Pelatih Mesir Buka-bukaan Tentang Arti Tanda 'X' dan Adu Mulut dengan Lionel Messi
Asad Arifin | 15 Juli 2026 21:29
Bola.net - Polemik yang muncul setelah laga Argentina melawan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Hossam Hassan. Pelatih Mesir itu mengungkap makna di balik gestur 'X' yang sempat memicu berbagai spekulasi usai pertandingan.
Momen tersebut terjadi pada menit ke-98 ketika Hassan menyilangkan kedua tangannya ke arah wasit Francois Letexier. Isyarat itu menjadi sorotan karena dalam beberapa kesempatan sebelumnya, gestur 'X' identik dengan laporan dugaan tindakan rasis di lapangan.
Situasi pertandingan memang berlangsung dalam tensi tinggi. Mesir yang sempat unggul 2-0 harus menerima kenyataan tersingkir setelah Argentina membalikkan keadaan dan menang 3-2 melalui gol Cristiano Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez dalam rentang 13 menit.
Kontroversi keputusan wasit turut memperkeruh suasana. Mesir memprotes pembatalan gol Mostafa Ziko serta menilai terjadi pelanggaran terhadap Mohamed Salah dalam proses gol kemenangan yang dicetak Enzo Fernandez pada menit ke-93.
Hossam Hassan Tegaskan Gestur 'X' Bukan Terkait Isu Rasisme

Lebih dari sepekan setelah pertandingan berakhir, Hossam Hassan akhirnya memberikan klarifikasi mengenai aksi yang dilakukannya di pinggir lapangan. Ia menegaskan bahwa gestur tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan dugaan tindakan rasis.
Menurut Hassan, isyarat itu merupakan bentuk protes terhadap kepemimpinan wasit yang dinilainya merugikan Mesir. Ia merasa beberapa keputusan penting sepanjang pertandingan tidak berpihak kepada timnya.
Ketegangan di bangku cadangan Mesir memang sempat meningkat setelah serangkaian keputusan kontroversial. Bahkan, tayangan pertandingan memperlihatkan saudara kembar Hossam Hassan yang juga menjadi asistennya, Ibrahim Hassan, sempat menurunkan tangan sang pelatih setelah gestur tersebut dilakukan.
"Isyarat itu bukan rasis. Saya memberi tahu , 'Anda tidak adil'. datang kepada saya dan berkata, 'Mengapa? Mengapa? Mengapa?' Dan saya tidak tahu apa lagi," ucap Hossam Hassan pada The Sun.
Hossam Hassan Ungkap Momen Adu Argumen dengan Lionel Messi

Selain menjelaskan maksud gestur tersebut, Hossam Hassan juga mengungkap adanya interaksi langsung dengan Lionel Messi seusai insiden itu. Menurutnya, kapten Argentina menghampiri dirinya dan mempertanyakan alasan di balik protes yang dilakukan kepada wasit.
Meski sempat terjadi adu argumen singkat, pelatih berusia 59 tahun itu mengaku memilih tidak memperpanjang perdebatan. Ia tetap menaruh rasa hormat kepada Messi sebagai salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah.
“Itu adalah salah satu dari sedikit momen ketika Messi terlibat adu mulut selama pertandingan. Dan dia akhirnya menangis karena sedang mengalami masa sulit secara emosional," kata Hossam Hassan.
“Kami adalah tim yang sangat tangguh dan kami menempatkan mereka dalam posisi yang sulit. Saya mencoba untuk tidak menanggapinya dan menghindari gesekan verbal di antara kami, sebagai bentuk penghormatan terhadap kariernya," tegasnya.
Baca Ini Juga
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Kolom Opini: Inggris vs Argentina, Terkadang Licik Diperlukan untuk Menang
Perjalanan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Tinggal Selangkah Mengulang Sejarah Indah
Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
Rating Pemain Prancis saat Dikalahkan Spanyol dan Gagal ke Final: Tak Berdaya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
-
Tribut Berkelas Luka Modric untuk Lionel Messi: Ia Sering Buat Saya Menderita!
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 20:00
-
Timnas Argentina Siap Songsong Era Baru Tanpa Lionel Messi
Piala Dunia 7 Oktober 2026, 17:52
-
Catatan Luar Biasa Lionel Messi dalam 21 Tahun Bersama Timnas Argentina
Piala Dunia 7 Oktober 2026, 15:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

