Musim Luar Biasa dalam Karier Seorang Cole Palmer
Gia Yuda Pradana | 14 Juli 2025 09:09
Bola.net - Cole Palmer menjalani musim 2024/2025 dengan performa luar biasa. Gelandang serang muda Inggris itu tampil konsisten sepanjang musim dan menjadi pemain kunci dalam sukses Chelsea meraih dua gelar bergengsi. Di usianya yang baru 23 tahun, Palmer menunjukkan kematangan dan pengaruh besar di lini serang The Blues.
Dari Premier League hingga panggung internasional, Palmer mencatatkan total 18 gol dan 14 assist dalam 52 pertandingan di semua kompetisi. Ia bukan hanya mesin gol dan kreator, tetapi juga sosok yang menentukan di laga-laga besar. Final Conference League dan Piala Dunia Antarklub menjadi bukti nyata peran vitalnya.
Momen puncak musim ini datang ketika ia memborong dua gol dan satu assist dalam kemenangan Chelsea atas PSG di final Piala Dunia Antarklub 2025. Dengan performa itu, Palmer membawa pulang Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen, menandai musim yang luar biasa dalam kariernya.
Final Gemilang di Panggung Dunia
Laga final Piala Dunia Antarklub 2025 menghadirkan duel akbar antara Chelsea dan PSG. Ini menjadi panggung Cole Palmer unjuk kebolehan. Dalam pertandingan yang berlangsung di MetLife Stadium, Palmer mencuri perhatian lewat dua gol cepat di menit 22 dan 30, serta assist untuk gol Joao Pedro menjelang turun minum.
Penampilannya begitu dominan. Setiap sentuhannya memunculkan ancaman, dan sang juara Liga Champions kesulitan mencari jawaban atas kreativitas serta ketajamannya. Chelsea menang 3-0, meraih trofi dunia untuk kedua kalinya, dan Palmer pun dinobatkan sebagai pemain terbaik.
Golden Ball yang ia raih bukan hadiah semata, melainkan pengakuan atas performa kelas dunia. Di tengah skuad, Palmer tampil paling bersinar—dan itu menjadi bukti bahwa ia telah naik ke level elite sepak bola internasional.
Performa di Liga
Musim 2024/2025 merupakan musim kedua Palmer membela Chelsea sejak menyeberang dari Manchester City. Setelah musim perdana yang diwarnai 25 gol dalam 45 laga, Palmer langsung diberi kontrak baru berdurasi sembilan tahun oleh Chelsea, membuat dia terikat bersama The Blues setidaknya sampai Juni 2033.
Tak hanya bersinar di final, Palmer juga tampil konsisten di Premier League. Ia mengawali musim dengan cara istimewa, mencetak gol ke gawang Wolves dan menyabet penghargaan Premier League Goal of the Month. Hebatnya, ia jadi pemain pertama yang memenangkan penghargaan itu dua kali berturut-turut lintas musim.
Palmer lalu mencetak empat gol di babak pertama kontra Brighton—prestasi langka yang membuatnya dianugerahi gelar Pemain Terbaik Liga Inggris untuk bulan Oktober. Ia juga memecahkan rekor Yaya Toure sebagai pemain dengan jumlah penalti terbanyak tanpa gagal: 12 penalti, semua berbuah gol.
Menutup tahun kalender 2024, Palmer memecahkan rekor kontribusi gol terbanyak pemain Chelsea dalam satu tahun, melewati rekor milik Hasselbaink. Angka-angka itu bukan hanya statistik, tetapi bukti sahih bahwa Palmer adalah pusat permainan The Blues.
Penentu Gelar dan Pemain Kunci Chelsea
Gelar Conference League jadi pencapaian prestisius lain bagi Palmer. Dalam final melawan Real Betis, ia mencatat dua assist yang membawa Chelsea menang 2-0 dan menjadi klub pertama yang pernah menjuarai keempat kompetisi utama UEFA. Lagi-lagi, Palmer jadi pembeda.
Tak lama setelah itu, namanya masuk dalam daftar enam kandidat PFA Players’ Player of the Year. Pengakuan dari rekan-rekan sesama pemain itu jadi penegas status Palmer sebagai salah satu pesepak bola paling menonjol di Inggris musim ini.
Musim Palmer ditutup dengan sempurna lewat performa brilian di final Piala Dunia Antarklub. Dua trofi dan satu Golden Ball bukan sekadar simbol kesuksesan, tapi juga bukti bahwa Palmer telah menjelma jadi pemain besar untuk Chelsea dan Inggris.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Dalang Kericuhan? Luis Enrique Beri Pembelaan, Sebut Semua Orang Terlibat
- Dulu, Ternyata Juventus-nya Allegri Pernah Menolak Madueke
- Ada Apa, Luis Enrique? Begini Detik-detik Pelatih PSG Dorong Joao Pedro di Final Piala Dunia Antarklub
- Dari Kritik Pedas ke Golden Glove, Robert Sanchez Beri Jawaban dengan Penampilan Memukau
- Cole Palmer Puji Kecerdikan Maresca: Taktik Jitu untuk Kalahkan PSG!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







