Kroasia di Piala Dunia 1998: Debutan yang Langsung Raih Medali Perunggu
Serafin Unus Pasi | 20 September 2022 17:29
Bola.net - Kroasia tampil begitu mengejutkan selama gelaran Piala Dunia 1998 di Prancis dengan raihan finis di tempat ketiga. Padahal, saat itu Zvonimir Boban dan kolega berstatus tim debutan di ajang paling prestisius di dunia sepak bola.
Vatreni (julukan Kroasia) cukup beruntung berada dalam satu grup bersama para debutan lain, yakni Jepang dan Jamaika. Praktis, hanya Argentina lawan berat bagi mereka. Tim asuhan Miroslav Blazevic dimodali skuad begitu mentereng dengan nama-nama seperti Zvonimir Boban, Robert Jarni, Mario Stanic, hingga Davor Suker yang kala itu baru saja menjuarai Liga Champions.
Di fase grup, Kroasia mampu mengatasi perlawanan Jamaika (3-1) dan Jepang (1-0), meskipun harus melewati perjuangan yang tak mudah. Dua kemenangan ini membuat mereka lolos ke babak 16 besar, sehingga kekalahan 0-1 di tangan Argentina pada partai pamungkas tak lagi berpengaruh besar.
Kejutan Vatreni di mulai saat mereka mampu menundukkan tim kuat Eropa kala itu, Rumania dengan skor 1-0. Kemudian, di babak perempat final Kroasia berhasil menyingkirkan tim kuat lain, yakni Jerman dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini mengantarkan mereka ke babak semifinal, menghadapi tuan rumah Prancis.
Terhenti di Semifinal
Berkat berhasil menyisihkan Jerman, publik Kroasia langsung menaruh harapan begitu tinggi kepada Zvonimir Boban dan kolega. Di babak semifinal, Kroasia harus berhadapan dengan salah satu unggulan juara, Prancis.
Harapan mejadi juara itu hampir menjadi kenyataan. Di laga tersebut, Kroasia unggul lebih dulu lewat gol Suker ke gawang Fabien Barthez.
Sayangnya, harapan itu sirna setelah Lilian Thuram membuyarkan mimpi Kroasia untuk melaju ke babak final lewat dua golnya.
Menempati Peringkat Ketiga
Di partai perebutan tempat ketiga, Kroasia bertemu dengan Belanda yang di babak semifinal kalah dari Brasil. Vatreni menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 1998 dengan kemenangan 2-1 atas Belanda
Di pertandingan tempat ketiga itu, Suker kembali mencetak gol kemenangan. Kali ini di menit 35. Sebelumnya, keunggulan pertama Kroasia hadir di menit 13 berkat gol Robert Prosinecki.
Akhirnya, Kroasia mendapatkan medali perunggu dan menahbiskan sebagai tim debutan fenomenal yang pernah berlaga di gelaran Piala Dunia.
Davor Suker Raih Top Skor
Di samping pencapaian secara kolektif meraih peringkat ketiga, di sektor pencapaian individu striker Kroasia Davor Suker, meraih gelar pencetak gol terbanyak alias top skor di Piala Dunia 1998.
Eks penyerang Real Madrid ini total mencetak enam gol dengan masing-masing satu gol di fase grup saat melawan Jamaika dan Jepang. Di fase gugur Suker mencetak gol melawan Rumania, Jerman, Prancis dan akhirnya, Belanda di perebutan tempat ketiga.
Berkat torehan itu, Suker berhasil menyingkirkan nama-nama kandidat lain seperti Ronaldo Nazario, Roberto Baggio, Gabriel Batistuta, hingga Hristo Stoichkov.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10 Transfer Termahal Serie A 2026/2027: Goncalo Ramos Teratas, AC Milan Borong 2 Besar
Liga Italia 2 September 2026, 15:12
-
Rekap Transfer Manchester United 2026/2027: 7 Pemain Masuk, 24 Dilepas Setan Merah
Liga Inggris 2 September 2026, 14:00
-
Enzo Fernandez ke Manchester City: Mengapa Chelsea Rela Melepas Kaptennya?
Liga Inggris 2 September 2026, 12:49
LATEST UPDATE
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

