Lionel Messi Belum Jadi Juara Dunia, Sepak Bola Tidak Adil?
Richard Andreas | 27 Maret 2020 08:30
Bola.net - Kiper Argentina, Oscar Ustari, menegaskan bahwa sepak bola bakal sangat tidak adil jika Lionel Messi tidak mendapatkan kesempatan untuk jadi juara dunia sebelum kariernya berakhir. Sebagai pemain terbaik di dunia, Messi seharusnya juga jadi juara dunia.
Sebagai pemain yang disebut terbaik sepanjang masa, Messi punya satu utang besar untuk publik Argentina. Dia begitu sukses di level klub bersama Barcelona, tapi tidak bisa memberikan yang sama untuk negaranya.
Hal inilah yang membuat Messi tidak benar-benar mendapatkan dukungan penuh publik Argentina. Dia justru lebih sering dikecam, khususnya setelah hanya bisa jadi runner-up Piala Dunia 2014 serta Copa America 2015 dan 2016.
Messi sempat beberapa kali memutuskan gantung sepatu dari tim nasional, tapi pada akhirnya dia tetap kembali untuk membantu. Kini, sebelum pensiun, kesempatan terbaik Messi ada pada Piala Dunia 2022 mendatang.
Ustari yakin Messi harus jadi juara dunia pada kesempatan tersebut. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Adil
Terakhir, Messi gagal berbuat banyak pada Piala Dunia 2018 lalu, Argentina bahkan nyaris gagal lolos dari fase grup. Kegagalan inilah yang membuat Messi sangat kecewa, khususnya karena merasa mengecewakan banyak orang.
Ustari, yang bermain bersama Messi pada Olimpiade 2008, meyakini bahwa sang superstar harus merasakan trofi Piala Dunia sekali saja sebelum benar-benar pensiun.
"Saya sangat yakin bahwa jika Messi tidak mendapatkan kesempatan jadi juara dunia, sepak bola bakal sangat tidak adil," buka Ustari kepada Radio Mitre via Goal internasional.
Tidak Masuk Akal
Dia tahu kegagalan Messi di level internasional telah membuat kemampuannya diragukan. Namun, Ustari menegaskan bahwa meragukan kemampuan La Pulga sungguh tidak masuk akal. Messi tetaplah Messi, entah di level klub atau bersama timnas.
"Meragukan Messi itu tidak masuk akal. Situasi bisa berjalan baik atau tidak, tapi saya tegaskan pada Anda bahwa saya pernah melihat dia menangis seperti anak kecil karena apa yang terjadi di tim nasional," sambung Ustari.
"Sangat sulit berada di posisinya. Saya ingat Copa America 2011, saya pulih dari cedera lutut, dan ketika mereka kalah, saya pergi menemui Messi di Ezeiza dan menjumpai dia seperti yang tidak pernah saya lihat sebelumnya, benar-benar putus asa," pungkasnya.
Sumber: Radio Mitre, Goal
Baca ini juga ya!
- Klopp Sulit Untuk Tinggalkan Liverpool, Bahkan Untuk Barcelona Atau Madrid Sekalipun
- Ter Stegen Layak Dapat Kontrak Baru, Tapi Gajinya Tidak Sebesar Messi Juga
- Saran Untuk Barcelona: Neymar Dahulu, Baru Lautaro Martinez
- Ian Wright Masih Dongkol atas Kegagalan Arsenal Rekrut Luis Suarez
- Barcelona Rencanakan Pembajakan Ndombele dari Tottenham
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55














