Mengenang Kemenangan 5-1 Belanda Atas Spanyol di Piala Dunia 2014
Serafin Unus Pasi | 3 Agustus 2022 17:26
Bola.net - Walau gagal melaju ke Final, Piala Dunia 2014 tetap menyimpan memori manis bagi timnas Belanda. Penantian empat tahun mereka akhirnya terbayarkan ketika Belanda tergabung satu grup bersama Spanyol.
Bukan tanpa alasan, di Piala Dunia 2010 Belanda harus kembali menyandang gelar “Raja Tanpa Mahkota”. Mereka harus merasakan kekalahan di partai puncak Piala Dunia ketika bersua Spanyol.
Gol tunggal Andres Iniesta di babak perpanjangan waktu memastikan kekalahan ketiga Belanda di Final Piala Dunia. Sebelumnya Belanda juga gagal di partai puncak pada Piala Dunia tahun 1974 dan 1978.
Belanda tergabung dalam Grup B bersama Spanyol, Chili dan Australia. Bertemu Spanyol di Pertandingan perdana, Belanda langsung menuntaskan balas dendamnya dengan skor telak 5-1.
Gol Indah Van Persie : Belanda Comeback!
Pertandingan dengan selisih gol besar biasanya permainan didominasi oleh tim pemenang. Namun itu tidak berlaku bagi Belanda di Piala Dunia 2014.
Gengsi juara bertahan memaksa Spanyol mendominasi sejak menit awal pertandingan. Hal ini berbuah manis ketika wasit menunjuk titik putih pada menit 27. Xabi Alonso sukses menjebol gawang Belanda untuk membawa Spanyol Unggul 1-0.
Namun Robin van Persie menyamakan kedudukan melalui gol sundulan terbangnya di menit 44 hasil umpan Daley Blind. Gol itu digadang-gadang sebagai salah satu gol terbaik sepanjang gelaran Piala Dunia.
Gol Van Persie juga mengangkat semangat pemain timnas Belanda hingga akhirnya menghujani empat gol di babak kedua. Dua gol Arjen Robben, satu gol Stefan de Vrij dan satu gol tambahan Van Persie melengkapi kemenangan besar Belanda 5-1 atas Spanyol.
Dibantai 5-1 : Belanda Perkasa, Spanyol Pulang
Kemenangan itu membuat mental pemain Belanda langsung meroket hingga menjadi juara Grup B. Misi balas dendam Belanda ditutup dengan sangat manis ketika Spanyol yang berstatus sebagai juara bertahan harus gugur lebih awal.
Spanyol yang menelan kekalahan besar di pertandingan perdana, kembali harus menelan pil pahit. Di pertandingan kedua mereka kembali kalah oleh Chili dengan skor 2-0.
Hasil ini membuat Spanyol hanya memperoleh tiga poin hasil satu kemenangan melawan Australia. Sementara Belanda yang berhasil membalaskan dendamnya, tampil gemilang dengan menyapu bersih semua pertandingan Grup B dengan kemenangan.
Berkat kemenangan besar 5-1 atas Spanyol mengantarkan Belanda menjadi tim paling produktif di babak Penyisihan Grup dengan 10 gol. Mereka unggul dari Kolombia yang mencetak Sembilan gol.
(Bola.net/Ahmad Darobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













