Mudahnya Menjelaskan Kekalahan Telak 0-3 Timnas Italia dari Norwegia
Asad Arifin | 7 Juni 2025 08:59
Bola.net - Timnas Italia harus menerima hasil buruk yang mengancam peluang mereka untuk tampil di Piala Dunia 2026. Bermain di Ullevaal Stadion, Sabtu (07/06/2025) dini hari WIB, Gli Azzurri tumbang dengan skor mencolok 0-3 dari tuan rumah Norwegia dalam lanjutan Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Norwegia tampil impresif dengan mencetak tiga gol melalui Alexander Sorloth, Antonio Nusa, dan Erling Haaland. Kemenangan ini membuat Norwegia kokoh di puncak klasemen dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, Italia yang baru memainkan satu laga harus tertinggal cukup jauh.
Luciano Spalletti selaku pelatih kepala Timnas Italia tidak menyalahkan siapa pun atas kekalahan ini. Dalam wawancara bersama RAI Sport, ia dengan terbuka mengakui tanggung jawab atas penampilan timnya serta memberikan penjelasan mengapa hasil buruk itu bisa terjadi.
"Hal itu dapat dijelaskan dengan cara permainan berlangsung. Kami kebobolan gol pertama yang sebenarnya dapat dihindari, kemudian di ruang terbuka, mereka melakukan beberapa gerakan individu yang menyebabkan masalah bagi kami,” ujar Spalletti.
Ketajaman Norwegia, Ketumpulan Italia

Italia tampil mengecewakan di lini depan. Mereka baru mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran yang datang di masa injury time melalui Lorenzo Lucca, namun tembakan itu tidak cukup mengancam gawang Norwegia.
Saat diminta pendapat soal minimnya reaksi dari timnya, Spalletti tak menampik bahwa skuadnya memang sedang menghadapi persoalan mendasar.
"Setelah tertinggal 2-0, mereka bertahan di area pertahanan mereka sendiri, sulit untuk menemukan ruang, tetapi yang terpenting adalah kurangnya pemain yang dapat menghadapi pemain lain dalam situasi satu lawan satu yang membuat perbedaan," kata Spalletti.
Jalan Terjal Menuju Amerika Utara

Dalam format kualifikasi zona Eropa, hanya pemuncak grup yang berhak melaju langsung ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Tim peringkat kedua masih harus melakoni babak play-off yang tidak kalah berat.
Kekalahan ini jelas meningkatkan tekanan terhadap Spalletti dan proyek barunya bersama Gli Azzurri. Meski begitu, mantan pelatih Napoli itu tetap menunjukkan keteguhan hati.
"Saya adalah kepala grup ini, ini adalah skuad yang saya pilih dan jadi saya akan terus bersama mereka. Kami perlu meningkatkan aspek-aspek tertentu, karena kami tidak bisa memberi keuntungan kepada lawan dengan menghadiahkan bola," tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Celta Vigo, Juventus Bakal Rotasi Pemain
Liga Eropa UEFA 15 Oktober 2026, 19:20
-
Luciano Spalletti Peringatkan Juventus: Celta Vigo Lawan yang Berbahaya!
Liga Eropa UEFA 15 Oktober 2026, 18:00
-
Nick Woltemade Bikin Hilang Kesabaran, Juventus Pantau Retegui dan Balogun
Liga Italia 9 Oktober 2026, 06:26
-
Wajah Timnas Italia Bersama Roberto Mancini: Tanpa Pemain Juventus dan AC Milan
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 00:13
-
Roberto Mancini Akui Italia Sempat Kesulitan saat Kalahkan Turki 3-1
Piala Eropa 6 Oktober 2026, 05:09
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







