Menang Atas Argentina, Dorongan Terbesar Prancis Jadi Juara
Editor Bolanet | 20 Juli 2018 09:07
Prancis memulai perjalanannya di fase gugur dengan menghadapi salah satu kandidat juara, Argentina. Skuat asuhan Didier Deschamps itu mendapatkan perlawanan sengit dari Lionel Messi dkk, namun akhirnya bisa keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3.
Setelahnya, Prancis melaju ke final dengan mengalahkan dua tim kuda hitam, Uruguay dan Belgia. Di partai puncak pun mereka juga tidak mengalami masalah berarti dari Kroasia, dan menang dengan meyakinkan 4-2. (goal/yom)
Komentar Lloris

Kami mendapatkan yang terbaik dari Argentina... Messi-nya Argentina, ujar Lloris kepada Omnisport.
Ini membuat kami sadar punya potensi untuk terus melaju. Setiap pertandingan terasa sulit, tapi kami menyelesaikannya dengan baik, lanjutnya.
Siap dengan Tantangan

Kami bisa merasakan tim yang sangat kuat telah siap untuk tantangan ke depan. Kami menghadapi tantangan demi tantangan setelah pertandingan itu hingga kemenangan di final, tambahnya.
Setiap pertandingan terasa berat, tapi kami menunaikan tugas dengan baik, pungkasnya.
Ini adalah kali kedua Prancis mengangkat trofi Piala Dunia. Pertama kalinya terjadi pada tahun 1998 silam, di mana Les Blues berhasil mengalahkan Brasil pada babak final dengan skor telak 3-0.
Saksikan Juga Video Ini

[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Azerbaijan vs Prancis: Malo Gusto
Piala Dunia 17 November 2025, 04:20
-
Hasil Azerbaijan vs Prancis: Les Bleus Balikkan Keadaan Lewat Tiga Gol Babak Pertama
Piala Dunia 17 November 2025, 02:12
-
Hasil Angola vs Argentina: Tango Menang Lagi, Messi Bikin Satu Gol & Satu Assist
Piala Dunia 15 November 2025, 02:10
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





