Membedah Kekuatan Iran di Piala Dunia 2022: Bisa Merepotkan Inggris di Grup B
Serafin Unus Pasi | 11 Oktober 2022 20:18
Bola.net - Timnas Iran menjadi salah satu kuda hitam yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2022. Iran merupakan salah satu kontestan paling konsisten sebagai wakil benua Asia di Piala Dunia.
Di Piala Dunia 2022, Iran akan menjadi hambatan berarti bagi tim unggulan Grup B. Timnas Inggris yang menjadi unggulan Grup B tak bisa memandang sebelah mata tim asuhan Carlos Queiroz ini.
Pasalnya, Iran kali ini berusaha keras untuk lolos ke Fase Knock-Out Piala Dunia 2022. Terlebih lagi, Iran mengincar kelolosan pertamanya ke Fase Knock Out Piala Dunia semenjak ikut serta pertama kali pada tahun 1978.
Bermodalkan pemain dan pelatih yang lebih mumpuni, Iran diprediksi bisa memberikan kejutan di Grup B Piala Dunia 2022. Bagaimanakah persiapan Iran ke Piala Dunia 2022? Mari kita bedah kekuatan timnas Iran di bawah ini bolaneters.
Materi Pemain Timnas Iran

Meskipun tak segemilang materi pemain timnas Inggris, Iran tetap diperkuat para pemain dengan kualitas baik. Bahkan beberapa diantaranya bermain bersama tim-tim top Eropa.
Pemain seperti Mehdi Taremi yang bermain bagi FC Porto ataupun Sardar Azmoun yang bermain di Bayer Leverkusen bisa menjadi pembeda. Selain itu, Iran juga punya beberapa nama pemain yang aktif bermain di kompetisi Eropa.
Selain itu Iran juga mengandalkan para pemain berpengalaman baik di level klub maupun timnas untuk menghadapi kerasnya persaingan Grup B Piala Dunia 2022. Rata-rata pemain Iran saat ini tercatat di usia 28.8 menjadi salah satu tim dengan rerata usia tertua di Piala Dunia 2022.
Ditangani Mantan Pelatih Real Madrid

Tak hanya pemain, Iran juga menggunakan pelatih tak kalah berpengalaman. Ditunjuknya nama Carlos Queiroz menjadi bukti timnas Iran mengandalkan pengalaman di Piala Dunia 2022.
Bagaimana tidak, Queiroz merupakan sosok pelatih yang punya riwayat kepelatihan yang cukup panjang. Pelatih berusia 69 tahun ini tercatat pernah menangani beberapa tim besar baik di level klub maupun timnas.
Di level timnas, Queiroz tercatat pernah menjadi juru taktik tim-tim Asia seperti Uni Emirate Arab dan Arab Saudi. Queiroz juga pernah menangani tim besar dunia seperti Portugal dan Kolombia.
Di level klub, Queiroz juga tak kalah berpengalaman. Ia pernah menjadi pelatih Real Madrid musim 2003/2004 dan menjadi asisten pelatih Manchester United di era Sir Alex Ferguson.
Queiroz yang baru ditunjuk menjadi pelatih Iran September 2022 lalu, langsung mencatatkan hasil yang apik. Di bawah strategi Queiroz, Iran mampu mengalahkan Uruguay 1-0 dan menahan imbang Senegal 1-1 dalam laga persahabatan.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
- 4 Kapten yang Bersaing di Grup G Piala Dunia 2022: Misi Berat Thiago Silva Pimpin Brasil
- 4 Kapten yang Bersaing di Grup H Piala Dunia 2022: Ronaldo Bakal Jumpa Son Heung-min
- Paulo Dybala Absen Paling Lama Delapan Pekan, Namun Peluang ke Piala Dunia 2022 Itu Masih Ada
- Mengenang Carlos Alberto Parreira, Pelatih yang Bawa Brasil Juara Piala Dunia 1994
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dicoret dari Timnas Brasil, Neymar Kirim Pesan Menyentuh untuk Ancelotti
Piala Dunia 19 Maret 2026, 18:08
LATEST UPDATE
-
Bekuk Torino, Bos AC Milan Sujud Syukur: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Italia 22 Maret 2026, 09:30
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:00
-
Liverpool Kalah dari Brighton, Begini Kilah Arne Slot
Liga Inggris 22 Maret 2026, 07:19
-
Jadwal Final Carabao Cup Arsenal vs Man City, Minggu 22 Maret 2026
Liga Inggris 22 Maret 2026, 06:45
-
Man of the Match Juventus vs Sassuolo: Arijanet Muric
Liga Italia 22 Maret 2026, 05:15
-
Hasil Juventus vs Sassuolo: Jay Idzes dkk Sukses Curi Poin dari Turin
Liga Italia 22 Maret 2026, 04:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













