Pemain Cedera Saat Bela Negara di Jeda Internasional: Apakah Klub Dapat Ganti Rugi?
Richard Andreas | 18 November 2025 09:10
Bola.net - Kekhawatiran klub saat melepaskan pemain ke tugas internasional menjadi nyata ketika pemain kembali membawa cedera. Kasus Gabriel yang tertatih pulang dari laga Brasil melawan Senegal menunjukkan betapa rapuhnya persiapan klub menghadapi jeda internasional.
Situasi serupa pernah menimpa klub lain, termaduk di antaranya Newcastle dan Bayern, ketika pemain pulang dengan cedera serius.
Sebagai respons atas ketegangan lama antara klub dan asosiasi nasional, FIFA memperkenalkan mekanisme perlindungan yang berlaku sejak 2012.
Skema ini bukan solusi sempurna, namun memberikan kompensasi finansial untuk meringankan beban klub. Meski demikian, aturan dan plafon pada program ini berarti tidak semua kasus akan tertutup penuh.
Dalam konteks kalender sepak bola modern, ketentuan kompensasi tersebut menjadi salah satu alat pengaman penting bagi klub. Artikel ini merangkum cara kerja program, besaran kompensasi yang mungkin diterima, dan keterbatasan yang harus diketahui klub.
Bagaimana FIFA Club Protection Programme Bekerja

FIFA memperkenalkan Club Protection Programme (CPP) untuk memberi kompensasi ketika pemain menderita cedera serius saat berada dalam tugas internasional.
Program ini aktif mulai pemain meninggalkan basis klub hingga kembali, dan mencakup pertandingan, sesi latihan, serta perjalanan. Syarat utama adalah cedera yang menyebabkan absen minimal 28 hari agar klaim dapat diajukan.
CPP dirancang setelah dorongan dari European Football Clubs, dengan tujuan mengurangi ketegangan antara klub dan asosiasi nasional.
Program ini menanggung gaji dasar pemain yang cedera, bukan bonus atau hak citra, sehingga membantu menutup biaya gaji selama periode rehabilitasi. Meski demikian, kompensasi tidak mencakup biaya medis atau biaya lain di luar gaji.
Versi CPP yang sedang berjalan mencakup periode empat tahun dari 2023 hingga akhir 2026 dan berlaku untuk pemain profesional di level senior. Namun, cedera yang terjadi saat memperkuat tim junior, termasuk level under-21, tidak ditanggung oleh program ini.
Besaran Kompensasi dan Contohnya

Satu klaim bisa mencapai 7,5 juta euro dalam jangka satu tahun, dengan tarif maksimal harian 20.548 euro per hari. Angka ini dimaksudkan untuk menutup gaji pokok pemain selama masa absen.
Sebagai ilustrasi, pemain berpenghasilan 20.000 pounds per minggu yang cedera selama 12 minggu bisa memperoleh 240.000 pounds sebagai pengganti gaji dari skema ini.
Contoh lain, masa absen enam bulan untuk pemain berpenghasilan 40.000 pounds per minggu akan menghasilkan kompensasi sedikit di atas 1,3 juta dolar, sesuai batas dan perhitungan yang tercantum dalam ketentuan.
Namun, perlu diingat, angka-angka tersebut hanya menutup gaji pokok, bukan bonus atau hak komersial pemain.
Batasan dan Pengecualian Program
CPP memiliki batasan yang membuat skema ini tidak menutup semua kerugian klub. Plafon penggantian harian membuat hanya pemain dengan gaji di bawah sekitar 120.000 pounds per minggu yang sepenuhnya tertutup oleh program ini.
Artinya, megabintang dengan upah tertinggi hanya akan mendapat sebagian kecil gajinya ditanggung jika cedera saat tugas timnas.
Selain itu, dana tahunan CPP sekitar 80 juta euro berarti dalam skenario banyak cedera serius sekaligus, tidak semua klaim dapat dipenuhi sepenuhnya.
Program ini juga tidak mencakup cedera yang terjadi saat pemain membela tim di level usia muda, sehingga klub seperti Brentford tidak bisa mengajukan klaim untuk Antoni Milambo setelah cedera di tim Under-21 Belanda.
Perbedaan dengan Club Benefits Programme (World Cup)
Skema ini berbeda dari FIFA Club Benefits Programme yang diberikan saat Piala Dunia. Program manfaat klub untuk Piala Dunia mengganti klub atas waktu yang hilang karena pemain tampil di turnamen dan memberikan kompensasi juga bagi klub yang membantu perkembangan pemain.
Pada Piala Dunia 2022, FIFA menyediakan pembayaran per hari sekitar 10.000 dolar per pemain, sementara total dana mencapai 209 juta dolar yang dibagikan ke ratusan klub.
Untuk Piala Dunia 2026, pot akan naik signifikan menjadi 355 juta dolar, termasuk kompensasi untuk pemain yang tampil di kualifikasi.
Perluasan format dan jumlah pemain yang terlibat membuat skema manfaat ini menjadi sumber pendanaan berbeda yang juga membantu klub menghadapi beban melepaskan pemain.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Jerman dan Belanda Kompak Pesta Gol dan Pastikan Tiket
- Italia Terperosok Lagi? Kekalahan dari Norwegia di San Siro Bikin Azzurri Terancam Ulangi Mimpi Buruk 2018 & 2022
- Timnas Spanyol Menggila! Belum Terkalahkan di 30 Laga Sejak Awal 2023
- Gerard Pique Yakin Timnas Indonesia Suatu Hari Nanti Bakal Lolos ke Piala Dunia
- Erling Haaland dan Cerita Ketajamannya yang Sukses Antar Norwegia ke Piala Dunia 2026: Mengakhiri Penantian 28 Tahun dengan Ledakan Gol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hitung-hitungan Poin FIFA Timnas Indonesia Jika Kalahkan Saint Kitts Nevis
Tim Nasional 27 Maret 2026, 11:34
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 15 April 2026, 07:27
-
Rapor Pemain Barcelona vs Atletico Madrid: Yamal Bagus, tapi Tidak Cukup
Liga Champions 15 April 2026, 07:01
-
Man of the Match Liverpool vs PSG: Ousmane Dembele
Liga Champions 15 April 2026, 06:37
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Barcelona: Dani Olmo
Liga Champions 15 April 2026, 06:35
-
Liverpool Kocar-Kacir, Dembele Cengar-Cengir
Liga Inggris 15 April 2026, 05:21
-
Gagal Lagi, Barcelona Belum Pernah Tembus Final Liga Champions Sejak 2015
Liga Champions 15 April 2026, 05:12
-
Daftar Lengkap Tim Lolos Semifinal Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 15 April 2026, 04:55
-
Hasil Liverpool vs PSG: Brace Ousmane Dembele Segel Tiket Semifinal
Liga Inggris 15 April 2026, 04:11
-
Manchester United Ajukan Banding Kartu Merah Lisandro Martinez
Liga Inggris 15 April 2026, 01:31
-
Mikel Arteta Ajak Arsenal Berjuang Total Demi Semifinal Liga Champions
Liga Champions 15 April 2026, 01:01
-
Live Streaming Liga Champions: Atletico Madrid vs Barcelona
Liga Champions 15 April 2026, 00:32
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51








