Mental Baja Donnarumma: Dari Blunder, Penebusan Sempurna, Hingga Janji Lolos ke Piala Dunia
Afdholud Dzikry | 15 Oktober 2025 10:29
Bola.net - Kapten Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, menunjukkan mental juara yang sesungguhnya. Ia berhasil bangkit dari blunder fatal untuk menjadi pahlawan kemenangan Azzurri atas Israel.
Pekan ini menjadi sebuah rollercoaster emosi bagi sang penjaga gawang. Kesalahan saat melawan Estonia sempat menjadi sorotan, namun ia menjawabnya dengan performa kelas dunia di laga berikutnya.
Kini, dengan tiket play-off di tangan, Donnarumma berbicara blak-blakan. Ia mengungkap cara mengatasi tekanan, penyesalan terbesarnya, dan keyakinan mutlak untuk membawa Italia ke Piala Dunia 2026.
Ini adalah kisah tentang penebusan, kepemimpinan, dan janji seorang kapten yang siap menghadapi jalan terjal di depan mata.
Blunder yang Cepat Dilupakan

Momen tak mengenakkan dialami Donnarumma saat Italia menang 3-1 atas Estonia pekan lalu. Ia sempat gagal mengantisipasi umpan silang sederhana yang untungnya tidak berakibat fatal.
Namun, sebagai kiper kelas dunia, ia tahu persis cara menghadapi kesalahan. Donnarumma mengaku langsung melupakan insiden tersebut berkat dukungan dari rekan setim dan pelatih.
"Kesalahan bisa terjadi, itu adalah bagian dari permainan, untungnya kami sudah unggul 3-0 saat itu terjadi," ujar Donnarumma kepada Sky Sport Italia.
"Saya berhasil melupakannya dengan cepat, juga berkat rekan-rekan setim dan pelatih," sambungnya.
Penebusan Sempurna Lawan Israel

Donnarumma membayar lunas kesalahannya dengan penampilan gemilang saat Italia menaklukkan Israel 3-0. Ia melakukan dua penyelamatan krusial dari serangan balik yang berbahaya.
Performa solidnya menjadi kunci keberhasilan Azzurri mencatatkan clean sheet. Ia mengaku sangat puas karena tim menunjukkan determinasi tinggi untuk menjaga gawangnya tidak kebobolan.
"Saya sepenuhnya berkonsentrasi pada pertandingan ini, saya senang dengan kerja yang dilakukan oleh tim. Setiap laga sekarang terasa rumit," katanya.
"Kami sangat bertekad untuk menjaga gawang tidak kebobolan dan itu membuat saya senang," tegas Donnarumma.
Penyesalan Terbesar di Masa Lalu
Di tengah performa apiknya, Donnarumma menyimpan satu penyesalan besar. Ia mengaku masih sering teringat kekalahan telak 3-0 dari Norwegia di era pelatih sebelumnya.
Kekalahan itulah yang pada akhirnya membuat Italia harus kembali menempuh jalur play-off. Ia berharap bisa memutar waktu dan mengulang pertandingan tersebut.
"Saya tadi berbicara dengan tim, Anda tidak boleh salah dalam satu pertandingan pun sekarang, atau Anda akan langsung berakhir di play-off," ungkapnya.
"Tentu saja, saya akan senang sekali jika bisa memainkan laga itu lagi, karena kami seperti tim yang berbeda, kami benar-benar berantakan," sesal Donnarumma.
Keyakinan Penuh Menatap Masa Depan
Meski ada penyesalan, Donnarumma menegaskan bahwa fokus tim saat ini adalah menatap ke depan. Ia percaya Italia memiliki peluang besar untuk lolos melalui babak play-off.
Sebagai kapten, ia menyuntikkan optimisme dan keyakinan penuh kepada skuad. Ia yakin Azzurri memiliki kekuatan yang cukup untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
"Sekarang kami harus melihat ke depan, karena kami punya peluang besar," ujarnya.
"Saya yakin ini adalah tim yang kuat dan saya yakin kami akan sampai ke Piala Dunia," pungkas Donnarumma.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Daftar 9 Negara Afrika yang Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026: Dari Tim Langganan hingga Debutan
- Jalur Neraka Timnas Italia Menuju Piala Dunia 2026: Kutukan Playoff dan Trauma Masa Lalu
- Arab Saudi dan Qatar Lolos Langsung Piala Dunia 2026, Kontroversi pun Dilupakan
- Diimbangi Trinidad dan Tobago, Timnas Curacao Eks Asuhan Patrick Kluivert Tertahan ke Piala Dunia 2026
- Update Daftar Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026: Inggris Jadi Tim Eropa Pertama yang Pastikan Tiket
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rahasia Gattuso Latih Italia: Akui 'Copy Paste' Taktik Marcello Lippi
Piala Dunia 25 Desember 2025, 07:15
-
Sering Blunder di Klub, Bek Madrid Dean Huijsen Terancam Dibuang Timnas Spanyol
Liga Spanyol 25 Desember 2025, 06:53
-
Ultimatum Keras Jerman untuk Ter Stegen: Main atau Lupakan Piala Dunia!
Liga Spanyol 25 Desember 2025, 06:25
-
Ranking FIFA Desember 2025: Spanyol Bertahan di Puncak, Malaysia Alami Penurunan Terbesar
Piala Dunia 22 Desember 2025, 18:53
-
Kode Keras Gattuso! 3 Nama Baru Masuk Radar Timnas Italia, Ada Wonderkid Milan
Piala Dunia 19 Desember 2025, 15:38
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Levante, Arbeloa Sanjung Mentalitas Real Madrid
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 08:53
-
Madridista Cemooh Skuad Real Madrid, Alvaro Arbeloa: Memang Sudah Selayaknya!
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 08:33
-
Michael Carrick Hanya Butuh 3 Hari untuk Hancurkan Sang Tetangga Berisik
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:10
-
Prediksi Wolves vs Newcastle 18 Januari 2026
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:00
-
MU 'Hancurkan' Manchester City, Peter Schmeichel: Terima Kasih, Carrick!
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:50
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Momen Kamera Tangkap Gerutu Declan Rice Usai Gagal Kalahkan Nottingham Forest
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:12
-
Dominasi 78 Persen Tapi Kalah, Juventus Ukir Sejarah Paling Memalukan di Serie A
Liga Italia 18 Januari 2026, 06:40
-
Kontroversi Handball Ola Aina yang Tak Berbuah Penalti: Arsenal Dizalimi Wasit?
Liga Inggris 18 Januari 2026, 06:14
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48





