pradana | 29 Juni 2026 00:37
Bola.net - Inggris memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Panama dengan skor 2-0. Hasil itu membuat Inggris finis sebagai juara grup meski performanya belum sepenuhnya meyakinkan.
Kemenangan atas Panama tidak diraih dengan mudah. Dua gol baru tercipta pada babak kedua saat menghadapi satu-satunya tim di turnamen yang gagal mencetak gol sepanjang fase grup.
Penampilan Inggris tetap menuai kritik meski meraih hasil positif. Salah satu kritik paling tajam datang dari mantan striker Watford, Troy Deeney.
Deeney menilai sejumlah pemain depan Inggris tampil jauh di bawah ekspektasi. Ia bahkan menggunakan istilah yang cukup keras untuk menggambarkan performa mereka sepanjang pertandingan.
Deeney Kritik Saka, Rashford, dan Madueke

Berbicara dalam tayangan CBS Sports, Deeney mengarahkan kritik kepada Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Noni Madueke. Menurutnya, ketiga pemain tersebut terlalu sering kehilangan penguasaan bola.
"Perhatikan jumlah kehilangan bola, 14 untuk Saka, 20 untuk Rashford, dan 7 untuk Madueke," ujar Deeney. Ia menilai angka tersebut sulit diterima apabila kontribusi mereka dalam membangun serangan tidak efektif.
Kritik paling tajam diberikan kepada Rashford dan Madueke. Deeney merasa keputusan yang mereka ambil di lapangan justru merugikan tim.
"Jika Anda menonton pertandingan itu, Madueke saat pertama masuk menggiring bola melewati lawan lalu mengirimnya keluar lapangan untuk tendangan gawang. Apa saya harus antusias melihat itu?" katanya.
"Rashford terus masuk ke dalam dengan kaki kanan dan ingin menembak. Jika bukan itu, dia menendang bola dengan harapan ada seseorang di sana. Itu sangat boros," lanjut Deeney.
Menilai Pemain Inggris Terlalu Percaya Diri

Menurut Deeney, performa lini serang Inggris justru menurun setelah jeda pertandingan. Ia merasa para pemain terlalu mengandalkan kemampuan individu saat menghadapi Panama.
"Saya tahu apa masalahnya. Mereka arogan dan tidak peka. Mereka berpikir yang perlu dilakukan hanya berlari melewati lawan," ucap Deeney.
Ia menilai para pemain merasa kualitas klub yang mereka bela membuat mereka otomatis lebih baik dibanding lawan. Pandangan tersebut dianggap menjadi penyebab banyak keputusan buruk di lapangan.
"Mereka arogan dan tidak peka, dan grafik itu merangkum semuanya dengan sempurna," tambahnya.
Djed Spence Juga Tidak Luput dari Kritik

Beberapa hari sebelumnya, Deeney juga mengkritik bek Tottenham, Djed Spence. Pemain tersebut berpotensi mendapat peran lebih besar pada fase gugur karena masalah cedera yang menimpa beberapa pemain Inggris.
Dalam wawancara dengan talkSPORT, Deeney mempertanyakan mengapa Lewis Hall tidak menjadi pilihan utama. Ia mengaku memiliki keraguan terhadap kemampuan bertahan Spence.
"Saya khawatir jika kami memilih Spence. Maaf, saya tidak menyukainya dalam bertahan karena menurut saya dia sering kehilangan fokus," ujar Deeney.
Meski demikian, Inggris tetap melangkah ke fase gugur dengan status juara grup. Tantangan yang lebih berat kini menanti pasukan Thomas Tuchel saat memasuki babak knockout Piala Dunia 2026.
Sumber: Give Me Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:21
-
Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 05:55
-
Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 05:45
-
Arsenal Kalahkan Nottingham Forest, Mikel Arteta Sanjung Habis Noni Madueke
Liga Inggris 19 Oktober 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




