Maradona Jelaskan Kenapa Hukuman pada Messi Berlebihan
Haris Suhud | 30 Maret 2017 17:18
Bola.net - - Diego Maradona menjelaskan kenapa Lionel Messi tak layak mendapat hukuman larangan di empat pertandingan bersama . Ia juga menjelaskan absennya Messi menjadi sebab utama kekalahan Argentina dari Bolivia kemarin.
Hukuman tersebut dijatuhkan pada Messi setelah Argentina menjalani pertandingan menghadapi Chile. Dalam pertandingan tersebut, Messi tampak adu mulut dengan wasit garis. Karena dinilai menyalahi aturan, maka FIFA menjatuhkan hukuman pada penyerang Barcelona tersebut.
Hukuman tersebut disampaikan tak lama sebelum Argentina menjalani pertandingan menghadapi Bolivia di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 yang berlangsung pada hari Rabu (29/3). Dengan demikian, Messi tak bisa main sehingga timnya kalah dari Bolivia dengan skor 2-0 di La Faz.
Kekalahan tersebut membuat jalan Argentina lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia dengan mulus terancam gagal. Pasalnya, Argentina kini berada di peringkat lima klasemen untuk wilayah Amerika Latin. Jika terus bertahan pada posisi tersebut, maka Argentina harus menjalani pertandingan playoff.
Barcelona telah menyampaikan pembelaannya pada Messi karena hukuman pada Messi dianggap tak adil. Dan Maradona sebagai legenda Argentina sekaligus ambassador FIFA tak ketinggalan memberikan pembelaan pada Messi.
Hukuman pada Messi berlebihan. Di sepakbola Amerika, mereka [para pemain] biasa berbicara dengan dengan tangan di depan mulut mereka. Itulah yang terlihat antara Messi dan wasit garis, ujar Maradona pada La Oral Deportiva.
Absen Messi adalah kunci di Bolivia. Layaknya Portugal tanpa Cristiano [Ronaldo], sambungnya.
Dengan hukuman empat pertandingan ini, Messi dipastikan tak bisa bermain ketika Argentina menghadapi tiga laga Argentina selanjutnya yaitu ketika menghadapi Uruguay, Venezuela dan Peru.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
Liga Italia 21 April 2026, 07:29
-
Teka-Teki 'Last Dance' Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 April 2026, 01:28
-
Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
Liga Italia 19 April 2026, 00:22
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




