Kylian Mbappe Cetak Sejarah, 2 Kali Berturut-turut Rebut Sepatu Emas Piala Dunia
Aga Deta | 20 Juli 2026 15:01
Bola.net - Kylian Mbappe kembali menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026. Penyerang timnas Prancis itu sukses mempertahankan gelar Sepatu Emas setelah tampil luar biasa sepanjang turnamen.
Mbappe menutup kompetisi dengan koleksi 10 gol dan empat assist dari delapan pertandingan. Catatan tersebut membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen untuk kedua edisi berturut-turut.
Prestasi ini belum pernah dicapai pemain pria mana pun dalam sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, Mbappe juga meraih Sepatu Emas pada edisi 2022 di Qatar setelah mengoleksi delapan gol.
Tidak hanya itu, Mbappe kini juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia mengungguli Lionel Messi dan legenda Jerman, Miroslav Klose, dalam daftar sepanjang masa.
Mbappe Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia

Piala Dunia 2026 menjadi panggung sempurna bagi Mbappe untuk mencatatkan sejarah baru. Ia kini mengoleksi total 22 gol hanya dari tiga edisi Piala Dunia.
Jumlah tersebut melewati torehan Lionel Messi yang mengakhiri karier Piala Dunia dengan 21 gol. Messi membutuhkan enam edisi turnamen untuk mencapai angka tersebut.
Sementara itu, Miroslav Klose yang sebelumnya memegang rekor kini turun ke posisi ketiga. Mantan striker Jerman itu menutup karier internasional dengan 16 gol di Piala Dunia.
Dengan usia yang baru menginjak 27 tahun, peluang Mbappe memperlebar rekornya masih sangat terbuka. Ia diperkirakan masih akan menjadi andalan Prancis pada Piala Dunia 2030.
Dramatisnya Persaingan Sepatu Emas

Persaingan Sepatu Emas berlangsung ketat hingga penghujung turnamen. Setelah semifinal, Messi dan Mbappe sama-sama mengoleksi delapan gol.
Messi sempat memimpin karena unggul jumlah assist. Kapten Argentina itu memiliki empat assist sehingga berada di atas Mbappe dalam aturan penentuan pemenang.
Namun, Mbappe tampil gemilang pada laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris. Ia mencetak dua gol dan satu assist sehingga langsung mengambil alih posisi teratas.
Situasi itu membuat Messi wajib mencetak dua gol dan satu assist, atau minimal hattrick, pada partai final jika ingin kembali memimpin. Target tersebut akhirnya gagal diwujudkan.
Spanyol Bantu Mbappe Kunci Gelar

Harapan Messi mempertahankan posisi di puncak daftar pencetak gol pupus pada final. Spanyol tampil dominan dan mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 lewat babak tambahan waktu.
Lini pertahanan La Roja berhasil meredam seluruh ancaman Argentina. Messi bahkan gagal melepaskan satu tembakan sepanjang pertandingan.
Kapten Argentina juga tidak sekali pun menyentuh bola di dalam kotak penalti Spanyol. Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu menambah koleksi gol maupun assist.
Hasil akhir itu memastikan Mbappe keluar sebagai pemenang Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Gelar tersebut sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah turnamen.
Mbappe Bersiap Bangun Dinasti Baru

Dengan berakhirnya Piala Dunia 2026, Mbappe dipastikan akan menyandang status pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen setidaknya hingga empat tahun ke depan. Rekor itu bahkan berpotensi bertahan jauh lebih lama.
Messi diperkirakan tidak akan tampil lagi pada Piala Dunia 2030. Situasi tersebut membuat peluang mengejar rekor Mbappe semakin kecil bagi para pesaingnya.
Dalam tiga edisi Piala Dunia, Mbappe telah memenangkan dua Sepatu Emas dan memecahkan rekor gol sepanjang masa. Pencapaian itu menunjukkan konsistensinya di panggung terbesar sepak bola dunia.
Karier internasional Mbappe masih jauh dari selesai. Jika mampu mempertahankan performanya, penyerang Prancis itu berpeluang menciptakan lebih banyak rekor yang akan sulit disamai generasi berikutnya.
Sumber: FotMob
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



